<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Usul Istilah Radikalisme Diganti Manipulator Agama, Ini Penjelasan Wamenag</title><description>Perubahan istilah ini merupakan semangat Presiden Jokowi untuk menghadirkan pemahaman agama yang benar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/03/337/2125155/jokowi-usul-istilah-radikalisme-diganti-manipulator-agama-ini-penjelasan-wamenag</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/11/03/337/2125155/jokowi-usul-istilah-radikalisme-diganti-manipulator-agama-ini-penjelasan-wamenag"/><item><title>Jokowi Usul Istilah Radikalisme Diganti Manipulator Agama, Ini Penjelasan Wamenag</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/03/337/2125155/jokowi-usul-istilah-radikalisme-diganti-manipulator-agama-ini-penjelasan-wamenag</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/11/03/337/2125155/jokowi-usul-istilah-radikalisme-diganti-manipulator-agama-ini-penjelasan-wamenag</guid><pubDate>Minggu 03 November 2019 12:25 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/03/337/2125155/jokowi-usul-istilah-radikalisme-diganti-manipulator-agama-ini-penjelasan-wamenag-e99RSWHYjy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi mengusulkan istilah radikalisme diganti manipulator agama. (Foto: Biro Pers Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/03/337/2125155/jokowi-usul-istilah-radikalisme-diganti-manipulator-agama-ini-penjelasan-wamenag-e99RSWHYjy.jpg</image><title>Presiden Jokowi mengusulkan istilah radikalisme diganti manipulator agama. (Foto: Biro Pers Setpres)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa'adi memberikan penjelasan ihwal istilah 'manipulator agama' yang diusulkan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Istilah ini diungkapkan Kepala Negara untuk mengganti sebutan &amp;lsquo;radikalisme&amp;rsquo;.
Zainut mengatakan, perubahan istilah ini merupakan semangat Presiden Jokowi untuk menghadirkan pemahaman agama yang benar. Agama hadir untuk memberikan kedamaian bagi seluruh umat.
&quot;Saya kira itu yang harus dipahami adalah semangat Pak Presiden agar memahami agama itu dalam konteks yang benar,&quot; katanya di Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (3/11/2019).
Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu tidak masalah dengan perubahan sebutan radikalisme jadi manipulator agama. Menurut dia agama harus dapat menghadirkan kedamaian dan penyalahgunaan agama harus ditolak bersama.
&quot;Ya apa pun istilahnya, apakah itu manipulator agama, apakah perusuh agama yang ingin menciptakan situasi yang bisa mencerai beraikan bangsa Indonesia itu harus kita tolak bersama,&quot; tegas Zainut.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Jokowi mengusulkan agar istilah radikalisme diubah menjadi manipulator agama. Menurut Kepala Negara, radikalisme harus dicegah dan ditangkal agar tidak meluas.
&quot;Terakhir saya lupa tadi harus ada upaya yang serius untuk mencegah meluasnya, dengan apa yang sekarang ini banyak disebut yaitu mengenai radikalisme. Atau mungkin enggak tahu, apakah ada istilah lain yang bisa kita gunakan, misalnya manipulator agama,&quot; ujar Jokowi dalam ratas penyampaian program dan kegiatan di bidang Polhukam di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis 31 Oktober 2019.
</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa'adi memberikan penjelasan ihwal istilah 'manipulator agama' yang diusulkan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Istilah ini diungkapkan Kepala Negara untuk mengganti sebutan &amp;lsquo;radikalisme&amp;rsquo;.
Zainut mengatakan, perubahan istilah ini merupakan semangat Presiden Jokowi untuk menghadirkan pemahaman agama yang benar. Agama hadir untuk memberikan kedamaian bagi seluruh umat.
&quot;Saya kira itu yang harus dipahami adalah semangat Pak Presiden agar memahami agama itu dalam konteks yang benar,&quot; katanya di Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (3/11/2019).
Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu tidak masalah dengan perubahan sebutan radikalisme jadi manipulator agama. Menurut dia agama harus dapat menghadirkan kedamaian dan penyalahgunaan agama harus ditolak bersama.
&quot;Ya apa pun istilahnya, apakah itu manipulator agama, apakah perusuh agama yang ingin menciptakan situasi yang bisa mencerai beraikan bangsa Indonesia itu harus kita tolak bersama,&quot; tegas Zainut.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Jokowi mengusulkan agar istilah radikalisme diubah menjadi manipulator agama. Menurut Kepala Negara, radikalisme harus dicegah dan ditangkal agar tidak meluas.
&quot;Terakhir saya lupa tadi harus ada upaya yang serius untuk mencegah meluasnya, dengan apa yang sekarang ini banyak disebut yaitu mengenai radikalisme. Atau mungkin enggak tahu, apakah ada istilah lain yang bisa kita gunakan, misalnya manipulator agama,&quot; ujar Jokowi dalam ratas penyampaian program dan kegiatan di bidang Polhukam di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis 31 Oktober 2019.
</content:encoded></item></channel></rss>
