<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>6 Aliran Sesat yang Bikin Heboh, Ajaran Kartu Surga hingga UFO di Monas</title><description>Maraknya kasus aliran sesat yang menggegerkan Indonesia akhir-akhir ini membuat masyarakat semakin resah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/07/337/2126841/6-aliran-sesat-yang-bikin-heboh-ajaran-kartu-surga-hingga-ufo-di-monas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/11/07/337/2126841/6-aliran-sesat-yang-bikin-heboh-ajaran-kartu-surga-hingga-ufo-di-monas"/><item><title>6 Aliran Sesat yang Bikin Heboh, Ajaran Kartu Surga hingga UFO di Monas</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/07/337/2126841/6-aliran-sesat-yang-bikin-heboh-ajaran-kartu-surga-hingga-ufo-di-monas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/11/07/337/2126841/6-aliran-sesat-yang-bikin-heboh-ajaran-kartu-surga-hingga-ufo-di-monas</guid><pubDate>Kamis 07 November 2019 12:03 WIB</pubDate><dc:creator>Debrinata Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/07/337/2126841/6-aliran-sesat-yang-bikin-heboh-ajaran-kartu-surga-hingga-ufo-di-monas-tHPbwGcUrU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/07/337/2126841/6-aliran-sesat-yang-bikin-heboh-ajaran-kartu-surga-hingga-ufo-di-monas-tHPbwGcUrU.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Maraknya kasus aliran sesat yang menggegerkan Indonesia akhir-akhir ini membuat masyarakat semakin resah. Pemimpin aliran sesat mengajarkan sejumlah hal yang menyimpang dari ajaran sebenarnya.

Pemimpin aliran tersebut membuat kelompok dan mencari banyak pengikut serta mengajarkan berbagai praktik di luar nalar. Beberapa pendirinya mengaku menjadi nabi, rasul, orang kudus, dan ada pula yang mengaku Tuhan.

Kasus terbaru terjadi di Gowa Sulawesi Selatan. Puang Lallang alias Mahaguru (74) mengaku sebagai rasul dan mengajarkan beberapa aturan yang dianggap sesat, diantaranya merevisi alquran hingga menyetorkan sejumlah uang demi &quot;Kartu Surga&quot; yang menjanjikan pengampunan dunia akhirat.

Bukan hanya di Gowa, Okezone coba merangkum beberapa kasus aliran sesat yang sempat menggemparkan Indonesia. Berikut rangkumannya:

1. Kerajaan Lia Eden



Lia Eden atau yang dikenal dengan nama Lia Aminudin membuat heboh masyarakat karena mengaku sebagai penyebar wahyu dari malaikat Jibril dan reinkarnasi Bunda Maria. Banyak hal yang menggegerkan dalam ajarannya.

Pada Agustus 1999 silam, Lia bersama 75 orang jemaah Salamullah melakukan ritual memerangi Ratu Pantai Selatan Nyi Roro Kidul. Ritual di bibir pantai Pelabuhan Ratu, Sukabumi, itu disebut Lia untuk membinasakan Nyi Roro Kidul, yang mereka anggap lambang kemusyrikan.

Hal lain yang menggemparkan terjadi pada Mei 2015, salah satunya soal kedatangan UFO. Dia sempat meminta izin kepada Presiden Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama, yang saat itu menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, untuk mendaratkan UFO itu di Monas.

Wanita yang mengaku Rasul Lia Eden ini juga mengingatkan tentang akhir zaman yang terjadi pada akhir Mei 2015. Disebutkan, UFO yang rencananya didaratkan di Monas itu, akan membawa Eden dan pengikutnya ke surga

Akibat penyataannya yang membuat resah banyak masyarakat pimpinan Kerajaan Tuhan Eden telah dua kali mendapat vonis hukuman penjara pada 2006 dan 2009 akibat kasus penistaan agama.

2. Satria Piningit Weteng Buwono

Agus Imam Solihin alias Agus Noro alias Papi, pemimpin aliran Satrio  Piningit Weteng Buwono Diketahui, telah menjalankan aliran Satrio  Piningit yang dinilai menyimpang dari ajaran Agama Islam. Agus juga  menyatakan dirinya sebagai Tuhan dihadapan jamaahnya dari tahun  2015-2016.



Ajaran Satrio Piningit tersebut menyatakan cukup mengingat Tuhan sama  dengan shalat. Selain itu, membayar zakat hanya wajib bagi yang sudah  bekerja. Agus juga pernah memerintahkan pasangan suami-istri untuk  melakukan persetubuhan secara beramai-ramai dalam satu ruangan.

