<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rapat di DPR, Panglima TNI Bahas Persiapan Hadapi Pilkada Serentak 2020</title><description>Komisi I DPR RI menggelar rapat perdana dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/06/337/2126377/rapat-di-dpr-panglima-tni-bahas-persiapan-hadapi-pilkada-serentak-2020</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/11/06/337/2126377/rapat-di-dpr-panglima-tni-bahas-persiapan-hadapi-pilkada-serentak-2020"/><item><title>Rapat di DPR, Panglima TNI Bahas Persiapan Hadapi Pilkada Serentak 2020</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/06/337/2126377/rapat-di-dpr-panglima-tni-bahas-persiapan-hadapi-pilkada-serentak-2020</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/11/06/337/2126377/rapat-di-dpr-panglima-tni-bahas-persiapan-hadapi-pilkada-serentak-2020</guid><pubDate>Rabu 06 November 2019 12:21 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/06/337/2126377/rapat-di-dpr-panglima-tni-bahas-persiapan-hadapi-pilkada-serentak-2020-Tf2SFy0khZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto rapat dengan Komisi I DPR. (Foto: Okezone.com/Harits Tryan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/06/337/2126377/rapat-di-dpr-panglima-tni-bahas-persiapan-hadapi-pilkada-serentak-2020-Tf2SFy0khZ.jpg</image><title>Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto rapat dengan Komisi I DPR. (Foto: Okezone.com/Harits Tryan)</title></images><description>JAKARTA - Komisi I DPR RI menggelar rapat perdana dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di ruang rapat Komisi I DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (6/11/2019).
Dalam kesempatan itu, Marsekal Hadi memaparkan soal kesiapan pihaknya membantu mengamankan Pilkada Serentak 2020 yang diselenggarakan di 270 daerah.
&amp;ldquo;Guna mengamankan pelaksanaan Pilkada serentak tersebut, TNI menyiagakan personel dan alutsista untuk perbantuan kepada Polri sesuai dengan Undang-Undang dan aturan yang berlaku,&amp;rdquo; ujar Hadi.
Pilkada serentak yang dilaksanakan di 270 daerah, terdiri dari 9 provinsi, 37 kota, dan 224 kabupaten. Adapaun tahapan pelaksanaan Pilkada serentak mulai tanggal 1 Oktober 2019 sampai dengan 23 September 2020.
Hadi mengatakan pihaknya sudah memperkirakan, ada daerah yang diperkirakan berpotensi konflik karena isu SARA, konflik horizontal dan politik uang.

&amp;ldquo;Adapun daerah yang diperkirakan berpotensi konflik karena isu SARA, konflik horizontal dan politik uang adalah wilayah Papua,&amp;rdquo; ucapnya.
Maka dari itu Hadi berkata, nantinya pasukan dari TNI seperti pada pemilu lalu akan bekerjasama dengan Polri demi menyukseskan pesta demokrasi itu dari adanya ancaman.
&amp;ldquo;Potensi kerawanan dalam pilkada terdapat pada aspek penyelenggaraan, aspek kontestasi dan aspek partisipasi,&amp;rdquo; ucapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Komisi I DPR RI menggelar rapat perdana dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di ruang rapat Komisi I DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (6/11/2019).
Dalam kesempatan itu, Marsekal Hadi memaparkan soal kesiapan pihaknya membantu mengamankan Pilkada Serentak 2020 yang diselenggarakan di 270 daerah.
&amp;ldquo;Guna mengamankan pelaksanaan Pilkada serentak tersebut, TNI menyiagakan personel dan alutsista untuk perbantuan kepada Polri sesuai dengan Undang-Undang dan aturan yang berlaku,&amp;rdquo; ujar Hadi.
Pilkada serentak yang dilaksanakan di 270 daerah, terdiri dari 9 provinsi, 37 kota, dan 224 kabupaten. Adapaun tahapan pelaksanaan Pilkada serentak mulai tanggal 1 Oktober 2019 sampai dengan 23 September 2020.
Hadi mengatakan pihaknya sudah memperkirakan, ada daerah yang diperkirakan berpotensi konflik karena isu SARA, konflik horizontal dan politik uang.

&amp;ldquo;Adapun daerah yang diperkirakan berpotensi konflik karena isu SARA, konflik horizontal dan politik uang adalah wilayah Papua,&amp;rdquo; ucapnya.
Maka dari itu Hadi berkata, nantinya pasukan dari TNI seperti pada pemilu lalu akan bekerjasama dengan Polri demi menyukseskan pesta demokrasi itu dari adanya ancaman.
&amp;ldquo;Potensi kerawanan dalam pilkada terdapat pada aspek penyelenggaraan, aspek kontestasi dan aspek partisipasi,&amp;rdquo; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
