<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jaksa Agung Tak Sabar Tunggu Berkas Penusuk Wiranto</title><description>Jaksa Agung, HM Prasetyo mengaku tidak sabar untuk menerima berkas pelaku penusukan Menko Polhukam, Wiranto</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/15/337/2117108/jaksa-agung-tak-sabar-tunggu-berkas-penusuk-wiranto</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/10/15/337/2117108/jaksa-agung-tak-sabar-tunggu-berkas-penusuk-wiranto"/><item><title>Jaksa Agung Tak Sabar Tunggu Berkas Penusuk Wiranto</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/15/337/2117108/jaksa-agung-tak-sabar-tunggu-berkas-penusuk-wiranto</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/10/15/337/2117108/jaksa-agung-tak-sabar-tunggu-berkas-penusuk-wiranto</guid><pubDate>Selasa 15 Oktober 2019 13:27 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Fardiansyah </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/15/337/2117108/jaksa-agung-tak-sabar-tunggu-berkas-penusuk-wiranto-f6WDIjLJoD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jaksa Agung HM Prasetyo (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/15/337/2117108/jaksa-agung-tak-sabar-tunggu-berkas-penusuk-wiranto-f6WDIjLJoD.jpg</image><title>Jaksa Agung HM Prasetyo (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Jaksa Agung, HM Prasetyo mengaku tidak sabar untuk menerima berkas pelaku penusukan terhadap Menko Polhukam, Wiranto, Abu Rara. Menurutnya, aksi yang dilakukan kelompok JAD Bekasi itu harus diusut tuntas agar tidak ada peristiwa yang serupa.
&quot;Oh iya dong (siap menerima), saya katakan tadi secara hukum kasusnya harus diusut tuntas, dan pelakunya dijatuhi pidana setimpal dengan perbuatannya,&quot; kata Prasetyo usai menjenguk Wiranto, di RSPAD Gatot Subroto, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (15/10/2019).
Prasetyo mengunkapkan akan menggunakan pasal percobaan pembunuhan atau pasal yang mengatur soal terorisme. Namun,  pihaknya akan melihat unsur pidananya.
&quot;Ya bisa nanti percobaan pembunuhan, bisa jadi, atau terorisme bisa, kita lihat seperti apa nanti, unsur-unsur pidananya,&quot; ucapnya.

Baca juga: Jaksa Agung: Penusukan Wiranto Perbuatan Biadab yang Perlu Dikutuk
Namun dalam penerapan hukuman terhadap pelaku. Pihaknya tetap memperhatikan nilai-nilai kemanusian. &quot;Yang pasti secara kemanusiaan moral dan agama,&quot; ungkapnya.
Terakhir, Prasetyo memperingatkan harus tetap waspada. Bahwa gerakan kelompok radikal di Indonesia benar-benar nyata.
&quot;Saya peringatkan bagi kita semua bahwa ternyata kelompok radikal dan bahkan mengarah ke terorisme seperti ini di Indonesia itu ada,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Jaksa Agung, HM Prasetyo mengaku tidak sabar untuk menerima berkas pelaku penusukan terhadap Menko Polhukam, Wiranto, Abu Rara. Menurutnya, aksi yang dilakukan kelompok JAD Bekasi itu harus diusut tuntas agar tidak ada peristiwa yang serupa.
&quot;Oh iya dong (siap menerima), saya katakan tadi secara hukum kasusnya harus diusut tuntas, dan pelakunya dijatuhi pidana setimpal dengan perbuatannya,&quot; kata Prasetyo usai menjenguk Wiranto, di RSPAD Gatot Subroto, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (15/10/2019).
Prasetyo mengunkapkan akan menggunakan pasal percobaan pembunuhan atau pasal yang mengatur soal terorisme. Namun,  pihaknya akan melihat unsur pidananya.
&quot;Ya bisa nanti percobaan pembunuhan, bisa jadi, atau terorisme bisa, kita lihat seperti apa nanti, unsur-unsur pidananya,&quot; ucapnya.

Baca juga: Jaksa Agung: Penusukan Wiranto Perbuatan Biadab yang Perlu Dikutuk
Namun dalam penerapan hukuman terhadap pelaku. Pihaknya tetap memperhatikan nilai-nilai kemanusian. &quot;Yang pasti secara kemanusiaan moral dan agama,&quot; ungkapnya.
Terakhir, Prasetyo memperingatkan harus tetap waspada. Bahwa gerakan kelompok radikal di Indonesia benar-benar nyata.
&quot;Saya peringatkan bagi kita semua bahwa ternyata kelompok radikal dan bahkan mengarah ke terorisme seperti ini di Indonesia itu ada,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