Hakim menjatuhkan hukuman 2 tahun 6 bulan atau 2,5 tahun penjara  terhadap Agus Imam Solihin karena melanggar pasal 156 a tentang Penodaan  Agama.

3. Kerajaan Ubur-Ubur



Ajaran kerajaan ubur-ibur dinilai menyesatkan sebab, aktivitas  Kerjaan Ubur-ubur melaksanakan ritual zikir pada malam Jumat kemudian  diakhiri dengan nyayian dan tari-tarian. Mereka menganggap dengan  berzikir semalam suntuk dapat mempermudah membuka kunci harta karun yang  terpendam di Nusantara.

Aliran sesat ini dibentuk oleh pasangan suami istri bernama Rudi dan  Aisyah. Mereka dikenal warga tidak pernah salat berjamaah di masjid  ataupun musala dekat rumahnya. Pengikut aliran sesat itu mayoritas warga  Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Salah satu pemimpin kerajaan ini Aisyah menyebut dirinya sebagai Ratu   Kidul yang menganut agama Sunda Wiwitan, yang mengakui Alquran dan   Allah SWT. Namun, Aisyah mengatakan kalau Allah SWT memiliki makam   menyerupai petilasan. Hal lain yang membuat geger, Aisyah menjelaskan   hajar Aswad dianggap seperti kelamin perempuan dan Kakbah bukan kiblat   umat Muslim, tetapi tempat pemujaan berhala.

4. Ajaran Aliran Surga Adn



Ahmad Tantowi menyebarkan ajaran-ajaran yang jauh menyimpang ini   tidak mewajibkan para pengikutnya untuk melakukan shalat. Selain tidak   mewajibkan salat, aliran ini juga ajaran berinfak.

Para pengikutnya wajib menyetorkan setoran 10% dari penghasilan   mereka kepada sang pimpinan, lalu ada 10% potongan dari penghasilan   bulanan, setiap pengikutnya diwajibkan untuk menyetorkan uang rata-rata   Rp3-4 juta setiap bulan.

Orang-orang yang bukan pengikut Surga Adn dianggap kafir, dan harta   mereka boleh diambil sebagai harta rampasan perang (fa&amp;rsquo;i). Jika   pengikutnya tidak memberikan setoran, maka hal itu dianggap sebagai   utang yang harus dibayar di bulan berikutnya.

Salah satu ajaran yang sangat menghebohkan aliran ini adalah   kebebasan seksual. Sebagai seorang pimpinan, Tantowi boleh menggauli   pengikut perempuan manapun yang ia kehendaki. Untuk meyakinkan para   pengikutnya, Tantowi mengajarkan bahwa hubungan seksual itu adalah   bentuk ritual penyucian diri. Parahnya lagi, Tantowi merekam   adegan-adegan seksualnya dengan para pengikutnya.

Untuk lebih mengukuhkan dirinya sebagai pimpinan sekte sesat   tersebut, Ahmad Tantowi juga mengklaim dirinya sebagai penjelmaan Tuhan   yang bernama Al-Fikr. Ahmad Tantowi beserta 8 orang pengikutnya   ditangkap pada tahun 2010.

5. Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar)

Pada 14 Januari 2016, Bareskrim Polri menerima laporan tentang adanya    aliran sesat. Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) pimpinan Ahmad   Musadeq.  Kelompok ini mengklaim memiliki 50 ribu anggota. Puluhan ribu   anggota  itu tersebar di 12 wilayah negara Karunia Tuhan Semesta Alam   Nusantara  yang dibentuk oleh ketua umumnya, Mahful Muis Tumanurung.



Banyak warga dilaporkan hilang karena Gafatar, sehingga keberadaan    organisasi ini meresahkan masyarakat. Polri menganggap Gafatar berbahaya    karena mengusung ideologi yang menyimpang &amp;ndash;mengatasnamakan Islam dan    tidak sesuai dengan syariat agama Islam.

Gafatar mempermudah ritual agama, antara lain tidak perlu menunaikan    salat lima waktu dan puasa. Ritual tak lagi penting karena bagi mereka    yang utama ialah berbuat baik kepada sesama. Selain itu, Gafatar    meyakini Muhammad bukan nabi akhir zaman, sebab ada utusan terakhir,    yakni Ahmad Musadeq sendiri.

6. Aliran sesat Mahaguru Gowa Sulawesi selatan

Puang Lallang alias Mahaguru (74), seorang warga di Kabupaten Gowa    Sulawesi Selatan, telah menyebarkan aliran sesat dan menyesatkan ajaran    sesat yang disebarkan pelaku, dengan cara mendoktrin pengikutnya, lalu    menjanjikan keselamatan dunia dan akhirat.

Berawal dari 9 September pelaku mengangkat dirinya selaku maha guru atau rasul menjual kartu ke pengikutnya.



