<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Karhutla di Sumsel Sulit Padam, Menteri LHK: Ada yang Bakar Lahan Sembunyi-Sembunyi</title><description>Menteri Siti Nurbaya mengatakan, sejak kemarin dirinya terus berkoordinasi dengan Panglima TNI dan Gubernur Sumsel, juga Kapolri.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/15/337/2117263/karhutla-di-sumsel-sulit-padam-menteri-lhk-ada-yang-bakar-lahan-sembunyi-sembunyi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/10/15/337/2117263/karhutla-di-sumsel-sulit-padam-menteri-lhk-ada-yang-bakar-lahan-sembunyi-sembunyi"/><item><title>Karhutla di Sumsel Sulit Padam, Menteri LHK: Ada yang Bakar Lahan Sembunyi-Sembunyi</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/15/337/2117263/karhutla-di-sumsel-sulit-padam-menteri-lhk-ada-yang-bakar-lahan-sembunyi-sembunyi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/10/15/337/2117263/karhutla-di-sumsel-sulit-padam-menteri-lhk-ada-yang-bakar-lahan-sembunyi-sembunyi</guid><pubDate>Selasa 15 Oktober 2019 17:48 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/15/337/2117263/karhutla-di-sumsel-sulit-padam-menteri-lhk-ada-yang-bakar-lahan-sembunyi-sembunyi-oRpZEGLwuJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/15/337/2117263/karhutla-di-sumsel-sulit-padam-menteri-lhk-ada-yang-bakar-lahan-sembunyi-sembunyi-oRpZEGLwuJ.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan ( LHK), Siti Nurbaya Bakar mengungkapkan, dirinya telah  mengeluarkan radiogram perintah penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Palembang, kepada Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) dan Bupati Musi Banyuasin (Muba), Bupati Ogan Komering Ilir (OKI),  dan Bupati Banyuasin serta Bupati Ogan Ilir yang diindikasikan terdapat titik api.

&amp;ldquo;Hari ini masih terus dipantau. Panglima TNI memperkuat jajaran dan menambahkan helly serta langkah hujan buatan. Demikian pula Kapolri memperkuat kerja tim lapangan. Gubernur terus mengikuti perkembangan,&amp;rdquo; ujar Siti Nurbaya dalam keterangan tertulis, Selasa (15/10/2019).

&amp;ldquo;Yang memperihatinkan, masih ada masyarakat yang bakar lahan secara sembunyi-sebunyi pada malam hari yang jauh dari jangkauan Satgas darat, karena tidak bisa didatangi pakai  sepeda motor,&amp;rdquo; ungkap Siti Nurbaya.



Lebih lanjut, Menteri Siti Nurbaya mengatakan, sejak kemarin dirinya terus berkoordinasi dengan Panglima TNI dan Gubernur Sumsel, juga Kapolri. Serta meminta dukungan swasta di lokasi terdekat.

&amp;ldquo;Di lapangan Satgas dipimpin Danrem dan diarahkan Gubernur dan Panglima bekerja keras. Saya terus ikuti perkembanhan,&amp;rdquo; tambah Menteri Siti.

Dikemukakan Siti, pemadaman bersama para pihak, TNI, POLRI, BPBD, MA  dan MPA, dan Pihak Swasta Perkebunan dan Kehutanan di Dusun IX Desa  Muara Medak Kecamatan Bayung Lencir Kabupaten Muba, kondisi api belum  padam.

Personel Daops Musi Banyuasin 15 orang Pemadaman, 22 orang  Patroli Terpadu dan 6 MA 4 ASN. Sedangkan di Kabupaten Ogan Komering  Ilir (OKI) pemadaman kegiatan oleh 656 orang dengan alat berat dan speed  dan lain-lain. Juga bantuan dari luar OKI sebanyak 86 orang.

Sebenarnya kata Siti Nurbaya, kondisi kemarin sore sudah lebih baik.  Pagi ini naik lagi hotpsot. Beberapa situasi sebagai berikut: Dalam dua  hari terakhir ini kabut asap cukup tebal di Kota Palembang terutama pagi  hari pukul 04.00 sampai dengan 08.00 WIB dan malam hari pukul 18.00  sampai dengan 21.00 WIB, ISPU Tidak Sehat sekitar 172 sampai dengan 192.

