<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kabut Asap Tebal, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Sultan Thaha Jambi</title><description>Menurutnya, pesawat Lion Air itu tercatat dengan nomor penerbangan JT-600 (CGK-DJB) yang bertolak dari Bandara Soekarno-Hatta.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/15/340/2117006/kabut-asap-tebal-lion-air-gagal-mendarat-di-bandara-sultan-thaha-jambi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/10/15/340/2117006/kabut-asap-tebal-lion-air-gagal-mendarat-di-bandara-sultan-thaha-jambi"/><item><title>Kabut Asap Tebal, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Sultan Thaha Jambi</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/15/340/2117006/kabut-asap-tebal-lion-air-gagal-mendarat-di-bandara-sultan-thaha-jambi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/10/15/340/2117006/kabut-asap-tebal-lion-air-gagal-mendarat-di-bandara-sultan-thaha-jambi</guid><pubDate>Selasa 15 Oktober 2019 10:23 WIB</pubDate><dc:creator>Azhari Sultan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/15/340/2117006/kabut-asap-tebal-lion-air-gagal-mendarat-di-bandara-sultan-thaha-jambi-WfWoBCnuWG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pesawat Lion Air (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/15/340/2117006/kabut-asap-tebal-lion-air-gagal-mendarat-di-bandara-sultan-thaha-jambi-WfWoBCnuWG.jpg</image><title>Pesawat Lion Air (Foto: Okezone)</title></images><description>JAMBI - Akibat jarak pandang di Bandara Sultan Thaha Saifuddin (STS), Jambi yang mencapai 800 meter imbas kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla), pesawat Lion Air rute Jakarta-Jambi batal mendarat pada Selasa (15/10/2019) pagi sekira pukul 06.00 WIB.
Kepala Dinas Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) Bandara STS, Jambi, R Puri membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, pesawat Lion Air itu tercatat dengan nomor penerbangan JT-600 (CGK-DJB) yang bertolak dari Bandara Soekarno-Hatta.
&quot;Tadi pagi sekitar pukul 06.00 WIB, pesawat tersebut tidak bisa mendarat dan balik lagi ke Cengkareng,&quot; ungkapnya kepada wartawan.
Diakuinya, saat itu jarak pandang di bandara naik turun pada pukul 06.00 WIB mencapai 800 meter. Namun, saat ini sudah kembali normal mencapai 1.100 meter.
&quot;Saat ini sudah mulai membaik kembali. Hanya satu saja yang gagal mendarat. Selanjutnya, pada pukul 07.00 WIB pesawat Garuda dan lainnya sudah bisa mendarat secara normal lagi,&quot; tuturnya.
Ia belum mengetahui pasti kapan penumpang pesawat yang gagal mendarat tersebut kembali bertolak ke Jambi.
&quot;Usai mendarat lagi ke Cengkareng belum ada laporan lagi, kapan waktunya pesawat tersebut ke Jambi lagi,&quot; tandas Puri.</description><content:encoded>JAMBI - Akibat jarak pandang di Bandara Sultan Thaha Saifuddin (STS), Jambi yang mencapai 800 meter imbas kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla), pesawat Lion Air rute Jakarta-Jambi batal mendarat pada Selasa (15/10/2019) pagi sekira pukul 06.00 WIB.
Kepala Dinas Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) Bandara STS, Jambi, R Puri membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, pesawat Lion Air itu tercatat dengan nomor penerbangan JT-600 (CGK-DJB) yang bertolak dari Bandara Soekarno-Hatta.
&quot;Tadi pagi sekitar pukul 06.00 WIB, pesawat tersebut tidak bisa mendarat dan balik lagi ke Cengkareng,&quot; ungkapnya kepada wartawan.
Diakuinya, saat itu jarak pandang di bandara naik turun pada pukul 06.00 WIB mencapai 800 meter. Namun, saat ini sudah kembali normal mencapai 1.100 meter.
&quot;Saat ini sudah mulai membaik kembali. Hanya satu saja yang gagal mendarat. Selanjutnya, pada pukul 07.00 WIB pesawat Garuda dan lainnya sudah bisa mendarat secara normal lagi,&quot; tuturnya.
Ia belum mengetahui pasti kapan penumpang pesawat yang gagal mendarat tersebut kembali bertolak ke Jambi.
&quot;Usai mendarat lagi ke Cengkareng belum ada laporan lagi, kapan waktunya pesawat tersebut ke Jambi lagi,&quot; tandas Puri.</content:encoded></item></channel></rss>
