<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Densus 88 Geledah Rumah Terduga Teroris di Sukoharjo</title><description>Kedatangan Densus 88 di rumah kos yang ditempati terduga teroris berinisial K itu mengejutkan warga sekitar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/16/337/2117901/densus-88-geledah-rumah-terduga-teroris-di-sukoharjo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/10/16/337/2117901/densus-88-geledah-rumah-terduga-teroris-di-sukoharjo"/><item><title>Densus 88 Geledah Rumah Terduga Teroris di Sukoharjo</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/16/337/2117901/densus-88-geledah-rumah-terduga-teroris-di-sukoharjo</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/10/16/337/2117901/densus-88-geledah-rumah-terduga-teroris-di-sukoharjo</guid><pubDate>Rabu 16 Oktober 2019 20:47 WIB</pubDate><dc:creator>Bramantyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/16/337/2117901/densus-88-geledah-rumah-terduga-teroris-di-sukoharjo-ec52sEhFmE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Densus 88 geledah kosan terduga teroris di Gang Manggis RT 04/RW 21 Cemani, Grogol, Sukoharjo. (Foto : Okezone.com/Bramantyo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/16/337/2117901/densus-88-geledah-rumah-terduga-teroris-di-sukoharjo-ec52sEhFmE.jpg</image><title>Densus 88 geledah kosan terduga teroris di Gang Manggis RT 04/RW 21 Cemani, Grogol, Sukoharjo. (Foto : Okezone.com/Bramantyo)</title></images><description>SOLO &amp;ndash; Selain melakukan penggeledahan di rumah kos yang ditempati AS, Densus 88 juga melakukan penggeledahan di sebuah rumah kos yang terletak di Gang Manggis RT 04/RW 21 Cemani, Grogol, Sukoharjo.

Kedatangan Densus 88 di rumah kos yang ditempati terduga teroris berinisial K itu mengejutkan warga sekitar.

Istri Ketua RT 04/RW 21 Amin mengatakan sebelum dilakukan penggeledahan, dua hari sebelumnya, dirinya sudah didatangi beberapa orang yang diduga dari aparat kepolisian menanyakan keberadaan K.

&quot;Dua hari sebelumnya saya didatangi orang, mungkin pak polisi. Tanya-tanya aktivitas dari K. Ya saya jawab apa adannya,&quot; katanya.



Istri Ketua RT tersebut mengaku tidak begitu mengetahui aktivitas K. Yang dia tahu, K itu setiap harinya mengambil rukuh dari konveksi. Setelah itu, rukuh tersebut dibawa ke tempat kosnya dan dilukis, sebelum dijual kembali.

&quot;Yang saya tahu, K itu mengambil rukuh dari konveksi. Dibawa terus dilukis. Itu alat lukisnya masih ada,&quot; ujarnya sambil menunjukkan perlengkapan lukis yang tergeletak di bawah.

K baru setahun menempati rumah kakeknya bernama Atmo tersebut. Sebelumnya, K ungkap Istri Ketua RT, tinggal di RT 15. Setelah rumah kakeknya yang disekat menjadi rumah kos, selesai ditempati, K pindah menempati ruangan dari rumah kakeknya itu.

&quot;Itu rumah dari Mbah Atmo, yang disekat dua dan dijadikan kamar. K itu tadinya kontrak di RW 15, setelah penghuni kamar di rumah kakeknya, masa kosnya selesai, K pindah ke sini,&quot; tuturnya.

Sikap tertutupnya K ternyata tidak hanya pada warga sekitar. Bude dari K yang tak mau disebutkan namanya pun mengakui kalau K itu jarang berinteraksi dengan keluarga dan saudara-saudaranya.

Baca Juga : Terduga Teroris di Sukoharjo Sehari-hari Jualan Boneka di Pasar Klewer

&quot;Ojo meneh ambi tetangga, lah wong Karo sedulur dewe Yo gak tau caturan (jangankan sama tetangga, sama saudara sendiri saja tidak pernah omongan),&quot; kata bude K yang mengatakan bila terduga teroris itu anak kedua dari adiknya.

Di kamar kos itu, K tinggal bersama istri dan kedua anak laki-lakinya yang duduk di bangku kelas I dan VI sekolah dasar.

Baca Juga : Pasutri Terduga Teroris di Malang Berafiliasi dengan Penusuk Wiranto

</description><content:encoded>SOLO &amp;ndash; Selain melakukan penggeledahan di rumah kos yang ditempati AS, Densus 88 juga melakukan penggeledahan di sebuah rumah kos yang terletak di Gang Manggis RT 04/RW 21 Cemani, Grogol, Sukoharjo.

Kedatangan Densus 88 di rumah kos yang ditempati terduga teroris berinisial K itu mengejutkan warga sekitar.

Istri Ketua RT 04/RW 21 Amin mengatakan sebelum dilakukan penggeledahan, dua hari sebelumnya, dirinya sudah didatangi beberapa orang yang diduga dari aparat kepolisian menanyakan keberadaan K.

&quot;Dua hari sebelumnya saya didatangi orang, mungkin pak polisi. Tanya-tanya aktivitas dari K. Ya saya jawab apa adannya,&quot; katanya.



Istri Ketua RT tersebut mengaku tidak begitu mengetahui aktivitas K. Yang dia tahu, K itu setiap harinya mengambil rukuh dari konveksi. Setelah itu, rukuh tersebut dibawa ke tempat kosnya dan dilukis, sebelum dijual kembali.

&quot;Yang saya tahu, K itu mengambil rukuh dari konveksi. Dibawa terus dilukis. Itu alat lukisnya masih ada,&quot; ujarnya sambil menunjukkan perlengkapan lukis yang tergeletak di bawah.

K baru setahun menempati rumah kakeknya bernama Atmo tersebut. Sebelumnya, K ungkap Istri Ketua RT, tinggal di RT 15. Setelah rumah kakeknya yang disekat menjadi rumah kos, selesai ditempati, K pindah menempati ruangan dari rumah kakeknya itu.

&quot;Itu rumah dari Mbah Atmo, yang disekat dua dan dijadikan kamar. K itu tadinya kontrak di RW 15, setelah penghuni kamar di rumah kakeknya, masa kosnya selesai, K pindah ke sini,&quot; tuturnya.

Sikap tertutupnya K ternyata tidak hanya pada warga sekitar. Bude dari K yang tak mau disebutkan namanya pun mengakui kalau K itu jarang berinteraksi dengan keluarga dan saudara-saudaranya.

Baca Juga : Terduga Teroris di Sukoharjo Sehari-hari Jualan Boneka di Pasar Klewer

&quot;Ojo meneh ambi tetangga, lah wong Karo sedulur dewe Yo gak tau caturan (jangankan sama tetangga, sama saudara sendiri saja tidak pernah omongan),&quot; kata bude K yang mengatakan bila terduga teroris itu anak kedua dari adiknya.

Di kamar kos itu, K tinggal bersama istri dan kedua anak laki-lakinya yang duduk di bangku kelas I dan VI sekolah dasar.

Baca Juga : Pasutri Terduga Teroris di Malang Berafiliasi dengan Penusuk Wiranto

</content:encoded></item></channel></rss>
