<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengamat Sebut Pertemuan Prabowo-Jokowi Finalisasi Penyusunan Kabinet</title><description>Ujang menilai pertemuan Jokowi-Prabowo sebagai finalisasi susunan kabinet.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/14/337/2116484/pengamat-sebut-pertemuan-prabowo-jokowi-finalisasi-penyusunan-kabinet</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/10/14/337/2116484/pengamat-sebut-pertemuan-prabowo-jokowi-finalisasi-penyusunan-kabinet"/><item><title>Pengamat Sebut Pertemuan Prabowo-Jokowi Finalisasi Penyusunan Kabinet</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/14/337/2116484/pengamat-sebut-pertemuan-prabowo-jokowi-finalisasi-penyusunan-kabinet</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/10/14/337/2116484/pengamat-sebut-pertemuan-prabowo-jokowi-finalisasi-penyusunan-kabinet</guid><pubDate>Senin 14 Oktober 2019 07:43 WIB</pubDate><dc:creator>Sarah Hutagaol</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/14/337/2116484/pengamat-sebut-pertemuan-prabowo-jokowi-finalisasi-penyusunan-kabinet-JTeWek5Q7i.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi bertemu Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, Juamt (11/10/2019). (Foto : Okezone.com/Fakhrizal Fakhri)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/14/337/2116484/pengamat-sebut-pertemuan-prabowo-jokowi-finalisasi-penyusunan-kabinet-JTeWek5Q7i.jpg</image><title>Presiden Jokowi bertemu Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, Juamt (11/10/2019). (Foto : Okezone.com/Fakhrizal Fakhri)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Ujang Komaruddin menilai pertemuan Prabowo Subianto dengan Jokowi sebagai bentuk finalisasi dalam penyusunan kabinet 5 tahun mendatang.

Menurut Ujang, pertemuan tersebut juga menawarkan Partai Gerindra yang semulanya menjadi oposisi, menjadi ingin bergabung dengan koalisi pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin.

&quot;Ya pasti ya, menurut saya itu finalisasi persoalan penyusunan kabinet,&quot; ucap Ujang kepada Okezone, Minggu (13/10/2019).

Jika Partai Gerindra memutuskan bergabung dengan koalisi, saat pertemuan itu pula Prabowo Subianto akan melakukan lobi mengenai jumlah jabatan menteri yang didapatkan dan siapa saja nama-nama yang akan diusung.



&quot;Lalu misalnya jika Gerindra bergabung, dapat berapa menterinya, posisinya di kementeriannya apa saja, siapa saja, itu kan harus dibicarakan,&quot; tuturnya.

&quot;Tidak mungkin tidak dibicarakan, pasti itu semuanya dibicarakan dalam pertemua kemarin karena ini waktunya sudah tidak lama lagi, terkait pelantikan, dan pengumuman kabinet itu,&quot; ucap Ujang.

Adapun menurut politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding menyebutkan kalau bergabungnya Gerindra di dalam koalisi tentu telah diperhitungkan dengan matang oleh Jokowi.

Baca Juga : PDIP Anggap Rasional Jika Gerindra Dapat Jatah 3 Menteri

&quot;Koalisi bertambah sangat ditentukan oleh Pak Jokowi. Kalau beliau memandang perlu untuk memasukkan lagi partai-partai lain selain yang sudah ada tentu itu sudah diperhirungkan dengan matang,&quot; ucap Karding.

Baca Juga : Soal Kabinet Baru, KH Ma'ruf Amin : Masih Disempurnakan
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Ujang Komaruddin menilai pertemuan Prabowo Subianto dengan Jokowi sebagai bentuk finalisasi dalam penyusunan kabinet 5 tahun mendatang.

Menurut Ujang, pertemuan tersebut juga menawarkan Partai Gerindra yang semulanya menjadi oposisi, menjadi ingin bergabung dengan koalisi pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin.

&quot;Ya pasti ya, menurut saya itu finalisasi persoalan penyusunan kabinet,&quot; ucap Ujang kepada Okezone, Minggu (13/10/2019).

Jika Partai Gerindra memutuskan bergabung dengan koalisi, saat pertemuan itu pula Prabowo Subianto akan melakukan lobi mengenai jumlah jabatan menteri yang didapatkan dan siapa saja nama-nama yang akan diusung.



&quot;Lalu misalnya jika Gerindra bergabung, dapat berapa menterinya, posisinya di kementeriannya apa saja, siapa saja, itu kan harus dibicarakan,&quot; tuturnya.

&quot;Tidak mungkin tidak dibicarakan, pasti itu semuanya dibicarakan dalam pertemua kemarin karena ini waktunya sudah tidak lama lagi, terkait pelantikan, dan pengumuman kabinet itu,&quot; ucap Ujang.

Adapun menurut politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding menyebutkan kalau bergabungnya Gerindra di dalam koalisi tentu telah diperhitungkan dengan matang oleh Jokowi.

Baca Juga : PDIP Anggap Rasional Jika Gerindra Dapat Jatah 3 Menteri

&quot;Koalisi bertambah sangat ditentukan oleh Pak Jokowi. Kalau beliau memandang perlu untuk memasukkan lagi partai-partai lain selain yang sudah ada tentu itu sudah diperhirungkan dengan matang,&quot; ucap Karding.

Baca Juga : Soal Kabinet Baru, KH Ma'ruf Amin : Masih Disempurnakan
</content:encoded></item></channel></rss>
