<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ancaman Pertahanan Negara Tak Melulu soal Perang</title><description>Menurutnya, ancaman pertahanan bagi bangsa Indonesia tak hanya lagi soal militer semata. Melainkan juga ancaman terhadap idelologi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/21/337/2119693/ancaman-pertahanan-negara-tak-melulu-soal-perang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/10/21/337/2119693/ancaman-pertahanan-negara-tak-melulu-soal-perang"/><item><title>Ancaman Pertahanan Negara Tak Melulu soal Perang</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/21/337/2119693/ancaman-pertahanan-negara-tak-melulu-soal-perang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/10/21/337/2119693/ancaman-pertahanan-negara-tak-melulu-soal-perang</guid><pubDate>Senin 21 Oktober 2019 14:44 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/21/337/2119693/ancaman-pertahanan-negara-tak-melulu-soal-perang-YgLKwCS5H9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Prajurit TNI (Foto: Okezone.com/Arif Julianto)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/21/337/2119693/ancaman-pertahanan-negara-tak-melulu-soal-perang-YgLKwCS5H9.jpg</image><title>Prajurit TNI (Foto: Okezone.com/Arif Julianto)</title></images><description>JAKARTA - Joko Widodo (Jokowi) dan KH Ma&amp;rsquo;ruf Amin resmi menjabat sebagai Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024 usai dilantik oleh MPR pada Minggu, 20 Oktober 2019 kemarin.
Anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar, Dave Laksono mengungkapkan, ada  beberapa isu yang harus diperhatikan ke depan oleh pemerintahan Jokowi-Ma&amp;rsquo;ruf. Salah satunya mengenai isu pertahanan Indonesia.
&amp;ldquo;Untuk pemerintahan ke depan, terutama soal isu pertahanan, pertama ancaman terhadap Indonesia ini kan bukan hanya perang lagi, bala tentara datang menyerbu, bukan itu. Akan tetapi ancaman itu memang ada,&amp;rdquo; kata Dave di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (21/10/2019).
Menurutnya, ancaman pertahanan bagi bangsa Indonesia tak hanya lagi soal militer semata. Melainkan juga ancaman terhadap idelologi, energi, pangan dan ekonomi.
&amp;ldquo;Ada juga ancaman lebih kepada ideologi, ancaman energi, ancaman pangan, ekonomi,&amp;rdquo;  terang mantan anggota Komis I DPR itu.

Prajurit TNI (Foto: Okezone/Arif Julianto)
Wasekjen Partai Golkar ini turut mencotohkan ancaman pertahanan bagi Indonesia ialah seperti yang terjadi di Papua. Di mana dalam menghadapi kelompok separatis sejatinya menggunakan pendekatan sosial melalui budaya, dalam artian mengembangkan budaya Papua itu sendiri.
&amp;ldquo;Pendekatan militeristik tetap. Karena menghadapi insurgent, menghadapi separatis. Akan tetapi pendekatan sosialnya juga harus ditingkatkan gitu, melalui budaya,&amp;rdquo; tandas dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Joko Widodo (Jokowi) dan KH Ma&amp;rsquo;ruf Amin resmi menjabat sebagai Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024 usai dilantik oleh MPR pada Minggu, 20 Oktober 2019 kemarin.
Anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar, Dave Laksono mengungkapkan, ada  beberapa isu yang harus diperhatikan ke depan oleh pemerintahan Jokowi-Ma&amp;rsquo;ruf. Salah satunya mengenai isu pertahanan Indonesia.
&amp;ldquo;Untuk pemerintahan ke depan, terutama soal isu pertahanan, pertama ancaman terhadap Indonesia ini kan bukan hanya perang lagi, bala tentara datang menyerbu, bukan itu. Akan tetapi ancaman itu memang ada,&amp;rdquo; kata Dave di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (21/10/2019).
Menurutnya, ancaman pertahanan bagi bangsa Indonesia tak hanya lagi soal militer semata. Melainkan juga ancaman terhadap idelologi, energi, pangan dan ekonomi.
&amp;ldquo;Ada juga ancaman lebih kepada ideologi, ancaman energi, ancaman pangan, ekonomi,&amp;rdquo;  terang mantan anggota Komis I DPR itu.

Prajurit TNI (Foto: Okezone/Arif Julianto)
Wasekjen Partai Golkar ini turut mencotohkan ancaman pertahanan bagi Indonesia ialah seperti yang terjadi di Papua. Di mana dalam menghadapi kelompok separatis sejatinya menggunakan pendekatan sosial melalui budaya, dalam artian mengembangkan budaya Papua itu sendiri.
&amp;ldquo;Pendekatan militeristik tetap. Karena menghadapi insurgent, menghadapi separatis. Akan tetapi pendekatan sosialnya juga harus ditingkatkan gitu, melalui budaya,&amp;rdquo; tandas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
