<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>HPS2019, Berikut Paparan Kebijakan yang Ditetapkan oleh Mentan SYL</title><description>Penyuluh itu otak nya Petani, Penyuluh itu kopassus nya pertanian.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/01/1/2124718/hps2019-berikut-paparan-kebijakan-yang-ditetapkan-oleh-mentan-syl</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/11/01/1/2124718/hps2019-berikut-paparan-kebijakan-yang-ditetapkan-oleh-mentan-syl"/><item><title>HPS2019, Berikut Paparan Kebijakan yang Ditetapkan oleh Mentan SYL</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/01/1/2124718/hps2019-berikut-paparan-kebijakan-yang-ditetapkan-oleh-mentan-syl</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/11/01/1/2124718/hps2019-berikut-paparan-kebijakan-yang-ditetapkan-oleh-mentan-syl</guid><pubDate>Jum'at 01 November 2019 18:32 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/01/1/2124718/hps2019-berikut-paparan-kebijakan-yang-ditetapkan-oleh-mentan-syl-IuEPRwC9A8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Dok. BPPSDM</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/01/1/2124718/hps2019-berikut-paparan-kebijakan-yang-ditetapkan-oleh-mentan-syl-IuEPRwC9A8.jpg</image><title>Foto: Dok. BPPSDM</title></images><description>KENDARI&amp;nbsp;- Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Dedi Nursyamsi berkesempatan menemui penyuluh di&amp;nbsp;sela-sela mengikuti rangkaian acara HPS2019 di Kendari.
Di depan penyuluh wilayah sulawesi tenggara, Dedi Nursyamsi memotivasi para penyuluh sekaligus memaparkan arah kebijakan pertanian yang ditetapkan oleh mentan SYL
&amp;ldquo;Penyuluh itu otak nya Petani, Penyuluh itu kopassus nya pertanian itu yang pertama di sampaikan Menteri Pertanian SYL, kalau penyuluh nya hebat petani nya juga hebat, begitu juga sebaliknya,&quot; ujar Dedi.
Menurutnya, pembangunan pertanian memerlukan orang orang bermental kopasus.
&quot;Untuk itu penyuluh harus pintar, harus gesit harus cerdas apalagi sekarang problem nya makin kompleks,&quot; tutur Dedi.
Dedi yang menyampaikan pesan mentan, jadilah penyuluh yang di rindukan petani.
&quot;Mungkin gak kita gak pernah berkunjung ke petani dan di rindukan petani? Orang jawa bilang tresno jalaran suka kulino, cinta karena sering bersua berjumpa dan berkomunikasi,&quot; tegasnya.
&amp;ldquo;Kalau penyuluh aktif berkomunikasi dengan petani dari menanam sampai menjual produk saya yakin penyuluh akan di rindukan oleh petani,&quot; lanjut Dedi.
Dedi mengatakan, tugas mulia untuk insan pertanian yang bertangung jawab untuk menyediakan pangan kepada 260 juta penduduk. Instruksi Mentan ada Dua hal yang akan di kerjakan oleh insan pertanian indonesia
&quot;Kita sebagai insan pertanian harus menjalankan kebijakan satu data jadi kedepan tidak ada lagi data yang berbeda data harus satu padu. Akurasi data menentukan kebijakan yang tepat yang akan di ambil,&quot; ungkapnya.
Selain itu, tahap selanjutnya akan di bangun Agriculture War Room yang berisi data pertanian seluruh Indonesia. Kostratani (Komando Strategis Pembangunan Pertanian Tingkat Kecamatan)&amp;nbsp;yang mengirim data dari daerah ke pusat.
&quot;Siapa pasukan nya? BPP yang di dalam nya ada penyuluh, maka dari itu perlu ditingkatkan fungsi BPP,&quot; ujar Dedi.
Sealnjutnya, BPP akan di revitalisasi menjadi Konstratani pasukan nya di perkuat dengan sdm yang menguasai IT harus ada komputer, internet,drone untuk keperluan pertanian. Tiap konstrantani akan di perkuat brigade brigade yang sesuai dengan potensi wilayah, contoh kalau memang potensi nya peternakan maka di perlukan penyuluh peternakan dan sebagainya.
&quot;Dengan keterbatasan yang ada bukan halangan untuk bekerja maksimal bekerja untuk menjadi penyuluh yang di rindukan oleh petani, modal besar kita harus punya tekad,&quot; tegas Dedi. (adv) (Wil)</description><content:encoded>KENDARI&amp;nbsp;- Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Dedi Nursyamsi berkesempatan menemui penyuluh di&amp;nbsp;sela-sela mengikuti rangkaian acara HPS2019 di Kendari.
Di depan penyuluh wilayah sulawesi tenggara, Dedi Nursyamsi memotivasi para penyuluh sekaligus memaparkan arah kebijakan pertanian yang ditetapkan oleh mentan SYL
&amp;ldquo;Penyuluh itu otak nya Petani, Penyuluh itu kopassus nya pertanian itu yang pertama di sampaikan Menteri Pertanian SYL, kalau penyuluh nya hebat petani nya juga hebat, begitu juga sebaliknya,&quot; ujar Dedi.
Menurutnya, pembangunan pertanian memerlukan orang orang bermental kopasus.
&quot;Untuk itu penyuluh harus pintar, harus gesit harus cerdas apalagi sekarang problem nya makin kompleks,&quot; tutur Dedi.
Dedi yang menyampaikan pesan mentan, jadilah penyuluh yang di rindukan petani.
&quot;Mungkin gak kita gak pernah berkunjung ke petani dan di rindukan petani? Orang jawa bilang tresno jalaran suka kulino, cinta karena sering bersua berjumpa dan berkomunikasi,&quot; tegasnya.
&amp;ldquo;Kalau penyuluh aktif berkomunikasi dengan petani dari menanam sampai menjual produk saya yakin penyuluh akan di rindukan oleh petani,&quot; lanjut Dedi.
Dedi mengatakan, tugas mulia untuk insan pertanian yang bertangung jawab untuk menyediakan pangan kepada 260 juta penduduk. Instruksi Mentan ada Dua hal yang akan di kerjakan oleh insan pertanian indonesia
&quot;Kita sebagai insan pertanian harus menjalankan kebijakan satu data jadi kedepan tidak ada lagi data yang berbeda data harus satu padu. Akurasi data menentukan kebijakan yang tepat yang akan di ambil,&quot; ungkapnya.
Selain itu, tahap selanjutnya akan di bangun Agriculture War Room yang berisi data pertanian seluruh Indonesia. Kostratani (Komando Strategis Pembangunan Pertanian Tingkat Kecamatan)&amp;nbsp;yang mengirim data dari daerah ke pusat.
&quot;Siapa pasukan nya? BPP yang di dalam nya ada penyuluh, maka dari itu perlu ditingkatkan fungsi BPP,&quot; ujar Dedi.
Sealnjutnya, BPP akan di revitalisasi menjadi Konstratani pasukan nya di perkuat dengan sdm yang menguasai IT harus ada komputer, internet,drone untuk keperluan pertanian. Tiap konstrantani akan di perkuat brigade brigade yang sesuai dengan potensi wilayah, contoh kalau memang potensi nya peternakan maka di perlukan penyuluh peternakan dan sebagainya.
&quot;Dengan keterbatasan yang ada bukan halangan untuk bekerja maksimal bekerja untuk menjadi penyuluh yang di rindukan oleh petani, modal besar kita harus punya tekad,&quot; tegas Dedi. (adv) (Wil)</content:encoded></item></channel></rss>
