<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Helikopter Terbang Rendah Rusak 3 Rumah Warga, Danlanud: Itu Sedang Latihan Mendarat</title><description>Lanud Supadio menyatakan latihan mendarat darurat helikopter itu sesuai prosedur.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/30/340/2123793/helikopter-terbang-rendah-rusak-3-rumah-warga-danlanud-itu-sedang-latihan-mendarat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/10/30/340/2123793/helikopter-terbang-rendah-rusak-3-rumah-warga-danlanud-itu-sedang-latihan-mendarat"/><item><title>Helikopter Terbang Rendah Rusak 3 Rumah Warga, Danlanud: Itu Sedang Latihan Mendarat</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/30/340/2123793/helikopter-terbang-rendah-rusak-3-rumah-warga-danlanud-itu-sedang-latihan-mendarat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/10/30/340/2123793/helikopter-terbang-rendah-rusak-3-rumah-warga-danlanud-itu-sedang-latihan-mendarat</guid><pubDate>Rabu 30 Oktober 2019 19:32 WIB</pubDate><dc:creator>Ade Putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/30/340/2123793/helikopter-terbang-rendah-rusak-3-rumah-warga-danlanud-itu-sedang-latihan-mendarat-N8rRhK1s04.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Helikopter terbang rendah di permukiman warga Pontianak Utara, Kalimantan Barat (Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/30/340/2123793/helikopter-terbang-rendah-rusak-3-rumah-warga-danlanud-itu-sedang-latihan-mendarat-N8rRhK1s04.jpg</image><title>Helikopter terbang rendah di permukiman warga Pontianak Utara, Kalimantan Barat (Istimewa)</title></images><description>PONTIANAK &amp;ndash; Tiga rumah warga di Jalan Dharma Putra, Kelurahan Siantan Hilir, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat rusak diterjang angin dari baling-baling helikopter yang terbang rendah, Senin 28 Oktober 2019. Helikopter itu ternyata dari Lanud Supadio Pontianak yang sedang latihan mendarat darurat.
&quot;Kemarin itu sedang melakukan latihan pendaratan darurat. Itu adalah salah satu latihan yang dibutuhkan untuk melihat tempat pendaratan darurat,&quot; kata Komandan Lanud Supadio, Marsekal Pertama Palito Sitorus kepada wartawan, Rabu (30/10/2019).
Menurutnya latihan mendarat darurat itu sering dilakukan TNI AU untuk mempersiapkan bilamana terjadi hal-hal terburuk saat penerbangan.
Palito mengakui ada rumah warga yang rusak di mana atap sengnya beterbangan saat helikopter terbang rendah di permukiman.
Baca juga: Helikopter Terbang Rendah, 3 Rumah Warga di Pontianak Rusak
Saat latihan Senin lalu, kata dia, pilot helikopter menemukan tempat untuk pendaratan darurat. &quot;Namun saat mau take off lagi, karena kalau take off inikan memang tekanan putaran baling-balingnya besar, jadi membuat ada beberapa seng rumah penduduk itu terangkat,&quot; tuturnya.
Palito mengatakan latihan pendaratan darurat itu dilakukan sudah sesuai prosedur. &quot;Intinya kita sudah melakukan sesuai prosedur dan itu memang latihan yang sering dilakukan, hanya kebetulan kemarin dekat rumah penduduk saja,&amp;rdquo; ujarnya.
Terkait rumah warga yang rusak, dia mengatakan, pihaknya sudah mengganti rugi dan memperbaikinya.
&amp;ldquo;Kemarin kita sudah selesaikan dengan penduduk di sana dan penduduk juga berterima kasih sudah dilakukan perbaikan,&quot; kata Palito.
Sebelumnya ada tiga rumah warga di Jalan Dharma Putra, Kelurahan Siantan Hilir, Pontianak rusak diterjang angin dari baling-baling helikopter yang terbang rendah. Atap seng rumah itu beterbangan.
&quot;Helikopternya besar, anginnya kuat. Perabotan dapur saya yang di luar tercampak. Dahan pohon-pohon juga kena ke jendela (rumah). Saat saya mengintip, atap seng dapur juga sudah beterbangan. Saya terkejut,&quot; kata Juliana, seorang korban yang rumahnya rusak.
&quot;Saya lihat seng sudah beterbangan dan tercampak. Saya ketakutan dan cepat selamatkan anak. Ternyata rumah tetangga juga begitu,&quot; lajut Juliana.
</description><content:encoded>PONTIANAK &amp;ndash; Tiga rumah warga di Jalan Dharma Putra, Kelurahan Siantan Hilir, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat rusak diterjang angin dari baling-baling helikopter yang terbang rendah, Senin 28 Oktober 2019. Helikopter itu ternyata dari Lanud Supadio Pontianak yang sedang latihan mendarat darurat.
&quot;Kemarin itu sedang melakukan latihan pendaratan darurat. Itu adalah salah satu latihan yang dibutuhkan untuk melihat tempat pendaratan darurat,&quot; kata Komandan Lanud Supadio, Marsekal Pertama Palito Sitorus kepada wartawan, Rabu (30/10/2019).
Menurutnya latihan mendarat darurat itu sering dilakukan TNI AU untuk mempersiapkan bilamana terjadi hal-hal terburuk saat penerbangan.
Palito mengakui ada rumah warga yang rusak di mana atap sengnya beterbangan saat helikopter terbang rendah di permukiman.
Baca juga: Helikopter Terbang Rendah, 3 Rumah Warga di Pontianak Rusak
Saat latihan Senin lalu, kata dia, pilot helikopter menemukan tempat untuk pendaratan darurat. &quot;Namun saat mau take off lagi, karena kalau take off inikan memang tekanan putaran baling-balingnya besar, jadi membuat ada beberapa seng rumah penduduk itu terangkat,&quot; tuturnya.
Palito mengatakan latihan pendaratan darurat itu dilakukan sudah sesuai prosedur. &quot;Intinya kita sudah melakukan sesuai prosedur dan itu memang latihan yang sering dilakukan, hanya kebetulan kemarin dekat rumah penduduk saja,&amp;rdquo; ujarnya.
Terkait rumah warga yang rusak, dia mengatakan, pihaknya sudah mengganti rugi dan memperbaikinya.
&amp;ldquo;Kemarin kita sudah selesaikan dengan penduduk di sana dan penduduk juga berterima kasih sudah dilakukan perbaikan,&quot; kata Palito.
Sebelumnya ada tiga rumah warga di Jalan Dharma Putra, Kelurahan Siantan Hilir, Pontianak rusak diterjang angin dari baling-baling helikopter yang terbang rendah. Atap seng rumah itu beterbangan.
&quot;Helikopternya besar, anginnya kuat. Perabotan dapur saya yang di luar tercampak. Dahan pohon-pohon juga kena ke jendela (rumah). Saat saya mengintip, atap seng dapur juga sudah beterbangan. Saya terkejut,&quot; kata Juliana, seorang korban yang rumahnya rusak.
&quot;Saya lihat seng sudah beterbangan dan tercampak. Saya ketakutan dan cepat selamatkan anak. Ternyata rumah tetangga juga begitu,&quot; lajut Juliana.
</content:encoded></item></channel></rss>
