<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Disarankan Pilih Wakil Menteri dari Profesional</title><description>okowi disebut perlu mempertimbangkan jabatan wakil menteri pada periode mendatang yang berasal dari kalangan profesional.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/18/337/2118906/jokowi-disarankan-pilih-wakil-menteri-dari-profesional</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/10/18/337/2118906/jokowi-disarankan-pilih-wakil-menteri-dari-profesional"/><item><title>Jokowi Disarankan Pilih Wakil Menteri dari Profesional</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/18/337/2118906/jokowi-disarankan-pilih-wakil-menteri-dari-profesional</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/10/18/337/2118906/jokowi-disarankan-pilih-wakil-menteri-dari-profesional</guid><pubDate>Jum'at 18 Oktober 2019 22:00 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Fardiansyah </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/18/337/2118906/jokowi-disarankan-pilih-wakil-menteri-dari-profesional-HRD1lWmXQK.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi sampaikan pidato kenegaraan dalam sidang tahunan DPR &amp; DPD RI 2019 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jumat (16/8/2019). (Foto : Arif Julianto/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/18/337/2118906/jokowi-disarankan-pilih-wakil-menteri-dari-profesional-HRD1lWmXQK.JPG</image><title>Presiden Jokowi sampaikan pidato kenegaraan dalam sidang tahunan DPR &amp; DPD RI 2019 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jumat (16/8/2019). (Foto : Arif Julianto/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) mengaku akan segera mengumumkan susunan kabinetnya untuk pemerintahan 2019-2024 usai pelantikan pada 20 Oktober 2019.
Terkait sosok yang akan diumumkan Jokowi menjadi pembantunya, diharapkan ada menteri yang berasal dari kalangan profesional. Selain itu, Jokowi disebut perlu mempertimbangkan jabatan wakil menteri pada periode mendatang.
&quot;Sosok wakil menteri merupakan jabatan untuk memperkuat efektivitas kinerja kementerian. Memang tidak semua kementerian membutuhkan wakil menteri,&quot; ujar analis politik, Arif Nurul Imam, dalam keterangannya kepada Media, Jumat (18/10/2019).
Menurut dia, selama ini kementerian yang membutuhkan posisi wakil menteri adalah Kementerian ESDM, Kementerian Keuangan, serta Kementerian Luar Negeri. &quot;Kriteria figur wakil menteri tentu harus menguasai masalah dan tantangan kementerian tersebut,&quot; ucap Arif.



Selain itu, Direktur Indostrategi ini mengatakan, figur wakil menteri juga harus memiliki frekuensi yang sama dengan menteri dan kabinet. &quot;Serta siap untuk tidak tampil di publik, kecuali menteri berhalangan. Ini penting agar di kementerian tidak muncul matahari kembar yang merusak harmoni kerja,&quot; katanya.
Arif mengingatkan, figur wakil menteri (wamen) juga harus diutamakan profesional, sehingga bisa bekerja maksimal, bukan sekadar jabatan bagi-bagi kekuasaan. Job desk wamen, lanjut dia, harus jelas sehingga bisa terukur kinerjanya. &quot;Misalnya, menteri mengurusi persoalan eksternal, wamen mengurusi persoalan internal,&quot; katanya.
Alvara Research Center melalui survei yang dilakukannya telah  membuktikan menteri dari kalangan profesional ternyata lebih disukai  publik.Tak heran jika lima peringkat teratas menteri terbaik selama  pemerintahan Jokowi-JK berasal dari kalangan profesional.  &quot;Ini artinya,  publik mengakui kinerja dari menteri dengan latar belakang  profesional,&quot; kata CEO Alvara Research Center, Hasanuddin Ali, dalam  keterangan resminya, di Jakarta.

Baca Juga : Ryamizard Komentari Isu Prabowo Akan Jadi Menhan

Salah satu  profesional yang dinilai mumpuni dari kalangan internal  Kementerian ESDM adalah Djoko Siswanto. Ia  pernah menjabat pimpinan di  SKK migas, pimpinan di BPH Migas, Dirjen Migas dan Sekjen Dewan Energi  Nasional (DEN) yang diketuai Presiden RI dan ketua hariannya Menteri  ESDM.

Baca Juga : PDIP: Menteri Jokowi Harus Setia, Tak Boleh Kibarkan Bendera Presiden 2024
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) mengaku akan segera mengumumkan susunan kabinetnya untuk pemerintahan 2019-2024 usai pelantikan pada 20 Oktober 2019.
Terkait sosok yang akan diumumkan Jokowi menjadi pembantunya, diharapkan ada menteri yang berasal dari kalangan profesional. Selain itu, Jokowi disebut perlu mempertimbangkan jabatan wakil menteri pada periode mendatang.
&quot;Sosok wakil menteri merupakan jabatan untuk memperkuat efektivitas kinerja kementerian. Memang tidak semua kementerian membutuhkan wakil menteri,&quot; ujar analis politik, Arif Nurul Imam, dalam keterangannya kepada Media, Jumat (18/10/2019).
Menurut dia, selama ini kementerian yang membutuhkan posisi wakil menteri adalah Kementerian ESDM, Kementerian Keuangan, serta Kementerian Luar Negeri. &quot;Kriteria figur wakil menteri tentu harus menguasai masalah dan tantangan kementerian tersebut,&quot; ucap Arif.



Selain itu, Direktur Indostrategi ini mengatakan, figur wakil menteri juga harus memiliki frekuensi yang sama dengan menteri dan kabinet. &quot;Serta siap untuk tidak tampil di publik, kecuali menteri berhalangan. Ini penting agar di kementerian tidak muncul matahari kembar yang merusak harmoni kerja,&quot; katanya.
Arif mengingatkan, figur wakil menteri (wamen) juga harus diutamakan profesional, sehingga bisa bekerja maksimal, bukan sekadar jabatan bagi-bagi kekuasaan. Job desk wamen, lanjut dia, harus jelas sehingga bisa terukur kinerjanya. &quot;Misalnya, menteri mengurusi persoalan eksternal, wamen mengurusi persoalan internal,&quot; katanya.
Alvara Research Center melalui survei yang dilakukannya telah  membuktikan menteri dari kalangan profesional ternyata lebih disukai  publik.Tak heran jika lima peringkat teratas menteri terbaik selama  pemerintahan Jokowi-JK berasal dari kalangan profesional.  &quot;Ini artinya,  publik mengakui kinerja dari menteri dengan latar belakang  profesional,&quot; kata CEO Alvara Research Center, Hasanuddin Ali, dalam  keterangan resminya, di Jakarta.

Baca Juga : Ryamizard Komentari Isu Prabowo Akan Jadi Menhan

Salah satu  profesional yang dinilai mumpuni dari kalangan internal  Kementerian ESDM adalah Djoko Siswanto. Ia  pernah menjabat pimpinan di  SKK migas, pimpinan di BPH Migas, Dirjen Migas dan Sekjen Dewan Energi  Nasional (DEN) yang diketuai Presiden RI dan ketua hariannya Menteri  ESDM.

Baca Juga : PDIP: Menteri Jokowi Harus Setia, Tak Boleh Kibarkan Bendera Presiden 2024
</content:encoded></item></channel></rss>
