<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kapolri Idham Azis Janji Tuntaskan Kasus Novel Baswedan di Hadapan Ketua KPK</title><description>Kapolri berjanji akan menuntaskan kasus teror penyiraman air keras yang menimpa penyidik senior KPK, Novel Baswedan</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/04/337/2125567/kapolri-idham-azis-janji-tuntaskan-kasus-novel-baswedan-di-hadapan-ketua-kpk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/11/04/337/2125567/kapolri-idham-azis-janji-tuntaskan-kasus-novel-baswedan-di-hadapan-ketua-kpk"/><item><title>Kapolri Idham Azis Janji Tuntaskan Kasus Novel Baswedan di Hadapan Ketua KPK</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/04/337/2125567/kapolri-idham-azis-janji-tuntaskan-kasus-novel-baswedan-di-hadapan-ketua-kpk</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/11/04/337/2125567/kapolri-idham-azis-janji-tuntaskan-kasus-novel-baswedan-di-hadapan-ketua-kpk</guid><pubDate>Senin 04 November 2019 16:28 WIB</pubDate><dc:creator>Arie Dwi Satrio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/04/337/2125567/kapolri-idham-azis-janji-tuntaskan-kasus-novel-baswedan-di-hadapan-ketua-kpk-HAJC9GvcN0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapolri Idham Azis (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/04/337/2125567/kapolri-idham-azis-janji-tuntaskan-kasus-novel-baswedan-di-hadapan-ketua-kpk-HAJC9GvcN0.jpg</image><title>Kapolri Idham Azis (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kapolri Jenderal Idham Azis berjanji akan menuntaskan kasus teror penyiraman air keras yang menimpa penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan. Menurut Idham Azis, janjinya tersebut sudah pernah diungkapkan saat mengikuti fit and proper tes sebagai Kapolri, beberapa waktu lalu.
Demikian ditegaskan Idham Azis saat bertemu dengan Ketua KPK, Agus Rahardjo, di kantor lembaga antirasuah, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (4/11/2019). Idham Azis bertemu dengan pimpinan KPK dengan tujuan silaturahmi setelah resmi menjabat Kapolri.
&quot;&amp;lrm;Saya pernah mengatakan secepatnya nanti saya akan memilih Kabareskrim namun di dalam Polri itu ada yang namanya Wanjakti. Wanjakti ini Dewan Kebijaksanaan Tertinggi yang dipimpin Bapak Wakapolri, tentu nanti kami akan cari perwira yang terbaik, tetapi komitmennya adalah secepatnya. Kalau sudah itu kami akan mengungkap baik kasus Novel Baswedan maupun kasus-kasus yang menjadi atensi yang terjadi di KPK,&quot; kata Idham Azis.

Baca Juga: Tantangan Kapolri Idham Azis, Kasus Novel Baswedan hingga Radikalisme
Mantan Kabareskrim Polri tersebut juga berharap kedepannya Korps Bhayangkara dan lembaga antirasuah bisa lebih bersinergi dalam segala hal, baik penindakan maupun pencegahan tindak pidana korupsi.
Dalam pertemuan tersebut, Idham Azis didampingi oleh Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Muhammad Iqbal. Sementara Agus Rahardjo, didampingi oleh Juru Bicara KPK, Febri Diansyah.
Iqbal menjelaskan bahwa Ketua KPK, Agus Rahardjo merupakan sosok kedua yang ditemui oleh Idham Azis pasca-dilantik sebagai Kapolri setelah sebelumnya bertemu dengan Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto. Hal ini, kata Iqbal, menunjukkan keseriusan Polri untuk bersinergi dengan KPK.
&quot;Ini menunjukkan pesan bahwa beliau sangat ingin men-support dan membantu tugas-tugas KPK secara lembaga ini yang harus digarisbawahi,&quot; kata Iqbal.Iqbal  juga menyinggung perkara Novel yang notabene masih menjadi pekerjaan  rumah (PR) bagi institusinya. Iqbal mengakui bahwa sampai dengan hari  ini, pihaknya belum menemukan pelaku maupun dalang penyiraman air keras  terhadap Novel Baswedan.
&quot;Sering saya sampaikan bahwa setiap kasus  mempunyai tingkat kesulitan yang beda, tetapi juga saya sampaikan  beberapa hari yang lalu ada temuan-temuan yang sangat signifikan yang  sudah didapat oleh tim pencari fakta atau tim teknis pencari fakta,&quot;  ujarnya.
