<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 Hal Ini Harus Jadi Fokus Pekerjaan Jokowi-Ma'ruf Usai Dilantik</title><description>Pengamat menilai ada empat hal yang harus menjadi fokus pekerjaan Jokowi-Ma'ruf Amin usai dilantik menjadi presiden-wapres.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/21/337/2119499/4-hal-ini-harus-jadi-fokus-pekerjaan-jokowi-ma-ruf-usai-dilantik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/10/21/337/2119499/4-hal-ini-harus-jadi-fokus-pekerjaan-jokowi-ma-ruf-usai-dilantik"/><item><title>4 Hal Ini Harus Jadi Fokus Pekerjaan Jokowi-Ma'ruf Usai Dilantik</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/21/337/2119499/4-hal-ini-harus-jadi-fokus-pekerjaan-jokowi-ma-ruf-usai-dilantik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/10/21/337/2119499/4-hal-ini-harus-jadi-fokus-pekerjaan-jokowi-ma-ruf-usai-dilantik</guid><pubDate>Senin 21 Oktober 2019 07:31 WIB</pubDate><dc:creator>Sarah Hutagaol</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/21/337/2119499/4-hal-ini-harus-jadi-fokus-pekerjaan-jokowi-ma-ruf-usai-dilantik-Wy4uHB2uvP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Joko Widodo. (Foto: Lukas/Biro Pers Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/21/337/2119499/4-hal-ini-harus-jadi-fokus-pekerjaan-jokowi-ma-ruf-usai-dilantik-Wy4uHB2uvP.jpg</image><title>Presiden Joko Widodo. (Foto: Lukas/Biro Pers Setpres)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komaruddin, menyoroti empat hal yang harus menjadi fokus pekerjaan pemerintahan presiden dan wakil presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin dalam lima tahun mendatang.
Pertama, menurut Ujang, harus membenahi masalah persatuan di Indonesia. Pasalnya beberapa waktu belakangan, kata dia, terjadi pergolakan terkait persatuan dan kesatuan bangsa.
Baca juga:   Jokowi Kembali Dilantik sebagai Presiden, Gibran: Senang dan Bangga&amp;nbsp;
 
&quot;Yang pertama persoalan disintegrasi bangsa, artinya persatuannya mesti dijaga. Karena yang kemarin kan kita tahu kalau Papua bergejolak, nah mungkin yang lain-lain juga memiliki keprihatinan yang sama,&quot; ucap Ujang ketika berbincang dengan Okezone, Minggu 20 Oktober 2019.

Adapun pekerjaan kedua, penegakan hukum. Hal itu, menurut Ujang, perlu ada tindakan lebih tegas dari pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin ke depannya.
Baca juga:   PDIP Doa Bersama dan Potong Tumpeng Syukuran Pelantikan Jokowi-Ma'ruf&amp;nbsp;
 
&quot;Karena Pak Jokowi dan Ma'ruf Amin dilantik untuk menjadi presiden seluruh masyarakat Indonesia, bukan presiden partai tertentu, atau kelompok-kelompok tertentu,&quot; terangnya.Ketiga, mengatasi masalah perekonomian yang menjadi dasar bermasyarakat dan bernegara. Keempat, masalah reformasi birokrasi seperti yang disampaikan Jokowi dalam pidatonya.
&quot;Di negara maju ini tidak ada birokrasi yang berbelit-belit, tidak ada yang tak melayani. Salah satu kemajuan bangsa adalah birokrasi yang melayani dan tidak mempersulit. Gimana memangkas birokrasi yang sudah rusak, menjadi borikrasi yang efisien,&quot; tutur Ujang.
Baca juga:   Ucapkan Selamat kepada Jokowi, Hary Tanoe Harap Ekonomi Semakin Baik&amp;nbsp;
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8xMC8yMC8xLzEyMDkyNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komaruddin, menyoroti empat hal yang harus menjadi fokus pekerjaan pemerintahan presiden dan wakil presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin dalam lima tahun mendatang.
Pertama, menurut Ujang, harus membenahi masalah persatuan di Indonesia. Pasalnya beberapa waktu belakangan, kata dia, terjadi pergolakan terkait persatuan dan kesatuan bangsa.
Baca juga:   Jokowi Kembali Dilantik sebagai Presiden, Gibran: Senang dan Bangga&amp;nbsp;
 
&quot;Yang pertama persoalan disintegrasi bangsa, artinya persatuannya mesti dijaga. Karena yang kemarin kan kita tahu kalau Papua bergejolak, nah mungkin yang lain-lain juga memiliki keprihatinan yang sama,&quot; ucap Ujang ketika berbincang dengan Okezone, Minggu 20 Oktober 2019.

Adapun pekerjaan kedua, penegakan hukum. Hal itu, menurut Ujang, perlu ada tindakan lebih tegas dari pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin ke depannya.
Baca juga:   PDIP Doa Bersama dan Potong Tumpeng Syukuran Pelantikan Jokowi-Ma'ruf&amp;nbsp;
 
&quot;Karena Pak Jokowi dan Ma'ruf Amin dilantik untuk menjadi presiden seluruh masyarakat Indonesia, bukan presiden partai tertentu, atau kelompok-kelompok tertentu,&quot; terangnya.Ketiga, mengatasi masalah perekonomian yang menjadi dasar bermasyarakat dan bernegara. Keempat, masalah reformasi birokrasi seperti yang disampaikan Jokowi dalam pidatonya.
&quot;Di negara maju ini tidak ada birokrasi yang berbelit-belit, tidak ada yang tak melayani. Salah satu kemajuan bangsa adalah birokrasi yang melayani dan tidak mempersulit. Gimana memangkas birokrasi yang sudah rusak, menjadi borikrasi yang efisien,&quot; tutur Ujang.
Baca juga:   Ucapkan Selamat kepada Jokowi, Hary Tanoe Harap Ekonomi Semakin Baik&amp;nbsp;
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8xMC8yMC8xLzEyMDkyNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
