<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>DPR Setuju Kapolri Tito Karnavian Diberhentikan</title><description>Pimpinan dewan telah menerima empat buah surat Presiden RI Jokowi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/22/337/2120262/dpr-setuju-kapolri-tito-karnavian-diberhentikan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/10/22/337/2120262/dpr-setuju-kapolri-tito-karnavian-diberhentikan"/><item><title>DPR Setuju Kapolri Tito Karnavian Diberhentikan</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/22/337/2120262/dpr-setuju-kapolri-tito-karnavian-diberhentikan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/10/22/337/2120262/dpr-setuju-kapolri-tito-karnavian-diberhentikan</guid><pubDate>Selasa 22 Oktober 2019 16:27 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/22/337/2120262/dpr-setuju-kapolri-tito-karnavian-diberhentikan-N6NvF0tZm1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dalam rapat paripurna, DPR setuju Tito Karnavian diberhentikan dari jabatan Kapolri (Foto : Okezone.com/Harits)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/22/337/2120262/dpr-setuju-kapolri-tito-karnavian-diberhentikan-N6NvF0tZm1.jpg</image><title>Dalam rapat paripurna, DPR setuju Tito Karnavian diberhentikan dari jabatan Kapolri (Foto : Okezone.com/Harits)</title></images><description>JAKARTA - Dalam rapat paripurna yang diselenggarakan pada Selasa (22/10/2019), Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah menerima empat surat dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Salah satunya mengenai pemberhentian Kapolri Jendral Tito Karnavian.

&amp;ldquo;Izinkan kami menyampaikan kepada sidang dewan yang terhormat bahwa pimpinan dewan telah menerima empat buah surat Presiden RI,&amp;rdquo; kata Ketua DPR Puan Maharani  di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (22/10/2019).



Kata puan, surat tersebut bernomor R51 dan tertanggal 21 Oktober 2019. Adapun perihal permintaan persetujuan pemberhentian Kapolri Jendral Tito Karnavian.

&amp;ldquo;Alasan pemberhentian karena yang bersangkutan akan mengemban tugas negara lainnya,&amp;rdquo; ucap Puan.

Baca Juga : IPW Prediksi Tito Jadi Menteri, Mabes Polri Siapkan Plt Kapolri
Baca Juga : Tito Karnavian Jadi Menteri? Polri: Kita Tunggu Kabar Selanjutnya

Mengingat belum terbentuknya struktur alat kelengkapan dewan, Puan langsung menanyakan kepada anggota yang hadir terkait persetujuan terhadap pemberhentian Kapolri.

&quot;Apakah dapat disetujui?&quot; tanya Puan.

&quot;Setuju,&quot; jawab 514 anggota dewan yang hadir.</description><content:encoded>JAKARTA - Dalam rapat paripurna yang diselenggarakan pada Selasa (22/10/2019), Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah menerima empat surat dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Salah satunya mengenai pemberhentian Kapolri Jendral Tito Karnavian.

&amp;ldquo;Izinkan kami menyampaikan kepada sidang dewan yang terhormat bahwa pimpinan dewan telah menerima empat buah surat Presiden RI,&amp;rdquo; kata Ketua DPR Puan Maharani  di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (22/10/2019).



Kata puan, surat tersebut bernomor R51 dan tertanggal 21 Oktober 2019. Adapun perihal permintaan persetujuan pemberhentian Kapolri Jendral Tito Karnavian.

&amp;ldquo;Alasan pemberhentian karena yang bersangkutan akan mengemban tugas negara lainnya,&amp;rdquo; ucap Puan.

Baca Juga : IPW Prediksi Tito Jadi Menteri, Mabes Polri Siapkan Plt Kapolri
Baca Juga : Tito Karnavian Jadi Menteri? Polri: Kita Tunggu Kabar Selanjutnya

Mengingat belum terbentuknya struktur alat kelengkapan dewan, Puan langsung menanyakan kepada anggota yang hadir terkait persetujuan terhadap pemberhentian Kapolri.

&quot;Apakah dapat disetujui?&quot; tanya Puan.

&quot;Setuju,&quot; jawab 514 anggota dewan yang hadir.</content:encoded></item></channel></rss>