Siti Nurbaya menjelaskan arah angin sebagian besar menuju Kota  Palembang. Lalu upaya hujan buatan yang dilakukan belum sesuai rencana  karena awan yang ada blm semua memenuhi syarat.

Bekerja Siang Malam

Siti menerangkan, sudah hampir 30 kali upaya hujan buatan dilakukan  dan sudah ada beberapa kali hujan turun, namun, hujan belum menyentuh  semua lokasi kebakaran yang besar.

&quot;Kemudian Satgas darat gabungan masih tetap bekerja di lapangan siang  dan malam, dalam upayakan memadamkan titik api, buat sekat bakar, sumur  bor karena sumber air sudah jauh. Begitu juga Helly untuk water bombing  yang ada tidak semua bisa operasional karena bergantian pemeliharaan  sesuai jam terbang,&quot; jelasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan ( LHK), Siti Nurbaya Bakar mengungkapkan, dirinya telah  mengeluarkan radiogram perintah penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Palembang, kepada Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) dan Bupati Musi Banyuasin (Muba), Bupati Ogan Komering Ilir (OKI),  dan Bupati Banyuasin serta Bupati Ogan Ilir yang diindikasikan terdapat titik api.

&amp;ldquo;Hari ini masih terus dipantau. Panglima TNI memperkuat jajaran dan menambahkan helly serta langkah hujan buatan. Demikian pula Kapolri memperkuat kerja tim lapangan. Gubernur terus mengikuti perkembangan,&amp;rdquo; ujar Siti Nurbaya dalam keterangan tertulis, Selasa (15/10/2019).

&amp;ldquo;Yang memperihatinkan, masih ada masyarakat yang bakar lahan secara sembunyi-sebunyi pada malam hari yang jauh dari jangkauan Satgas darat, karena tidak bisa didatangi pakai  sepeda motor,&amp;rdquo; ungkap Siti Nurbaya.



Lebih lanjut, Menteri Siti Nurbaya mengatakan, sejak kemarin dirinya terus berkoordinasi dengan Panglima TNI dan Gubernur Sumsel, juga Kapolri. Serta meminta dukungan swasta di lokasi terdekat.

&amp;ldquo;Di lapangan Satgas dipimpin Danrem dan diarahkan Gubernur dan Panglima bekerja keras. Saya terus ikuti perkembanhan,&amp;rdquo; tambah Menteri Siti.

Dikemukakan Siti, pemadaman bersama para pihak, TNI, POLRI, BPBD, MA  dan MPA, dan Pihak Swasta Perkebunan dan Kehutanan di Dusun IX Desa  Muara Medak Kecamatan Bayung Lencir Kabupaten Muba, kondisi api belum  padam.

Personel Daops Musi Banyuasin 15 orang Pemadaman, 22 orang  Patroli Terpadu dan 6 MA 4 ASN. Sedangkan di Kabupaten Ogan Komering  Ilir (OKI) pemadaman kegiatan oleh 656 orang dengan alat berat dan speed  dan lain-lain. Juga bantuan dari luar OKI sebanyak 86 orang.

Sebenarnya kata Siti Nurbaya, kondisi kemarin sore sudah lebih baik.  Pagi ini naik lagi hotpsot. Beberapa situasi sebagai berikut: Dalam dua  hari terakhir ini kabut asap cukup tebal di Kota Palembang terutama pagi  hari pukul 04.00 sampai dengan 08.00 WIB dan malam hari pukul 18.00  sampai dengan 21.00 WIB, ISPU Tidak Sehat sekitar 172 sampai dengan 192.

Siti Nurbaya menjelaskan arah angin sebagian besar menuju Kota  Palembang. Lalu upaya hujan buatan yang dilakukan belum sesuai rencana  karena awan yang ada blm semua memenuhi syarat.

Bekerja Siang Malam

Siti menerangkan, sudah hampir 30 kali upaya hujan buatan dilakukan  dan sudah ada beberapa kali hujan turun, namun, hujan belum menyentuh  semua lokasi kebakaran yang besar.

&quot;Kemudian Satgas darat gabungan masih tetap bekerja di lapangan siang  dan malam, dalam upayakan memadamkan titik api, buat sekat bakar, sumur  bor karena sumber air sudah jauh. Begitu juga Helly untuk water bombing  yang ada tidak semua bisa operasional karena bergantian pemeliharaan  sesuai jam terbang,&quot; jelasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
