<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nasdem Yakin Dapat Pos Menteri dari Jokowi</title><description>&amp;ldquo;Masak iya parpol yang pasang badan enggak dihitung?&amp;rdquo; kata Ketua DPP Nasdem Irma Suryani soal peluang menteri kabinet Jokowi-Ma'ruf.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/19/337/2118965/nasdem-yakin-dapat-pos-menteri-dari-jokowi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/10/19/337/2118965/nasdem-yakin-dapat-pos-menteri-dari-jokowi"/><item><title>Nasdem Yakin Dapat Pos Menteri dari Jokowi</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/19/337/2118965/nasdem-yakin-dapat-pos-menteri-dari-jokowi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/10/19/337/2118965/nasdem-yakin-dapat-pos-menteri-dari-jokowi</guid><pubDate>Sabtu 19 Oktober 2019 07:15 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/19/337/2118965/nasdem-yakin-dapat-pos-menteri-dari-jokowi-2MCupc4TcA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Irma Suryani Chaniago (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/19/337/2118965/nasdem-yakin-dapat-pos-menteri-dari-jokowi-2MCupc4TcA.jpg</image><title>Irma Suryani Chaniago (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan sudah merampungkan susunan kabinet pemerintahannya periode 2019-2024, tapi belum bersedia mengumumkannya ke publik. Partai Nasional Demokrat (Nasdem) yakin Jokowi ikut memasukkan kader mereka ke Kabinet Kerja jilid II.
&amp;ldquo;Masak iya parpol yang pasang badan enggak dihitung?&amp;rdquo; kata Ketua DPP Partai Nasdem Irma Suryani Chaniago kepada Okezone, Sabtu (19/10/2019).
Namun, Irma yang didapuk sebagai juru bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma&amp;rsquo;ruf Amin di Pilpres 2019, enggan berspekulasi berapa orang kader Nasdem yang akan dipercaya jadi menteri pembantu Jokowi.
Menurutnya itu biar urusan Jokowi selaku Presiden. &quot;Biar Presiden yang umumkan, Nasdem merasa kurang elok kalau mendahului Presiden,&quot; kata Irma.
Saat ditanya pos menteri mana yang diinginkan oleh Nasdem, Irma tidak memilih. Menurutnya Nasdem telah menyerahkan sepenuhnya kewenangan untuk memilih menteri kepada Jokowi.
&quot;Kita serahkan pada Presiden saja,&quot; ungkapnya.
Irma meyakini sebagai partai yang sejak awal telah mendukung kemenangan Jokowi dan akan terus mengawal pemerintahannya.
&quot;Insya Allah kami komit mengawal kemenangan pak Jokowi sampai selesai masa tugas sebagai Presiden. Kalau kami tinggalkan itu namanya tidak bertanggungjawab,&quot; tukasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan sudah merampungkan susunan kabinet pemerintahannya periode 2019-2024, tapi belum bersedia mengumumkannya ke publik. Partai Nasional Demokrat (Nasdem) yakin Jokowi ikut memasukkan kader mereka ke Kabinet Kerja jilid II.
&amp;ldquo;Masak iya parpol yang pasang badan enggak dihitung?&amp;rdquo; kata Ketua DPP Partai Nasdem Irma Suryani Chaniago kepada Okezone, Sabtu (19/10/2019).
Namun, Irma yang didapuk sebagai juru bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma&amp;rsquo;ruf Amin di Pilpres 2019, enggan berspekulasi berapa orang kader Nasdem yang akan dipercaya jadi menteri pembantu Jokowi.
Menurutnya itu biar urusan Jokowi selaku Presiden. &quot;Biar Presiden yang umumkan, Nasdem merasa kurang elok kalau mendahului Presiden,&quot; kata Irma.
Saat ditanya pos menteri mana yang diinginkan oleh Nasdem, Irma tidak memilih. Menurutnya Nasdem telah menyerahkan sepenuhnya kewenangan untuk memilih menteri kepada Jokowi.
&quot;Kita serahkan pada Presiden saja,&quot; ungkapnya.
Irma meyakini sebagai partai yang sejak awal telah mendukung kemenangan Jokowi dan akan terus mengawal pemerintahannya.
&quot;Insya Allah kami komit mengawal kemenangan pak Jokowi sampai selesai masa tugas sebagai Presiden. Kalau kami tinggalkan itu namanya tidak bertanggungjawab,&quot; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
