<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Memoar Ani Yudhoyono: Catatan Kecil dan Kliping untuk Suami Tercinta</title><description>Kristiani Herrawati alias Ani Yudhoyono merupakan Ibu Negara sekaligus sebagai sosok sekretaris pribadi bagi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/09/337/2127569/memoar-ani-yudhoyono-catatan-kecil-dan-kliping-untuk-suami-tercinta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/11/09/337/2127569/memoar-ani-yudhoyono-catatan-kecil-dan-kliping-untuk-suami-tercinta"/><item><title>Memoar Ani Yudhoyono: Catatan Kecil dan Kliping untuk Suami Tercinta</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/09/337/2127569/memoar-ani-yudhoyono-catatan-kecil-dan-kliping-untuk-suami-tercinta</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/11/09/337/2127569/memoar-ani-yudhoyono-catatan-kecil-dan-kliping-untuk-suami-tercinta</guid><pubDate>Sabtu 09 November 2019 09:29 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/08/337/2127569/memoar-ani-yudhoyono-catatan-kecil-dan-kliping-untuk-suami-tercinta-UihdpNygpg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ani Yudhoyono (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/08/337/2127569/memoar-ani-yudhoyono-catatan-kecil-dan-kliping-untuk-suami-tercinta-UihdpNygpg.jpg</image><title>Ani Yudhoyono (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kristiani Herrawati alias Ani Yudhoyono merupakan Ibu Negara sekaligus sebagai sosok sekretaris pribadi  bagi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) usai tak lagi menjabat Presiden RI.

Tak banyak yang tahu, perempuan kelahiran di Yogyakarta pada 6 Juli 1952 itu selalu mendampingi kegiatan SBY sebagai Ketua Umum Partai Demokrat. Ani Yudhoyono selalu membawa cacatan kecil sebagai pengingat kegiatan suaminya tersebut.

&quot;Tidak banyak yang tahu Ibu Ani bukan hanya Ibu Negara, tetapi juga &amp;ldquo;Sekretaris Pribadi&amp;rdquo; begitu Pak SBY selalu menyebut Ibu. Atau Ibu Ani menyebut dirinya saat ikut mendampingi Pak SBY rapat partai pascabapak tidak lagi menjadi Presiden atau pertemuan dan acara semasa Pak SBY menjabat di Kepresidenan,&quot; kenang Ketua Devisi Komunikasi Partai Demokrat Imeda Sari kepada Okezone, Sabtu (9/11/2019).

Menurut Imelda, catatakan kecil Ani Yudhoyono itu berisikan agenda hingga pertanyaan-pertanyaan kepada SBY dalam rapat partai. Ia pun menerangkan bahwa putri pasangan Letnan Jenderal (Purn) Sarwo Edhie Wibowo dan Sunarti Sri Hadiyah itu merupakan orang yang rajin mengingatkan setiap kegiatan SBY.



&quot;Ibu selalu membawa note kecil untuk menulis pertanyaan yang ditujukan kepada Presiden untuk reminder Bapak jika ada pertanyaan dari peserta rapat yang hadir. Semasa Bapak menjabat kepresidenan dalam rapat partai biasanya Ibu rajin mencatat dan mengingatkan Bapak atas apa yang ditanyakan peserta rapat kepada Ketum,&quot; terang dia.

Imelda menerangkan Ani Yudhoyono bukan hanya mencatat kegiatan SBY namun sosok ibu dua anak itu kerap mengkeliping berita-berita SBY sejak suaminya masih berdinas di TNI untuk  selanjutnya dikirim ke medan tempur.

&quot;Apalagi Ibu jauh dari suaminya yang ketika itu bertugas di Timor Timur. Biasanya distabilo berita di Kompas yang penting lalu dikliping dan dikirim kepada Pak SBY di medan tempur. Ibu sepenuhnya istri yang luar biasa dalam menopang tugas suaminya,&quot; terang dia.

Ani Yudhoyono selalu bersemangat dan  pribadi yang mau belajar untuk  hal apapun. Semangat itu juga yang dibawa Ibu Ani saat menjadi Ibu  Negara guna mengajak seluruh perempuan Indonesia untuk menjadi pribadi  yang mandiri dan bersemangat belajar untuk hal apapun.

