<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> PKS Sebut Koalisi dengan Gerindra di Jakarta Tak Retak   </title><description>PKS dengan Partai Gerindra di Jakarta dalam mengawal pemerintahan Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan tak mengalami keretakan.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/29/338/2122908/pks-sebut-koalisi-dengan-gerindra-di-jakarta-tak-retak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/10/29/338/2122908/pks-sebut-koalisi-dengan-gerindra-di-jakarta-tak-retak"/><item><title> PKS Sebut Koalisi dengan Gerindra di Jakarta Tak Retak   </title><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/29/338/2122908/pks-sebut-koalisi-dengan-gerindra-di-jakarta-tak-retak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/10/29/338/2122908/pks-sebut-koalisi-dengan-gerindra-di-jakarta-tak-retak</guid><pubDate>Selasa 29 Oktober 2019 08:02 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/29/338/2122908/pks-sebut-koalisi-dengan-gerindra-di-jakarta-tak-retak-lpdgaWxzUR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto Ilustrasi Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/29/338/2122908/pks-sebut-koalisi-dengan-gerindra-di-jakarta-tak-retak-lpdgaWxzUR.jpg</image><title>Foto Ilustrasi Okezone</title></images><description>
JAKARTA - Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Mohammad Arifin koalisi dengan Partai Gerindra di Jakarta dalam mengawal pemerintahan Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan tak mengalami keretakan. Hal itu menanggapi kondisi politik di nasional, di mana partai berlambang kepada burung garuda itu yang lebih memilih masuk ke dalam lingkaran penguasa.

Ia menyebut bahwa masuknya Gerindra ke dalam Kabinet Indonesia Maju tak akan mengganggu proses pemilihan Cawagub DKI. Ada dua kader PKS yang telah diajukan menjadi kandidat pengganti Sandiaga Uno di kursi DKI-2, yakni Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu.

&amp;ldquo;Koalisi dengan Gerindra terkait cawagub tetap jalan,&quot; kata Arifin kepada Okezone, Selasa (29/10/2019).
&amp;nbsp;Baca juga: Demi Demokrasi, PKS Masih Berharap Partai Pendukung Prabowo Jadi Oposisi
Ia mengaku belum bisa memastikan kapan akan kembali menjalin komunikasi dengan Partai Gerindra. Dirinya berdalih kalah persoalan cawagub itu kini hanya tinggal menunggu Pimpinan DPRD DKI untuk menjadwalkan agenda Rapimgab pengesahan tata tertib pemilihan wagub.

&quot;Meminta pimpinan DPRD untuk segera selenggarakan rapimgab,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;Baca juga: PKS Sayangkan Jokowi Tak Bahas Korupsi hingga HAM dalam Pidatonya
Seperti diketahui, Partai Gerindra yang sebelumnya pada periode 2014-2019 lalu memilih sikap politik oposisi bersama PKS dalam pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK). Namun, seiring berjalannya waktu akhirnya, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memilih masuk ke dalam koalisi pada pemerintahan Jokowi-Ma&amp;rsquo;ruf Amin.

Hal itu ditunjukkan dengan terpilihnya Prabowo sebagai Menteri Pertahanan dan Edhi Prabowo menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan.</description><content:encoded>
JAKARTA - Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Mohammad Arifin koalisi dengan Partai Gerindra di Jakarta dalam mengawal pemerintahan Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan tak mengalami keretakan. Hal itu menanggapi kondisi politik di nasional, di mana partai berlambang kepada burung garuda itu yang lebih memilih masuk ke dalam lingkaran penguasa.

Ia menyebut bahwa masuknya Gerindra ke dalam Kabinet Indonesia Maju tak akan mengganggu proses pemilihan Cawagub DKI. Ada dua kader PKS yang telah diajukan menjadi kandidat pengganti Sandiaga Uno di kursi DKI-2, yakni Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu.

&amp;ldquo;Koalisi dengan Gerindra terkait cawagub tetap jalan,&quot; kata Arifin kepada Okezone, Selasa (29/10/2019).
&amp;nbsp;Baca juga: Demi Demokrasi, PKS Masih Berharap Partai Pendukung Prabowo Jadi Oposisi
Ia mengaku belum bisa memastikan kapan akan kembali menjalin komunikasi dengan Partai Gerindra. Dirinya berdalih kalah persoalan cawagub itu kini hanya tinggal menunggu Pimpinan DPRD DKI untuk menjadwalkan agenda Rapimgab pengesahan tata tertib pemilihan wagub.

&quot;Meminta pimpinan DPRD untuk segera selenggarakan rapimgab,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;Baca juga: PKS Sayangkan Jokowi Tak Bahas Korupsi hingga HAM dalam Pidatonya
Seperti diketahui, Partai Gerindra yang sebelumnya pada periode 2014-2019 lalu memilih sikap politik oposisi bersama PKS dalam pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK). Namun, seiring berjalannya waktu akhirnya, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memilih masuk ke dalam koalisi pada pemerintahan Jokowi-Ma&amp;rsquo;ruf Amin.

Hal itu ditunjukkan dengan terpilihnya Prabowo sebagai Menteri Pertahanan dan Edhi Prabowo menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan.</content:encoded></item></channel></rss>
