<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ketua MPR: Sumpah Pemuda Masih Menjiwai untuk Membangun Bangsa</title><description>Ketua MPR Bambang Seosatyo bersyukur Sumpah Pemuda masih menjiwai semangat pemuda untuk membangun bangsa Indonesia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/28/337/2122480/ketua-mpr-sumpah-pemuda-masih-menjiwai-untuk-membangun-bangsa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/10/28/337/2122480/ketua-mpr-sumpah-pemuda-masih-menjiwai-untuk-membangun-bangsa"/><item><title>Ketua MPR: Sumpah Pemuda Masih Menjiwai untuk Membangun Bangsa</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/28/337/2122480/ketua-mpr-sumpah-pemuda-masih-menjiwai-untuk-membangun-bangsa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/10/28/337/2122480/ketua-mpr-sumpah-pemuda-masih-menjiwai-untuk-membangun-bangsa</guid><pubDate>Senin 28 Oktober 2019 08:03 WIB</pubDate><dc:creator>Arie Dwi Satrio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/28/337/2122480/ketua-mpr-sumpah-pemuda-masih-menjiwai-untuk-membangun-bangsa-ReeIvH1pIc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua MPR Bambang Soesatyo. (Foto: Dok Okezone/Fahreza Rizky)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/28/337/2122480/ketua-mpr-sumpah-pemuda-masih-menjiwai-untuk-membangun-bangsa-ReeIvH1pIc.jpg</image><title>Ketua MPR Bambang Soesatyo. (Foto: Dok Okezone/Fahreza Rizky)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Peristiwa Sumpah Pemuda yang terjadi pada 28 Oktober 1928 atau 91 tahun lalu adalah cikal-bakal kemerdekaan bangsa Indonesia. Para pemuda ketika itu telah melahirkan kesatuan pemikiran untuk melakukan pergerakan melawan penjajah.
&quot;Karena itulah kita bersyukur semangat Sumpah Pemuda masih menjiwai semangat pemuda untuk membangun masa depan bangsa yang semakin baik,&quot; ungkap Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo kepada Okezone, Senin (28/10/2019).
Baca juga:   Peringati Sumpah Pemuda, KPK: Mari Mulai Bersihkan Negeri Melebihi Batasan UU&amp;nbsp;
 
Ia pun mengajak para pemuda Tanah Air merefleksikan kembali momen yang terjadi pada 28 Oktober 1928. Sebab di dalam momen bersejarah tersebut terdapat ikrar yang disepakati oleh seluruh pemuda agar bangsa Indonesia segera merdeka&amp;lrm;.

&quot;Peringatan Sumpah Pemuda hari ini mengingatkan kita kembali akan sejarah kesadaran anak-anak bangsa pada 91 tahun silam yakni Sumpah Pemuda,&quot; kata Bamsoet &amp;ndash;sapaan akrabnya.
Baca juga:   Sumpah Pemuda Jadi Spirit Lahirnya Konsensus Dasar Bernegara&amp;nbsp;
 
Tidak lupa, dia mengimbau agar Sumpah Pemuda yang diperingati pada hari ini, Senin 28 Oktober 2019, dapat dijadikan tonggak baru para pemuda untuk menanamkan kembali nilai-nilai Pancasila.
Bamsoet juga meminta agar diterapkan langkah nyata yang dilakukan para pemuda untuk lebih membumikan Pancasila.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Peristiwa Sumpah Pemuda yang terjadi pada 28 Oktober 1928 atau 91 tahun lalu adalah cikal-bakal kemerdekaan bangsa Indonesia. Para pemuda ketika itu telah melahirkan kesatuan pemikiran untuk melakukan pergerakan melawan penjajah.
&quot;Karena itulah kita bersyukur semangat Sumpah Pemuda masih menjiwai semangat pemuda untuk membangun masa depan bangsa yang semakin baik,&quot; ungkap Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo kepada Okezone, Senin (28/10/2019).
Baca juga:   Peringati Sumpah Pemuda, KPK: Mari Mulai Bersihkan Negeri Melebihi Batasan UU&amp;nbsp;
 
Ia pun mengajak para pemuda Tanah Air merefleksikan kembali momen yang terjadi pada 28 Oktober 1928. Sebab di dalam momen bersejarah tersebut terdapat ikrar yang disepakati oleh seluruh pemuda agar bangsa Indonesia segera merdeka&amp;lrm;.

&quot;Peringatan Sumpah Pemuda hari ini mengingatkan kita kembali akan sejarah kesadaran anak-anak bangsa pada 91 tahun silam yakni Sumpah Pemuda,&quot; kata Bamsoet &amp;ndash;sapaan akrabnya.
Baca juga:   Sumpah Pemuda Jadi Spirit Lahirnya Konsensus Dasar Bernegara&amp;nbsp;
 
Tidak lupa, dia mengimbau agar Sumpah Pemuda yang diperingati pada hari ini, Senin 28 Oktober 2019, dapat dijadikan tonggak baru para pemuda untuk menanamkan kembali nilai-nilai Pancasila.
Bamsoet juga meminta agar diterapkan langkah nyata yang dilakukan para pemuda untuk lebih membumikan Pancasila.</content:encoded></item></channel></rss>