&quot;Untuk mendapatkan kartu surga para pengikut wajib membayar sebesar    Rp10 ribu sampai Rp50 ribu. Selain itu pengikut wajib membayar zakat    badan sebesar Rp5 ribu/kg yang dihitung berdasarkan berat badan semua    pengikut. Kemudian dana tersebut dikelola oleh pelaku maha guru,&quot; jelas    Shinto.

Akibat perbuatannya Puang Lallang alias Maha guru yang ditetapkan    sebagai tersangka terkait penistaan agama dan juga dijerat pidana    pencucian uang, juga telah menikahkan pengikutnya tanpa wali.
</description><content:encoded>JAKARTA - Maraknya kasus aliran sesat yang menggegerkan Indonesia akhir-akhir ini membuat masyarakat semakin resah. Pemimpin aliran sesat mengajarkan sejumlah hal yang menyimpang dari ajaran sebenarnya.

Pemimpin aliran tersebut membuat kelompok dan mencari banyak pengikut serta mengajarkan berbagai praktik di luar nalar. Beberapa pendirinya mengaku menjadi nabi, rasul, orang kudus, dan ada pula yang mengaku Tuhan.

Kasus terbaru terjadi di Gowa Sulawesi Selatan. Puang Lallang alias Mahaguru (74) mengaku sebagai rasul dan mengajarkan beberapa aturan yang dianggap sesat, diantaranya merevisi alquran hingga menyetorkan sejumlah uang demi &quot;Kartu Surga&quot; yang menjanjikan pengampunan dunia akhirat.

Bukan hanya di Gowa, Okezone coba merangkum beberapa kasus aliran sesat yang sempat menggemparkan Indonesia. Berikut rangkumannya:

1. Kerajaan Lia Eden



Lia Eden atau yang dikenal dengan nama Lia Aminudin membuat heboh masyarakat karena mengaku sebagai penyebar wahyu dari malaikat Jibril dan reinkarnasi Bunda Maria. Banyak hal yang menggegerkan dalam ajarannya.

Pada Agustus 1999 silam, Lia bersama 75 orang jemaah Salamullah melakukan ritual memerangi Ratu Pantai Selatan Nyi Roro Kidul. Ritual di bibir pantai Pelabuhan Ratu, Sukabumi, itu disebut Lia untuk membinasakan Nyi Roro Kidul, yang mereka anggap lambang kemusyrikan.

Hal lain yang menggemparkan terjadi pada Mei 2015, salah satunya soal kedatangan UFO. Dia sempat meminta izin kepada Presiden Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama, yang saat itu menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, untuk mendaratkan UFO itu di Monas.

Wanita yang mengaku Rasul Lia Eden ini juga mengingatkan tentang akhir zaman yang terjadi pada akhir Mei 2015. Disebutkan, UFO yang rencananya didaratkan di Monas itu, akan membawa Eden dan pengikutnya ke surga

Akibat penyataannya yang membuat resah banyak masyarakat pimpinan Kerajaan Tuhan Eden telah dua kali mendapat vonis hukuman penjara pada 2006 dan 2009 akibat kasus penistaan agama.

2. Satria Piningit Weteng Buwono

Agus Imam Solihin alias Agus Noro alias Papi, pemimpin aliran Satrio  Piningit Weteng Buwono Diketahui, telah menjalankan aliran Satrio  Piningit yang dinilai menyimpang dari ajaran Agama Islam. Agus juga  menyatakan dirinya sebagai Tuhan dihadapan jamaahnya dari tahun  2015-2016.



Ajaran Satrio Piningit tersebut menyatakan cukup mengingat Tuhan sama  dengan shalat. Selain itu, membayar zakat hanya wajib bagi yang sudah  bekerja. Agus juga pernah memerintahkan pasangan suami-istri untuk  melakukan persetubuhan secara beramai-ramai dalam satu ruangan.

Hakim menjatuhkan hukuman 2 tahun 6 bulan atau 2,5 tahun penjara  terhadap Agus Imam Solihin karena melanggar pasal 156 a tentang Penodaan  Agama.

3. Kerajaan Ubur-Ubur



Ajaran kerajaan ubur-ibur dinilai menyesatkan sebab, aktivitas  Kerjaan Ubur-ubur melaksanakan ritual zikir pada malam Jumat kemudian  diakhiri dengan nyayian dan tari-tarian. Mereka menganggap dengan  berzikir semalam suntuk dapat mempermudah membuka kunci harta karun yang  terpendam di Nusantara.