&quot;Suatu hari saya membujuknya bermain Instagram karena melihat hobinya  memotret. Seringkali ditunjukkan foto-fotonya kepada saya, saya sempat  bilang 'Bu ayo main Instagram. Karya foto Ibu biar dinikmati banyak  orang',&quot; kata dia.

&quot;Ibu sempat ragu, lantas bilang 'Mel Ibu tanya kepada Bapak dulu'.  Tak lama setelah Bapak memiliki akun Twitter, Ibu Ani akhirnya mau  memiliki akun Instagram. Saya ingat ajudan Ibu ketika itu bilang kepada  saya 'Mbak Imel ini nanti nambah kerjaan kita saja',&quot; sambung Imelda.



Imelda mengenang bagaimana awalnya Ani Yudhoyono sempat kagok, hingga  merespon dengan nada emosional setiap komentar netizen di media sosial.  Namun, lanjut dia, Ani Yudhoyono pada akhirnya bisa menikmati  Instagram.

&quot;Rupanya Ibu sangat serius minatnya pada fotografi sejak serius  menekuni foto. Hunting foto bareng temen-temen IG tahun 2013 di Istana  Bogor mungkin tidak akan dilupakan teman-teman yang mendapat kesempatan  istimewa hunting foto bareng Ibu Negara,&quot; ucap Imelda.

Imelda mengenang bagaimana banyak netizen yang sangat bahagia bisa  menikmati foto-foto hasil jepretan Ani Yudhoyono. Menurut dia, para  netizen itu kerap menantikan setiap foto terbaru Ibu Negara kala itu.

&quot;Terakhir dalam setiap perjalanan Ibu tak pernah lupa foto dengan   warga di warung, lokasi wisata atau di perjalanan. Kata Ibu 'saya senang   Mel mereka happy kalau fotonya dimuat di akun saya dan selalu ditag ke   akun saya juga'. Jarang yang tahu Ibu benar-benar sangat gaul dan mau   belajar karena kecepatan tekhnologi digital,&quot; tutur Imelda.

Ia pun menilai Ani Yudhoyono merupakan sosok yang bersahaja dan cepat   dalam belajar hal apapun guna mengurus keperluan pribadinya dan SBY.

&quot;Satu hari Ibu WA saya Mel kamu tahu gunanya simbol bintang di WA   untuk bold dan seterusnya. Dia bilang diajar sama anak-anak. Harus   diakui memang Ibu Ani sosok yang cepat dalam belajar. Saya masih tetap   terkenang akan kebersahajaan Ibu kami yang tercinta. Al Fatiha (untuk   Ibu Ani),&quot; tandasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Kristiani Herrawati alias Ani Yudhoyono merupakan Ibu Negara sekaligus sebagai sosok sekretaris pribadi  bagi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) usai tak lagi menjabat Presiden RI.

Tak banyak yang tahu, perempuan kelahiran di Yogyakarta pada 6 Juli 1952 itu selalu mendampingi kegiatan SBY sebagai Ketua Umum Partai Demokrat. Ani Yudhoyono selalu membawa cacatan kecil sebagai pengingat kegiatan suaminya tersebut.

&quot;Tidak banyak yang tahu Ibu Ani bukan hanya Ibu Negara, tetapi juga &amp;ldquo;Sekretaris Pribadi&amp;rdquo; begitu Pak SBY selalu menyebut Ibu. Atau Ibu Ani menyebut dirinya saat ikut mendampingi Pak SBY rapat partai pascabapak tidak lagi menjadi Presiden atau pertemuan dan acara semasa Pak SBY menjabat di Kepresidenan,&quot; kenang Ketua Devisi Komunikasi Partai Demokrat Imeda Sari kepada Okezone, Sabtu (9/11/2019).

Menurut Imelda, catatakan kecil Ani Yudhoyono itu berisikan agenda hingga pertanyaan-pertanyaan kepada SBY dalam rapat partai. Ia pun menerangkan bahwa putri pasangan Letnan Jenderal (Purn) Sarwo Edhie Wibowo dan Sunarti Sri Hadiyah itu merupakan orang yang rajin mengingatkan setiap kegiatan SBY.



