<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Ungkap Alasan Ajak Gerindra Gabung dan Jadikan Prabowo Menhan</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Prabowo Subianto sangat cocok jadi Menteri Pertahanan (Menhan).</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/24/337/2121404/jokowi-ungkap-alasan-ajak-gerindra-gabung-dan-jadikan-prabowo-menhan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/10/24/337/2121404/jokowi-ungkap-alasan-ajak-gerindra-gabung-dan-jadikan-prabowo-menhan"/><item><title>Jokowi Ungkap Alasan Ajak Gerindra Gabung dan Jadikan Prabowo Menhan</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/24/337/2121404/jokowi-ungkap-alasan-ajak-gerindra-gabung-dan-jadikan-prabowo-menhan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/10/24/337/2121404/jokowi-ungkap-alasan-ajak-gerindra-gabung-dan-jadikan-prabowo-menhan</guid><pubDate>Kamis 24 Oktober 2019 20:55 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/24/337/2121404/jokowi-ungkap-alasan-ajak-gerindra-gabung-dan-jadikan-prabowo-menhan-4O3rIvRnQH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Foto: Fakhrizal Fakhri)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/24/337/2121404/jokowi-ungkap-alasan-ajak-gerindra-gabung-dan-jadikan-prabowo-menhan-4O3rIvRnQH.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Foto: Fakhrizal Fakhri)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Prabowo Subianto sangat cocok jadi Menteri Pertahanan (Menhan). Sebab, dengan pengalamannya di bidang militer tak perlu diragukan lagi.
&quot;Ya memang pengalaman beliau kok, pengalaman besar beliau ada di situ,&quot; ujar Jokowi saat bertatap muka dengan wartawan di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (24/10/2019).
Jokowi pun mengungkapkan alasannya mengajak Partai Gerindra yang diketuai Prabowo ke dalam pemerintahan. Yakni, karena ingin membangun demokrasi yang gotong-royong dengan saling membantu. Demokrasi Indonesia, kata dia, dibangun dengan sistem tanpa oposisi, sehingga berbeda dengan negara lain.
&quot;Ya kita ini pengen membangun sebuah demokrasi gotong-royong, jadi perlu saya sampaikan Indonesia ini tidak ada oposisi seperti di negara lain, demokrasi kita adalah demokrasi gotong-royong kalau itu baik untuk negara baik untuk bangsa kenapa tidak dan memang sistem presidensial yang kita miliki ini tidak kayak di luar ya,&quot; ujarnya.

Baca Juga:&amp;nbsp;Polemik dr Terawan, Jokowi: Rekam Jejaknya Tak Perlu Diragukan&amp;nbsp;
Kepala Negara menerangkan bahwa Indonesia tidak seperti negara lain yang hanya mempunyai dua partai besar. Menurut dia, dengan hadirnya Gerindra di pemerintahan akan mematangkan proses demokrasi dan masyarakat Indonesia.
&quot;Ini menuju sebuah proses demokrasi dalam bernegara ke depan, saya kira proses-proses kematangan, proses berdemokrasi semuanya dalam proses, tetapi saya melihat itu menuju sebuah koridor yang semakin baik ke depan,&quot; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Prabowo: Masalah Pertahanan Tak Boleh Terlalu Banyak Di-Publish&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Prabowo Subianto sangat cocok jadi Menteri Pertahanan (Menhan). Sebab, dengan pengalamannya di bidang militer tak perlu diragukan lagi.
&quot;Ya memang pengalaman beliau kok, pengalaman besar beliau ada di situ,&quot; ujar Jokowi saat bertatap muka dengan wartawan di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (24/10/2019).
Jokowi pun mengungkapkan alasannya mengajak Partai Gerindra yang diketuai Prabowo ke dalam pemerintahan. Yakni, karena ingin membangun demokrasi yang gotong-royong dengan saling membantu. Demokrasi Indonesia, kata dia, dibangun dengan sistem tanpa oposisi, sehingga berbeda dengan negara lain.
&quot;Ya kita ini pengen membangun sebuah demokrasi gotong-royong, jadi perlu saya sampaikan Indonesia ini tidak ada oposisi seperti di negara lain, demokrasi kita adalah demokrasi gotong-royong kalau itu baik untuk negara baik untuk bangsa kenapa tidak dan memang sistem presidensial yang kita miliki ini tidak kayak di luar ya,&quot; ujarnya.

Baca Juga:&amp;nbsp;Polemik dr Terawan, Jokowi: Rekam Jejaknya Tak Perlu Diragukan&amp;nbsp;
Kepala Negara menerangkan bahwa Indonesia tidak seperti negara lain yang hanya mempunyai dua partai besar. Menurut dia, dengan hadirnya Gerindra di pemerintahan akan mematangkan proses demokrasi dan masyarakat Indonesia.
&quot;Ini menuju sebuah proses demokrasi dalam bernegara ke depan, saya kira proses-proses kematangan, proses berdemokrasi semuanya dalam proses, tetapi saya melihat itu menuju sebuah koridor yang semakin baik ke depan,&quot; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Prabowo: Masalah Pertahanan Tak Boleh Terlalu Banyak Di-Publish&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
