<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Dorong Implementasi Outlook ASEAN Tentang Indo-Pasifik di Pleno KTT ASEAN</title><description></description><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/03/18/2125138/jokowi-dorong-implementasi-outlook-asean-tentang-indo-pasifik-di-pleno-ktt-asean</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/11/03/18/2125138/jokowi-dorong-implementasi-outlook-asean-tentang-indo-pasifik-di-pleno-ktt-asean"/><item><title>Jokowi Dorong Implementasi Outlook ASEAN Tentang Indo-Pasifik di Pleno KTT ASEAN</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/03/18/2125138/jokowi-dorong-implementasi-outlook-asean-tentang-indo-pasifik-di-pleno-ktt-asean</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/11/03/18/2125138/jokowi-dorong-implementasi-outlook-asean-tentang-indo-pasifik-di-pleno-ktt-asean</guid><pubDate>Minggu 03 November 2019 10:59 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/03/18/2125138/jokowi-dorong-melalui-implementasi-outlook-asean-tentang-indo-pasifik-di-pleno-ktt-asean-tWf8inrX3j.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Biro Pers Setpres.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/03/18/2125138/jokowi-dorong-melalui-implementasi-outlook-asean-tentang-indo-pasifik-di-pleno-ktt-asean-tWf8inrX3j.jpeg</image><title>Foto: Biro Pers Setpres.</title></images><description>BANGKOK - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengajak pemimpin negara-negara ASEAN untuk menguatkan kerja sama dan bekerja keras melindungi stabilitas dan kesejahteraan di kawasan, salah satunya dengan menindaklanjuti Outlook ASEAN mengenai Indo-Pasifik yang telah disepakati dalam KTT ke-34 ASEAN pada Juni 2019 lalu. Hal itu disampaikan Presiden Jokowi dalam pidatonya di sesi Pleno KTT ke-35 ASEAN yang digelar pada Sabtu, 2 November di Impact Exhibition and Convention Center, Bangkok, Thailand.
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi yang mendampingi Presiden dalam sesi pleno tersebut menyampaikan bahwa di tengah ketidakpastian perekonomian global, negara-negara ASEAN memiliki situasi yang jauh lebih baik bila dibandingkan dengan negara-negara di kawasan lain.
BACA JUGA: Presiden Jokowi Sampaikan Pandangannya Bagi Pemulihan Rakhine di Pleno KTT ASEAN
&quot;Kalau dibandingkan dengan kawasan lain, Asia Tenggara situasinya masih jauh lebih baik. Baik dilihat dari sisi stabilitas politik maupun dari sisi pertumbuhan ekonomi yang masih di atas pertumbuhan ekonomi dunia,&quot; ujarnya dalam keterangan resmi di Hotel Grand Hyatt Erawan, Bangkok.
&quot;Tantangan kita adalah bagaimana Outlook ini dapat diimplementasikan segera. Outlook tersebut merupakan cara pandang ASEAN untuk menjadikan kawasan Indo-Pasifik menjadi kawasan stabil, damai, dan sejahtera,&quot; tutur Retno.
Dia menjelaskan bahwa ada empat bidang kerja sama yang termuat di dalam Outlook ASEAN mengenai Indo-Pasifik yaitu maritim, konektivitas, Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), dan kerja sama ekonomi lainnya.
&amp;ldquo;Sekarang saatnya bagi ASEAN memegang peran untuk menindaklanjuti empat kerja sama itu,&quot; sambungnya.
BACA JUGA: Mahfud MD Bicara Soal Terorisme di Forum Keamanan ASEAN
Terkait hal tersebut, Retno mengatakan bahwa dalam pertemuan itu Presiden Joko Widodo juga menyampaikan gagasannya untuk menggelar &quot;Indo-Pacific  Infrastructure and Connectivity Forum&quot; pada tahun 2020 mendatang. Indonesia berpandangan bahwa peningkatan konektivitas dan infrastruktur di negara-negara ASEAN akan meningkatkan kemakmuran kawasan.
&quot;Ini adalah bentuk implementasi dari ASEAN Outlook on Indo-Pacific,&quot; ujarnya.
Melalui inisiatif tersebut, Indonesia berharap agar pada akhirnya ASEAN dapat terus melaju dan menjadi lokomotif pengembangan kerja sama di kawasan Indo-Pasifik. Dengan itu keberadaan ASEAN menjadi terus relevan bagi rakyatnya dan dunia.</description><content:encoded>BANGKOK - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengajak pemimpin negara-negara ASEAN untuk menguatkan kerja sama dan bekerja keras melindungi stabilitas dan kesejahteraan di kawasan, salah satunya dengan menindaklanjuti Outlook ASEAN mengenai Indo-Pasifik yang telah disepakati dalam KTT ke-34 ASEAN pada Juni 2019 lalu. Hal itu disampaikan Presiden Jokowi dalam pidatonya di sesi Pleno KTT ke-35 ASEAN yang digelar pada Sabtu, 2 November di Impact Exhibition and Convention Center, Bangkok, Thailand.
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi yang mendampingi Presiden dalam sesi pleno tersebut menyampaikan bahwa di tengah ketidakpastian perekonomian global, negara-negara ASEAN memiliki situasi yang jauh lebih baik bila dibandingkan dengan negara-negara di kawasan lain.
BACA JUGA: Presiden Jokowi Sampaikan Pandangannya Bagi Pemulihan Rakhine di Pleno KTT ASEAN
&quot;Kalau dibandingkan dengan kawasan lain, Asia Tenggara situasinya masih jauh lebih baik. Baik dilihat dari sisi stabilitas politik maupun dari sisi pertumbuhan ekonomi yang masih di atas pertumbuhan ekonomi dunia,&quot; ujarnya dalam keterangan resmi di Hotel Grand Hyatt Erawan, Bangkok.
&quot;Tantangan kita adalah bagaimana Outlook ini dapat diimplementasikan segera. Outlook tersebut merupakan cara pandang ASEAN untuk menjadikan kawasan Indo-Pasifik menjadi kawasan stabil, damai, dan sejahtera,&quot; tutur Retno.
Dia menjelaskan bahwa ada empat bidang kerja sama yang termuat di dalam Outlook ASEAN mengenai Indo-Pasifik yaitu maritim, konektivitas, Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), dan kerja sama ekonomi lainnya.
&amp;ldquo;Sekarang saatnya bagi ASEAN memegang peran untuk menindaklanjuti empat kerja sama itu,&quot; sambungnya.
BACA JUGA: Mahfud MD Bicara Soal Terorisme di Forum Keamanan ASEAN
Terkait hal tersebut, Retno mengatakan bahwa dalam pertemuan itu Presiden Joko Widodo juga menyampaikan gagasannya untuk menggelar &quot;Indo-Pacific  Infrastructure and Connectivity Forum&quot; pada tahun 2020 mendatang. Indonesia berpandangan bahwa peningkatan konektivitas dan infrastruktur di negara-negara ASEAN akan meningkatkan kemakmuran kawasan.
&quot;Ini adalah bentuk implementasi dari ASEAN Outlook on Indo-Pacific,&quot; ujarnya.
Melalui inisiatif tersebut, Indonesia berharap agar pada akhirnya ASEAN dapat terus melaju dan menjadi lokomotif pengembangan kerja sama di kawasan Indo-Pasifik. Dengan itu keberadaan ASEAN menjadi terus relevan bagi rakyatnya dan dunia.</content:encoded></item></channel></rss>