&quot;Ibu selalu membawa note kecil untuk menulis pertanyaan yang ditujukan kepada Presiden untuk reminder Bapak jika ada pertanyaan dari peserta rapat yang hadir. Semasa Bapak menjabat kepresidenan dalam rapat partai biasanya Ibu rajin mencatat dan mengingatkan Bapak atas apa yang ditanyakan peserta rapat kepada Ketum,&quot; terang dia.

Imelda menerangkan Ani Yudhoyono bukan hanya mencatat kegiatan SBY namun sosok ibu dua anak itu kerap mengkeliping berita-berita SBY sejak suaminya masih berdinas di TNI untuk  selanjutnya dikirim ke medan tempur.

&quot;Apalagi Ibu jauh dari suaminya yang ketika itu bertugas di Timor Timur. Biasanya distabilo berita di Kompas yang penting lalu dikliping dan dikirim kepada Pak SBY di medan tempur. Ibu sepenuhnya istri yang luar biasa dalam menopang tugas suaminya,&quot; terang dia.

Ani Yudhoyono selalu bersemangat dan  pribadi yang mau belajar untuk  hal apapun. Semangat itu juga yang dibawa Ibu Ani saat menjadi Ibu  Negara guna mengajak seluruh perempuan Indonesia untuk menjadi pribadi  yang mandiri dan bersemangat belajar untuk hal apapun.

&quot;Suatu hari saya membujuknya bermain Instagram karena melihat hobinya  memotret. Seringkali ditunjukkan foto-fotonya kepada saya, saya sempat  bilang 'Bu ayo main Instagram. Karya foto Ibu biar dinikmati banyak  orang',&quot; kata dia.

&quot;Ibu sempat ragu, lantas bilang 'Mel Ibu tanya kepada Bapak dulu'.  Tak lama setelah Bapak memiliki akun Twitter, Ibu Ani akhirnya mau  memiliki akun Instagram. Saya ingat ajudan Ibu ketika itu bilang kepada  saya 'Mbak Imel ini nanti nambah kerjaan kita saja',&quot; sambung Imelda.



Imelda mengenang bagaimana awalnya Ani Yudhoyono sempat kagok, hingga  merespon dengan nada emosional setiap komentar netizen di media sosial.  Namun, lanjut dia, Ani Yudhoyono pada akhirnya bisa menikmati  Instagram.

&quot;Rupanya Ibu sangat serius minatnya pada fotografi sejak serius  menekuni foto. Hunting foto bareng temen-temen IG tahun 2013 di Istana  Bogor mungkin tidak akan dilupakan teman-teman yang mendapat kesempatan  istimewa hunting foto bareng Ibu Negara,&quot; ucap Imelda.

Imelda mengenang bagaimana banyak netizen yang sangat bahagia bisa  menikmati foto-foto hasil jepretan Ani Yudhoyono. Menurut dia, para  netizen itu kerap menantikan setiap foto terbaru Ibu Negara kala itu.

&quot;Terakhir dalam setiap perjalanan Ibu tak pernah lupa foto dengan   warga di warung, lokasi wisata atau di perjalanan. Kata Ibu 'saya senang   Mel mereka happy kalau fotonya dimuat di akun saya dan selalu ditag ke   akun saya juga'. Jarang yang tahu Ibu benar-benar sangat gaul dan mau   belajar karena kecepatan tekhnologi digital,&quot; tutur Imelda.

Ia pun menilai Ani Yudhoyono merupakan sosok yang bersahaja dan cepat   dalam belajar hal apapun guna mengurus keperluan pribadinya dan SBY.

&quot;Satu hari Ibu WA saya Mel kamu tahu gunanya simbol bintang di WA   untuk bold dan seterusnya. Dia bilang diajar sama anak-anak. Harus   diakui memang Ibu Ani sosok yang cepat dalam belajar. Saya masih tetap   terkenang akan kebersahajaan Ibu kami yang tercinta. Al Fatiha (untuk   Ibu Ani),&quot; tandasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
