<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Al Baghdadi Tewas atau Tidak, ISIS di Indonesia Harus Diwaspadai</title><description>Kalau di Indonesia, tewas atau tidak tewas Al Baghdadi, ISIS itu harus diwaspadai.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/29/337/2123308/al-baghdadi-tewas-atau-tidak-isis-di-indonesia-harus-diwaspadai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/10/29/337/2123308/al-baghdadi-tewas-atau-tidak-isis-di-indonesia-harus-diwaspadai"/><item><title>Al Baghdadi Tewas atau Tidak, ISIS di Indonesia Harus Diwaspadai</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/29/337/2123308/al-baghdadi-tewas-atau-tidak-isis-di-indonesia-harus-diwaspadai</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/10/29/337/2123308/al-baghdadi-tewas-atau-tidak-isis-di-indonesia-harus-diwaspadai</guid><pubDate>Selasa 29 Oktober 2019 19:23 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/29/337/2123308/al-baghdadi-tewas-atau-tidak-isis-di-indonesia-harus-diwaspadai-PhU0pnYmIy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Polhukam Mahfud MD (Foto : Okezone.com/Dede)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/29/337/2123308/al-baghdadi-tewas-atau-tidak-isis-di-indonesia-harus-diwaspadai-PhU0pnYmIy.jpg</image><title>Menko Polhukam Mahfud MD (Foto : Okezone.com/Dede)</title></images><description>JAKARTA - Menko Polhukam Mahfud MD menilai pergerakan sel ISIS di Indonesia harus tetap diwaspadai pasca tewasnya Abu Abu Bakar Al-Baghdadi yang merupakan pemimpin ISIS.

Ia dilaporkan tewas meledakkan diri usai terdesak pasukan khusus AS yang menyergap di kediamannya di Idlib, Suriah.

&quot;Kalau di Indonesia, tewas atau tidak tewas Al Baghdadi, ISIS itu harus diwaspadai, tetap harus ditindak secara hukum kalau ada di sini. Itu kan jelas-jelas melawan rakyat dan melawan negara Indonesia, ISIS dengan sejarah ideologinya itu beroperasi disini,&quot; kata Mahfud di Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (29/10/2019).



Mahfud menegaskan sikap pemerintah Indonesia tidak berubah terhadap ISIS pasca tewasnya Al Baghdadi. Pergerakan sel-sel ISIS di tanah air harus tetap diwaspadai.

&quot;Jadi tidak ada pengaruhnya terhadap sikap kita. Tewas atau tidak tewas, Al Baghdadi tidak tewas pun sikap kita sama dengan ISIS. Masyarakat harus berhati-hati. Tetap saja tidak boleh sembarang bertindak, aparat, apakah itu TNI dan Polri. Harus dilihat betul apakah betul-betul yang diduga ISIS itu punya kapasitas jadi ISIS yang sungguhan,&quot; ucapnya.

Baca Juga : Pimpinan ISIS Tewas, Polri Waspada Pergerakan Teroris di Indonesia

Karena itu, sambungnya, pendekatan kemanusiaan harus tetap dilakukan.

&quot;Jangan sampai mengorbankan manusia yang tidak berdosa atau yang dosanya tidak setimpal dengan tuduhan yang dilakukan dan tindakan yang dilakukan terhadapnya. Jadi haus hati-hati. Karena Indonesia ini merdeka kan untuk melindungi manusianya kan. Yaitu manusia Indonesia,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menko Polhukam Mahfud MD menilai pergerakan sel ISIS di Indonesia harus tetap diwaspadai pasca tewasnya Abu Abu Bakar Al-Baghdadi yang merupakan pemimpin ISIS.

Ia dilaporkan tewas meledakkan diri usai terdesak pasukan khusus AS yang menyergap di kediamannya di Idlib, Suriah.

&quot;Kalau di Indonesia, tewas atau tidak tewas Al Baghdadi, ISIS itu harus diwaspadai, tetap harus ditindak secara hukum kalau ada di sini. Itu kan jelas-jelas melawan rakyat dan melawan negara Indonesia, ISIS dengan sejarah ideologinya itu beroperasi disini,&quot; kata Mahfud di Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (29/10/2019).



Mahfud menegaskan sikap pemerintah Indonesia tidak berubah terhadap ISIS pasca tewasnya Al Baghdadi. Pergerakan sel-sel ISIS di tanah air harus tetap diwaspadai.

&quot;Jadi tidak ada pengaruhnya terhadap sikap kita. Tewas atau tidak tewas, Al Baghdadi tidak tewas pun sikap kita sama dengan ISIS. Masyarakat harus berhati-hati. Tetap saja tidak boleh sembarang bertindak, aparat, apakah itu TNI dan Polri. Harus dilihat betul apakah betul-betul yang diduga ISIS itu punya kapasitas jadi ISIS yang sungguhan,&quot; ucapnya.

Baca Juga : Pimpinan ISIS Tewas, Polri Waspada Pergerakan Teroris di Indonesia

Karena itu, sambungnya, pendekatan kemanusiaan harus tetap dilakukan.

&quot;Jangan sampai mengorbankan manusia yang tidak berdosa atau yang dosanya tidak setimpal dengan tuduhan yang dilakukan dan tindakan yang dilakukan terhadapnya. Jadi haus hati-hati. Karena Indonesia ini merdeka kan untuk melindungi manusianya kan. Yaitu manusia Indonesia,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
