<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Desak Buka Draf KUA-PPAS, Ketua DPRD DKI Akan Surati Anies</title><description>Ketua DPRD DKI Jakarta akan menyurati Gubernur Anies Baswedan untuk mendesak dibukanya draf KUA-PPAS ke hadapan publik.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/05/338/2125940/desak-buka-draf-kua-ppas-ketua-dprd-dki-akan-surati-anies</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/11/05/338/2125940/desak-buka-draf-kua-ppas-ketua-dprd-dki-akan-surati-anies"/><item><title>Desak Buka Draf KUA-PPAS, Ketua DPRD DKI Akan Surati Anies</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/05/338/2125940/desak-buka-draf-kua-ppas-ketua-dprd-dki-akan-surati-anies</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/11/05/338/2125940/desak-buka-draf-kua-ppas-ketua-dprd-dki-akan-surati-anies</guid><pubDate>Selasa 05 November 2019 13:35 WIB</pubDate><dc:creator>Sarah Hutagaol</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/05/338/2125940/desak-buka-draf-kua-ppas-ketua-dprd-dki-akan-surati-anies-t3CNuy2KTq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi. (Foto: Dok Okezone/Heru Haryono)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/05/338/2125940/desak-buka-draf-kua-ppas-ketua-dprd-dki-akan-surati-anies-t3CNuy2KTq.jpg</image><title>Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi. (Foto: Dok Okezone/Heru Haryono)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi mendesak Gubernur Anies Rasyid Baswedan beserta jajaran membuka draf dokumen Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2020 ke publik.
Pasalnya, menurut politikus PDIP ini, hak penganggaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjadi tanggung jawabnya sebagai pimpinan legislatif. Maka, dia mengajak seluruh pihak membahas anggaran janggal itu bersama-sama.
Baca juga:   DPRD DKI Jakarta Setujui Anggaran Rp3 Miliar untuk Air Bersih&amp;nbsp;
 
&quot;Tapi di sini saya akan menyampaikan bahwa saya juga mendesak agar Gubernur membuka draf KUA-PPAS Tahun 2020 seluruhnya,&quot; ucap Prasetyo di Kompleks DPRD DKI Jakarta, Kebon Sirih, Selasa (5/11/2019).

&quot;Kalau ada anggaran yang dianggap janggal, mari kita luruskan dengan pembahasan bersama, agar anggaran tersebut matang dan bisa dipertanggungjawabkan,&quot; tambahnya.
Baca juga:   Anies Minta Rp10 Miliar untuk Konsultan Pembangunan ITF, DPRD Potong Jadi Rp6 Miliar&amp;nbsp;
 
Oleh karena itu, Prasetyo berencana mengirim surat ke Anies untuk mendesak dibukanya draf KUA-PPAS Tahun Anggaran 2020 ke publik.
&quot;Saya akan kirimkan surat ke Gubernur agar dokumen tersebut dibuka, agar kita bahas bersama, dan sahkan sesuai dengan ketentuan,&quot; ungkap Prasetyo.Sementara Ketua Fraksi PSI Idris Ahmad mengungkapkan pihaknya juga akan kembali menyurati Anies untuk membuka KUA-PPAS 2020. Dia mengungkapkan ini merupakan surat keempat yang dikirim pihaknya.
&quot;Kami akan terus mendorong. Pasti akan terus kami minta untuk dipublikasikan,&quot; kata Idris beberapa waktu lalu.
Baca juga:   Masuk Musim Hujan, Gubernur Anies Perkenalkan Aplikasi JAKI&amp;nbsp;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi mendesak Gubernur Anies Rasyid Baswedan beserta jajaran membuka draf dokumen Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2020 ke publik.
Pasalnya, menurut politikus PDIP ini, hak penganggaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjadi tanggung jawabnya sebagai pimpinan legislatif. Maka, dia mengajak seluruh pihak membahas anggaran janggal itu bersama-sama.
Baca juga:   DPRD DKI Jakarta Setujui Anggaran Rp3 Miliar untuk Air Bersih&amp;nbsp;
 
&quot;Tapi di sini saya akan menyampaikan bahwa saya juga mendesak agar Gubernur membuka draf KUA-PPAS Tahun 2020 seluruhnya,&quot; ucap Prasetyo di Kompleks DPRD DKI Jakarta, Kebon Sirih, Selasa (5/11/2019).

&quot;Kalau ada anggaran yang dianggap janggal, mari kita luruskan dengan pembahasan bersama, agar anggaran tersebut matang dan bisa dipertanggungjawabkan,&quot; tambahnya.
Baca juga:   Anies Minta Rp10 Miliar untuk Konsultan Pembangunan ITF, DPRD Potong Jadi Rp6 Miliar&amp;nbsp;
 
Oleh karena itu, Prasetyo berencana mengirim surat ke Anies untuk mendesak dibukanya draf KUA-PPAS Tahun Anggaran 2020 ke publik.
&quot;Saya akan kirimkan surat ke Gubernur agar dokumen tersebut dibuka, agar kita bahas bersama, dan sahkan sesuai dengan ketentuan,&quot; ungkap Prasetyo.Sementara Ketua Fraksi PSI Idris Ahmad mengungkapkan pihaknya juga akan kembali menyurati Anies untuk membuka KUA-PPAS 2020. Dia mengungkapkan ini merupakan surat keempat yang dikirim pihaknya.
&quot;Kami akan terus mendorong. Pasti akan terus kami minta untuk dipublikasikan,&quot; kata Idris beberapa waktu lalu.
Baca juga:   Masuk Musim Hujan, Gubernur Anies Perkenalkan Aplikasi JAKI&amp;nbsp;
</content:encoded></item></channel></rss>
