<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Siswa SMPN 42 Jakarta Tewas Diduga Jatuh dari Lantai 4 Sekolahnya</title><description>Polisi masih mengusut penyebab pasti meninggalnya siswa tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/15/338/2117277/siswa-smpn-42-jakarta-tewas-diduga-jatuh-dari-lantai-4-sekolahnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/10/15/338/2117277/siswa-smpn-42-jakarta-tewas-diduga-jatuh-dari-lantai-4-sekolahnya"/><item><title>Siswa SMPN 42 Jakarta Tewas Diduga Jatuh dari Lantai 4 Sekolahnya</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/15/338/2117277/siswa-smpn-42-jakarta-tewas-diduga-jatuh-dari-lantai-4-sekolahnya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/10/15/338/2117277/siswa-smpn-42-jakarta-tewas-diduga-jatuh-dari-lantai-4-sekolahnya</guid><pubDate>Selasa 15 Oktober 2019 18:15 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Fardiansyah </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/15/338/2117277/siswa-smpn-42-jakarta-tewas-diduga-jatuh-dari-lantai-4-sekolahnya-e8QsYrkm98.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/15/338/2117277/siswa-smpn-42-jakarta-tewas-diduga-jatuh-dari-lantai-4-sekolahnya-e8QsYrkm98.jpg</image><title>ilustrasi (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Seorang siswa SMP Negeri 42 Jakarta, Fatho Riyanto meninggal dunia diduga terjatuh dari lantai empat bangunan sekolahnya di Jalan Pademangan Timur III, Jakarta Utara. Polisi masih mengusut penyebab pasti meninggalnya siswa tersebut.

Kapolsek Pademangan, Kompol Joko Handono mengatakan, peristiwa itu terjadi, Senin 14 Oktober kemarin, saat para siswa dan guru sedang ikut upacara bendera. Sementara Fatho tak ada di barisan upacara, belakangan ditemukan tewas.

&amp;ldquo;Belum tahu pasti penyebabnya (meninggalnya), yang pasti dia tidak ada saat sejumlah teman temannya upacara bendera,&amp;rdquo; kata Joko kepada wartawan, Selasa (15/10/2019).
&amp;nbsp;
Jasad korban ditemukan tergelat di lantai bersimbah darah, setelah ada yang berteriak minta tolong.

Polisi sudah memeriksa beberapa saksi saksi untuk mencari tahu penyebab meninggalnya Fatho. Polisi juga sudah meminta keterangan Kepala SMPN 42 Jakarta, Dahroji.

&amp;ldquo;Kami masih menghimpun informasi. Beberapa orang telah kami mintai keterangan,&amp;rdquo; tuturnya.
Sementara Dahroji mengatakan begitu jasad Fatho ditemukan, dirinya langsung menghubungi orangtua siswa tersebut.

&quot;Saya hubungi orangtua yang bersangkutan, tapi tidak dijawab. Kemudian wali kelasnya mendatangi tempat kerja ibunya, namun masih kerja. Kemudian wali kelas mendatangi rumah dan bertemu dengan bapaknya,&amp;rdquo; ujar Dahroji.

Fatho sempat dibawa ke Puskesmas lalu dirujuk ke RSUD Koja, tapi upaya itu tak banyak membantu.
</description><content:encoded>JAKARTA - Seorang siswa SMP Negeri 42 Jakarta, Fatho Riyanto meninggal dunia diduga terjatuh dari lantai empat bangunan sekolahnya di Jalan Pademangan Timur III, Jakarta Utara. Polisi masih mengusut penyebab pasti meninggalnya siswa tersebut.

Kapolsek Pademangan, Kompol Joko Handono mengatakan, peristiwa itu terjadi, Senin 14 Oktober kemarin, saat para siswa dan guru sedang ikut upacara bendera. Sementara Fatho tak ada di barisan upacara, belakangan ditemukan tewas.

&amp;ldquo;Belum tahu pasti penyebabnya (meninggalnya), yang pasti dia tidak ada saat sejumlah teman temannya upacara bendera,&amp;rdquo; kata Joko kepada wartawan, Selasa (15/10/2019).
&amp;nbsp;
Jasad korban ditemukan tergelat di lantai bersimbah darah, setelah ada yang berteriak minta tolong.

Polisi sudah memeriksa beberapa saksi saksi untuk mencari tahu penyebab meninggalnya Fatho. Polisi juga sudah meminta keterangan Kepala SMPN 42 Jakarta, Dahroji.

&amp;ldquo;Kami masih menghimpun informasi. Beberapa orang telah kami mintai keterangan,&amp;rdquo; tuturnya.
Sementara Dahroji mengatakan begitu jasad Fatho ditemukan, dirinya langsung menghubungi orangtua siswa tersebut.

&quot;Saya hubungi orangtua yang bersangkutan, tapi tidak dijawab. Kemudian wali kelasnya mendatangi tempat kerja ibunya, namun masih kerja. Kemudian wali kelas mendatangi rumah dan bertemu dengan bapaknya,&amp;rdquo; ujar Dahroji.

Fatho sempat dibawa ke Puskesmas lalu dirujuk ke RSUD Koja, tapi upaya itu tak banyak membantu.
</content:encoded></item></channel></rss>
