<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Tina Toon: Kepala Bappeda Mundur Bukanlah Solusi, Tapi Perbaiki!   </title><description>Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDIP, Agustina Hermanto alias Tina Toon mengaku kaget, setelah mendengar Kepala Bappeda mundur.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/02/338/2124896/tina-toon-kepala-bappeda-mundur-bukanlah-solusi-tapi-perbaiki</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/11/02/338/2124896/tina-toon-kepala-bappeda-mundur-bukanlah-solusi-tapi-perbaiki"/><item><title> Tina Toon: Kepala Bappeda Mundur Bukanlah Solusi, Tapi Perbaiki!   </title><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/02/338/2124896/tina-toon-kepala-bappeda-mundur-bukanlah-solusi-tapi-perbaiki</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/11/02/338/2124896/tina-toon-kepala-bappeda-mundur-bukanlah-solusi-tapi-perbaiki</guid><pubDate>Sabtu 02 November 2019 10:48 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Fardiansyah </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/02/338/2124896/tina-toon-kepala-bappeda-mundur-bukanlah-solusi-tapi-perbaiki-Dg8b2M5DDF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anggota Komisi A DPRD DKI, Tina Toon (foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/02/338/2124896/tina-toon-kepala-bappeda-mundur-bukanlah-solusi-tapi-perbaiki-Dg8b2M5DDF.jpg</image><title>Anggota Komisi A DPRD DKI, Tina Toon (foto: Okezone.com)</title></images><description>
JAKARTA - Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDIP, Agustina Hermanto alias Tina Toon mengaku kaget, setelah mendengar Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda), Sri Mahendra mengundurkan diri secara tiba-tiba.

&quot;Aku baru dengar berita, aku kaget. Kok mundur,&quot; katanya kepada Okezone, Sabtu (2/11/2019).
&amp;nbsp;Baca juga: Anies: Sistem E-Budgeting Bukan Diganti, tapi Di-upgrade
Padahal, tidak lama lagi akan ada agenda pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS), dan harus segera di ketok APBD. Sementara Bappeda salah satu badan yang cukup bertanggung jawab.

&quot;Engga lama lagi kita harus ketok APBD dan Bappeda itu salah satu badan yang bertanggung jawab dan central dalam pembahasa KUA-PPAS dan APBD,&quot; tuturnya.

&quot;Solusinya bukan mengundurkan diri tapi memperbaiki,&quot; sambungnya.
Baca juga: Anies: Edy Belum Sampaikan Langsung Pengunduran Diri sebagai Kadisparbud DKI
Pelantun lagu Bolo-bolo ini mengaku, sebelumnya dirinya sempat menyoroti Bappeda dalam di sebuah rapat di Gedung DPRD. Saat itu ia mempertanyakan banyak hal terkait banyaknya kejanggalan dalam anggaran yang diajukan.

&quot;Nah jadi untuk yang kepala Bappeda itu kemarin untuk komisi A. Sempat kita undang SKPD semua salah satunya Bappeda untuk membahas KUA-PPAS, nah memang Bappeda ini salah satu yang dikritisi,&quot; ungkapnya.

Diungkapnya dalam menyoroti dari temuannya adalah anggaran depisit 2019, terlebih lagi yang paling menonjol banyaknya anggaran yang besar.

&quot;Yang tidak masuk akal ya, kayak lem dan pulpen dan lain-lain. Makanya ketika itu diluar sana rame soal anggaran itu yang paling dicari adalah Bappeda, karena kenapa semua anggaran itu kan balik lagi ada koordinasi dengan Bappeda,&quot; tutupnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDIP, Agustina Hermanto alias Tina Toon mengaku kaget, setelah mendengar Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda), Sri Mahendra mengundurkan diri secara tiba-tiba.

&quot;Aku baru dengar berita, aku kaget. Kok mundur,&quot; katanya kepada Okezone, Sabtu (2/11/2019).
&amp;nbsp;Baca juga: Anies: Sistem E-Budgeting Bukan Diganti, tapi Di-upgrade
Padahal, tidak lama lagi akan ada agenda pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS), dan harus segera di ketok APBD. Sementara Bappeda salah satu badan yang cukup bertanggung jawab.

&quot;Engga lama lagi kita harus ketok APBD dan Bappeda itu salah satu badan yang bertanggung jawab dan central dalam pembahasa KUA-PPAS dan APBD,&quot; tuturnya.

&quot;Solusinya bukan mengundurkan diri tapi memperbaiki,&quot; sambungnya.
Baca juga: Anies: Edy Belum Sampaikan Langsung Pengunduran Diri sebagai Kadisparbud DKI
Pelantun lagu Bolo-bolo ini mengaku, sebelumnya dirinya sempat menyoroti Bappeda dalam di sebuah rapat di Gedung DPRD. Saat itu ia mempertanyakan banyak hal terkait banyaknya kejanggalan dalam anggaran yang diajukan.

&quot;Nah jadi untuk yang kepala Bappeda itu kemarin untuk komisi A. Sempat kita undang SKPD semua salah satunya Bappeda untuk membahas KUA-PPAS, nah memang Bappeda ini salah satu yang dikritisi,&quot; ungkapnya.

Diungkapnya dalam menyoroti dari temuannya adalah anggaran depisit 2019, terlebih lagi yang paling menonjol banyaknya anggaran yang besar.

&quot;Yang tidak masuk akal ya, kayak lem dan pulpen dan lain-lain. Makanya ketika itu diluar sana rame soal anggaran itu yang paling dicari adalah Bappeda, karena kenapa semua anggaran itu kan balik lagi ada koordinasi dengan Bappeda,&quot; tutupnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