Aliran sesat ini dibentuk oleh pasangan suami istri bernama Rudi dan  Aisyah. Mereka dikenal warga tidak pernah salat berjamaah di masjid  ataupun musala dekat rumahnya. Pengikut aliran sesat itu mayoritas warga  Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Salah satu pemimpin kerajaan ini Aisyah menyebut dirinya sebagai Ratu   Kidul yang menganut agama Sunda Wiwitan, yang mengakui Alquran dan   Allah SWT. Namun, Aisyah mengatakan kalau Allah SWT memiliki makam   menyerupai petilasan. Hal lain yang membuat geger, Aisyah menjelaskan   hajar Aswad dianggap seperti kelamin perempuan dan Kakbah bukan kiblat   umat Muslim, tetapi tempat pemujaan berhala.

4. Ajaran Aliran Surga Adn



Ahmad Tantowi menyebarkan ajaran-ajaran yang jauh menyimpang ini   tidak mewajibkan para pengikutnya untuk melakukan shalat. Selain tidak   mewajibkan salat, aliran ini juga ajaran berinfak.

Para pengikutnya wajib menyetorkan setoran 10% dari penghasilan   mereka kepada sang pimpinan, lalu ada 10% potongan dari penghasilan   bulanan, setiap pengikutnya diwajibkan untuk menyetorkan uang rata-rata   Rp3-4 juta setiap bulan.

Orang-orang yang bukan pengikut Surga Adn dianggap kafir, dan harta   mereka boleh diambil sebagai harta rampasan perang (fa&amp;rsquo;i). Jika   pengikutnya tidak memberikan setoran, maka hal itu dianggap sebagai   utang yang harus dibayar di bulan berikutnya.

Salah satu ajaran yang sangat menghebohkan aliran ini adalah   kebebasan seksual. Sebagai seorang pimpinan, Tantowi boleh menggauli   pengikut perempuan manapun yang ia kehendaki. Untuk meyakinkan para   pengikutnya, Tantowi mengajarkan bahwa hubungan seksual itu adalah   bentuk ritual penyucian diri. Parahnya lagi, Tantowi merekam   adegan-adegan seksualnya dengan para pengikutnya.

Untuk lebih mengukuhkan dirinya sebagai pimpinan sekte sesat   tersebut, Ahmad Tantowi juga mengklaim dirinya sebagai penjelmaan Tuhan   yang bernama Al-Fikr. Ahmad Tantowi beserta 8 orang pengikutnya   ditangkap pada tahun 2010.

5. Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar)

Pada 14 Januari 2016, Bareskrim Polri menerima laporan tentang adanya    aliran sesat. Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) pimpinan Ahmad   Musadeq.  Kelompok ini mengklaim memiliki 50 ribu anggota. Puluhan ribu   anggota  itu tersebar di 12 wilayah negara Karunia Tuhan Semesta Alam   Nusantara  yang dibentuk oleh ketua umumnya, Mahful Muis Tumanurung.



Banyak warga dilaporkan hilang karena Gafatar, sehingga keberadaan    organisasi ini meresahkan masyarakat. Polri menganggap Gafatar berbahaya    karena mengusung ideologi yang menyimpang &amp;ndash;mengatasnamakan Islam dan    tidak sesuai dengan syariat agama Islam.

Gafatar mempermudah ritual agama, antara lain tidak perlu menunaikan    salat lima waktu dan puasa. Ritual tak lagi penting karena bagi mereka    yang utama ialah berbuat baik kepada sesama. Selain itu, Gafatar    meyakini Muhammad bukan nabi akhir zaman, sebab ada utusan terakhir,    yakni Ahmad Musadeq sendiri.

6. Aliran sesat Mahaguru Gowa Sulawesi selatan

Puang Lallang alias Mahaguru (74), seorang warga di Kabupaten Gowa    Sulawesi Selatan, telah menyebarkan aliran sesat dan menyesatkan ajaran    sesat yang disebarkan pelaku, dengan cara mendoktrin pengikutnya, lalu    menjanjikan keselamatan dunia dan akhirat.

Berawal dari 9 September pelaku mengangkat dirinya selaku maha guru atau rasul menjual kartu ke pengikutnya.



&quot;Untuk mendapatkan kartu surga para pengikut wajib membayar sebesar    Rp10 ribu sampai Rp50 ribu. Selain itu pengikut wajib membayar zakat    badan sebesar Rp5 ribu/kg yang dihitung berdasarkan berat badan semua    pengikut. Kemudian dana tersebut dikelola oleh pelaku maha guru,&quot; jelas    Shinto.

Akibat perbuatannya Puang Lallang alias Maha guru yang ditetapkan    sebagai tersangka terkait penistaan agama dan juga dijerat pidana    pencucian uang, juga telah menikahkan pengikutnya tanpa wali.
</content:encoded></item></channel></rss>
