<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kabareskrim Baru Harus Tuntaskan Kasus Novel agar Polri Tak Tersandera </title><description>Tujuannya, agar Polri tak tersandera dengan kasus tersebut di mata masyarakat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/08/337/2127183/kabareskrim-baru-harus-tuntaskan-kasus-novel-agar-polri-tak-tersandera</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/11/08/337/2127183/kabareskrim-baru-harus-tuntaskan-kasus-novel-agar-polri-tak-tersandera"/><item><title>Kabareskrim Baru Harus Tuntaskan Kasus Novel agar Polri Tak Tersandera </title><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/08/337/2127183/kabareskrim-baru-harus-tuntaskan-kasus-novel-agar-polri-tak-tersandera</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/11/08/337/2127183/kabareskrim-baru-harus-tuntaskan-kasus-novel-agar-polri-tak-tersandera</guid><pubDate>Jum'at 08 November 2019 07:01 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/08/337/2127183/kabareskrim-baru-harus-tuntaskan-kasus-novel-agar-polri-tak-tersandera-m0t4gDimLA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bareskrim Polri (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/08/337/2127183/kabareskrim-baru-harus-tuntaskan-kasus-novel-agar-polri-tak-tersandera-m0t4gDimLA.jpg</image><title>Bareskrim Polri (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri yang baru diminta segera mengungkap kasus dugaan penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.
Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane menyatakan, pengungkapan perkara tersebut harus segera dipecahkan. Tujuannya, agar Polri tak tersandera dengan kasus tersebut di mata masyarakat.&amp;nbsp;
&quot;Tugas Kabareskrim yang baru harus bisa menuntaskan kasus Novel Baswedan, sehingga Polri maupun Kapolri yang baru tidak terus menerus tersandera kasus penyiraman air keras itu,&quot; kata Neta kepada Okezone, Jakarta, Kamis (7/11/2019).
Baca Juga:&amp;nbsp;Kontras: Calon Kabareskrim Harus Lebih Profesional&amp;nbsp;

Posisi Kabareskrim saat ini kosong setelah ditinggalkan oleh Jenderal Idham Azis yang resmi naik jabatan sebagai Kepala Kepolisian Indonesia atau Kapolri.
&quot;IPW berharap figur senior yang menjadi Kabareskrim bisa menyelesaikan dan menuntaskan perkara yang ditinggalkan Idham Azis,&quot; ujar Neta.
Selain itu, IPW juga mengimbau agar Kapolri bisa menunjuk Kabareskrim dengan tepat. Mengingat, jabatan jenderal bintang tiga itu salah satu unsur penting dalam menjalankan tugas Kapolri.
&quot;Dengan demikian Kabareskrim bisa membantu tugas tugas Kapolri yang baru dalam menjaga stabilitas keamanan maupun dalam melakukan penegakan hukum,&quot; tutur Neta.
Baca Juga:&amp;nbsp;DPR: Calon Kabareskrim Harus Senior dan Punya Pengalaman&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri yang baru diminta segera mengungkap kasus dugaan penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.
Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane menyatakan, pengungkapan perkara tersebut harus segera dipecahkan. Tujuannya, agar Polri tak tersandera dengan kasus tersebut di mata masyarakat.&amp;nbsp;
&quot;Tugas Kabareskrim yang baru harus bisa menuntaskan kasus Novel Baswedan, sehingga Polri maupun Kapolri yang baru tidak terus menerus tersandera kasus penyiraman air keras itu,&quot; kata Neta kepada Okezone, Jakarta, Kamis (7/11/2019).
Baca Juga:&amp;nbsp;Kontras: Calon Kabareskrim Harus Lebih Profesional&amp;nbsp;

Posisi Kabareskrim saat ini kosong setelah ditinggalkan oleh Jenderal Idham Azis yang resmi naik jabatan sebagai Kepala Kepolisian Indonesia atau Kapolri.
&quot;IPW berharap figur senior yang menjadi Kabareskrim bisa menyelesaikan dan menuntaskan perkara yang ditinggalkan Idham Azis,&quot; ujar Neta.
Selain itu, IPW juga mengimbau agar Kapolri bisa menunjuk Kabareskrim dengan tepat. Mengingat, jabatan jenderal bintang tiga itu salah satu unsur penting dalam menjalankan tugas Kapolri.
&quot;Dengan demikian Kabareskrim bisa membantu tugas tugas Kapolri yang baru dalam menjaga stabilitas keamanan maupun dalam melakukan penegakan hukum,&quot; tutur Neta.
Baca Juga:&amp;nbsp;DPR: Calon Kabareskrim Harus Senior dan Punya Pengalaman&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