&quot;Tim teknis mencari fakta ini kerja sangat tertutup  karena berbeda sekali dengan tim pencari fakta yang terbuka, kaami  lakukan teknik-teknik kepolisian yang spesifik under cover by dan  sebagainya,&quot; kata Iqbal menambahkan.
Sekadar informasi, Novel  Baswedan diserang dengan siraman air keras usai sholat subuh pada 11  April 2017 lalu, oleh orang tidak dikenal. Satu hari kemudian, Novel  dilarikan ke RS di Singapura untuk mendapatkan tindakan medis.
Novel  mengalami kerusakan di bagian mata cukup parah akibat disiram air  keras. Ia hampir buta. Namun, hingga saat ini belum ada titik terang  siapa pelaku maupun dalang penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan.</description><content:encoded>JAKARTA - Kapolri Jenderal Idham Azis berjanji akan menuntaskan kasus teror penyiraman air keras yang menimpa penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan. Menurut Idham Azis, janjinya tersebut sudah pernah diungkapkan saat mengikuti fit and proper tes sebagai Kapolri, beberapa waktu lalu.
Demikian ditegaskan Idham Azis saat bertemu dengan Ketua KPK, Agus Rahardjo, di kantor lembaga antirasuah, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (4/11/2019). Idham Azis bertemu dengan pimpinan KPK dengan tujuan silaturahmi setelah resmi menjabat Kapolri.
&quot;&amp;lrm;Saya pernah mengatakan secepatnya nanti saya akan memilih Kabareskrim namun di dalam Polri itu ada yang namanya Wanjakti. Wanjakti ini Dewan Kebijaksanaan Tertinggi yang dipimpin Bapak Wakapolri, tentu nanti kami akan cari perwira yang terbaik, tetapi komitmennya adalah secepatnya. Kalau sudah itu kami akan mengungkap baik kasus Novel Baswedan maupun kasus-kasus yang menjadi atensi yang terjadi di KPK,&quot; kata Idham Azis.

Baca Juga: Tantangan Kapolri Idham Azis, Kasus Novel Baswedan hingga Radikalisme
Mantan Kabareskrim Polri tersebut juga berharap kedepannya Korps Bhayangkara dan lembaga antirasuah bisa lebih bersinergi dalam segala hal, baik penindakan maupun pencegahan tindak pidana korupsi.
Dalam pertemuan tersebut, Idham Azis didampingi oleh Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Muhammad Iqbal. Sementara Agus Rahardjo, didampingi oleh Juru Bicara KPK, Febri Diansyah.
Iqbal menjelaskan bahwa Ketua KPK, Agus Rahardjo merupakan sosok kedua yang ditemui oleh Idham Azis pasca-dilantik sebagai Kapolri setelah sebelumnya bertemu dengan Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto. Hal ini, kata Iqbal, menunjukkan keseriusan Polri untuk bersinergi dengan KPK.
&quot;Ini menunjukkan pesan bahwa beliau sangat ingin men-support dan membantu tugas-tugas KPK secara lembaga ini yang harus digarisbawahi,&quot; kata Iqbal.Iqbal  juga menyinggung perkara Novel yang notabene masih menjadi pekerjaan  rumah (PR) bagi institusinya. Iqbal mengakui bahwa sampai dengan hari  ini, pihaknya belum menemukan pelaku maupun dalang penyiraman air keras  terhadap Novel Baswedan.
&quot;Sering saya sampaikan bahwa setiap kasus  mempunyai tingkat kesulitan yang beda, tetapi juga saya sampaikan  beberapa hari yang lalu ada temuan-temuan yang sangat signifikan yang  sudah didapat oleh tim pencari fakta atau tim teknis pencari fakta,&quot;  ujarnya.
&quot;Tim teknis mencari fakta ini kerja sangat tertutup  karena berbeda sekali dengan tim pencari fakta yang terbuka, kaami  lakukan teknik-teknik kepolisian yang spesifik under cover by dan  sebagainya,&quot; kata Iqbal menambahkan.
Sekadar informasi, Novel  Baswedan diserang dengan siraman air keras usai sholat subuh pada 11  April 2017 lalu, oleh orang tidak dikenal. Satu hari kemudian, Novel  dilarikan ke RS di Singapura untuk mendapatkan tindakan medis.
Novel  mengalami kerusakan di bagian mata cukup parah akibat disiram air  keras. Ia hampir buta. Namun, hingga saat ini belum ada titik terang  siapa pelaku maupun dalang penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan.</content:encoded></item></channel></rss>
