<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gerindra Masih Galau untuk Jadi Koalisi atau Oposisi Jokowi</title><description>Sikap Partai Gerindra setelah Rapimnas di Hambalang, Bogor, sampai saat ini masih seakan gamang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/19/337/2119043/gerindra-masih-galau-untuk-jadi-koalisi-atau-oposisi-jokowi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/10/19/337/2119043/gerindra-masih-galau-untuk-jadi-koalisi-atau-oposisi-jokowi"/><item><title>Gerindra Masih Galau untuk Jadi Koalisi atau Oposisi Jokowi</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/19/337/2119043/gerindra-masih-galau-untuk-jadi-koalisi-atau-oposisi-jokowi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/10/19/337/2119043/gerindra-masih-galau-untuk-jadi-koalisi-atau-oposisi-jokowi</guid><pubDate>Sabtu 19 Oktober 2019 14:02 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/19/337/2119043/gerindra-masih-galau-untuk-jadi-koalisi-atau-oposisi-jokowi-tycymvVd86.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Acara Polemik (Foto: Okezone/Putera)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/19/337/2119043/gerindra-masih-galau-untuk-jadi-koalisi-atau-oposisi-jokowi-tycymvVd86.jpg</image><title>Acara Polemik (Foto: Okezone/Putera)</title></images><description>JAKARTA - Sikap Partai Gerindra setelah Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) di Hambalang, Bogor, sampai saat ini masih seakan gamang. Pasalnya, partai besutan Prabowo Subianto itu belum bisa memastikan apakah bergabung dalam koalisi Joko Widodo (Jokowi) atau sebagai pihak opisisi.
Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria hanya memberikan pernyataan yang bersayap mengenai sikap partai berlambang burung garuda itu. Menurutnya, Gerindra siap membantu pemerintahan Jokowi dalam mengarungi periode keduanya selama 5 tahun kedepan.
&quot;Sikap Pak Prabowo di Rapimnas kemarin siap membantu pemerintah bila diperlukan, membantu itu bisa di luar dan di dalam, sikap ini sama seperti pertemuan di MRT dan istana,&quot; kata Riza dalam diskusi Polemik MNC Trijaya Network bertajuk Teka-teki Menteri dan Koalisi, di d'consulate, Jakarta Pusat, Sabtu (19/10/2019).

Baca Juga: Jika Gabung Pemerintah, Gerindra Janji Setia pada Jokowi
Riza menjelaskan dalam pertemuan Prabowo dan Jokowi di MRT kala itu dinilai lebih umum, demi kepentingan bangsa dan negara. Dirinya menyebur Prabowo menghadiri undangan itu demi silahturahmi karena sepanjang pilpres ada polarisasi dan tak ingin dimanfaatkan pihak ketiga.
&quot;Dan kalau di istana lebih dipertajam, pertumbuhan ekonomi bisa dua dijit. Dan kalau konsep pak Prabowo digabungkan maka luar biasa. Pertama kedaulatan pangan, kedua ketahanan keamanan, dan energi,&quot; tutur Riza..Di sisi lain, Riza mengklaim pihaknya tidak pernah meminta jatah  kursi Menteri. Pertemuan Prabowo dengan Jokowi adalah saling  menyampaikan visi dan misi untuk kepentingan bangsa dan negara
&quot;Kita  membantu dalam posisi yang pasif, kita tahu diri karena bukan partai  pendukung. Jadi kita siap di luar sebagai penyeimbang,&quot; ucap Riza.
Sementara  itu, Riza menyebut respon Presiden Jokowi sangat positif dari visi dan  misi yang disampaikan oleh Prabowo terkait kepentingan bangsa dan  negara.
&quot;Responya bagus, pak Jokowi respect, karena pak Prabowo ini orang pintar,&quot; tutup Riza.</description><content:encoded>JAKARTA - Sikap Partai Gerindra setelah Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) di Hambalang, Bogor, sampai saat ini masih seakan gamang. Pasalnya, partai besutan Prabowo Subianto itu belum bisa memastikan apakah bergabung dalam koalisi Joko Widodo (Jokowi) atau sebagai pihak opisisi.
Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria hanya memberikan pernyataan yang bersayap mengenai sikap partai berlambang burung garuda itu. Menurutnya, Gerindra siap membantu pemerintahan Jokowi dalam mengarungi periode keduanya selama 5 tahun kedepan.
&quot;Sikap Pak Prabowo di Rapimnas kemarin siap membantu pemerintah bila diperlukan, membantu itu bisa di luar dan di dalam, sikap ini sama seperti pertemuan di MRT dan istana,&quot; kata Riza dalam diskusi Polemik MNC Trijaya Network bertajuk Teka-teki Menteri dan Koalisi, di d'consulate, Jakarta Pusat, Sabtu (19/10/2019).

Baca Juga: Jika Gabung Pemerintah, Gerindra Janji Setia pada Jokowi
Riza menjelaskan dalam pertemuan Prabowo dan Jokowi di MRT kala itu dinilai lebih umum, demi kepentingan bangsa dan negara. Dirinya menyebur Prabowo menghadiri undangan itu demi silahturahmi karena sepanjang pilpres ada polarisasi dan tak ingin dimanfaatkan pihak ketiga.
&quot;Dan kalau di istana lebih dipertajam, pertumbuhan ekonomi bisa dua dijit. Dan kalau konsep pak Prabowo digabungkan maka luar biasa. Pertama kedaulatan pangan, kedua ketahanan keamanan, dan energi,&quot; tutur Riza..Di sisi lain, Riza mengklaim pihaknya tidak pernah meminta jatah  kursi Menteri. Pertemuan Prabowo dengan Jokowi adalah saling  menyampaikan visi dan misi untuk kepentingan bangsa dan negara
&quot;Kita  membantu dalam posisi yang pasif, kita tahu diri karena bukan partai  pendukung. Jadi kita siap di luar sebagai penyeimbang,&quot; ucap Riza.
Sementara  itu, Riza menyebut respon Presiden Jokowi sangat positif dari visi dan  misi yang disampaikan oleh Prabowo terkait kepentingan bangsa dan  negara.
&quot;Responya bagus, pak Jokowi respect, karena pak Prabowo ini orang pintar,&quot; tutup Riza.</content:encoded></item></channel></rss>
