<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kempo dan Belasan Medali dari Nayla dan Naura untuk Indonesia</title><description>Berada di keluarga terpandang dan pejabat daerah, hal tersebut tidak membuat dua gadis itu bermalas-malasan dalam mengukir prestasi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/09/337/2127602/kempo-dan-belasan-medali-dari-nayla-dan-naura-untuk-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/11/09/337/2127602/kempo-dan-belasan-medali-dari-nayla-dan-naura-untuk-indonesia"/><item><title>Kempo dan Belasan Medali dari Nayla dan Naura untuk Indonesia</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/09/337/2127602/kempo-dan-belasan-medali-dari-nayla-dan-naura-untuk-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/11/09/337/2127602/kempo-dan-belasan-medali-dari-nayla-dan-naura-untuk-indonesia</guid><pubDate>Sabtu 09 November 2019 13:03 WIB</pubDate><dc:creator>Melly Puspita</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/08/337/2127602/kempo-dan-belasan-medali-dari-nayla-dan-naura-untuk-indonesia-2RpS1myF9T.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Nayla dan Naura dalam suatu kejuaraan Kempo (Foto: Okezone/Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/08/337/2127602/kempo-dan-belasan-medali-dari-nayla-dan-naura-untuk-indonesia-2RpS1myF9T.jpg</image><title>Nayla dan Naura dalam suatu kejuaraan Kempo (Foto: Okezone/Ist)</title></images><description>PALEMBANG - Nayla Afiyah Sharfina Aswari (14) pelajar kelas X (Sepuluh) dan Naurah Ramadhani Aswari (13) kelas IX (Sembilan) sekolah High Scope TB Simatupang merupakan atlet berbakat di ajang beladiri Kempo.

Meskipun usia masih menginjak remaja, kedua gadis anak dari Saifuddin Aswari Riva'i, Mantan Bupati Kabupaten Lahat 2 Periode tersebut sudah menyabet 14 medali di Embu Kempo berpasangan.

Berada di keluarga terpandang dan pejabat daerah, hal tersebut tidak membuat dua gadis itu bermalas-malasan dalam mengukir prestasi. Ya walaupun kempo sendiri tidak seterkenal Silat misalnya.



Karena Kempo masih hanya orang-orang tertentu saja yang tau, perjuangan Nayla dan Naurah untuk mengenalkan Kempo ini tidaklah mudah. Seperti melakukan demonstrasi ke sekolah-sekolah, kampus maupun event-event yang digelar di Universitas.

Menurut Nayla, 14 medali yang mereka peroleh berupa 7 Emas, 5 Perak dan 2 Perunggu didapat dalam tempo 10 tahun terakhir. Nayla juga pernah mendapat hujatan dari temannya di Sekolah Dasar dulu karena wanita tapi mengikuti olahraga beladiri.

Hal itu tidak menyurutkan niatnya untuk terus berprestasi, bahkan kata Nayla dengan prestasi inilah menjadi senjata untuk membungkam orang-orang yang tidak suka wanita membidangi beladiri.

&quot;Pernah kayak diledek ih kempo gini-gini gitu, tapi yaudah dilawan  aja seperti lebih ke pendirian sendiri gitu aja,&quot; ucap Nayla saat  berbincang-bincang kepada Okezone.

Pernah juga, beladiri kempo mengantarkan mereka ke ajang  internasional Shorinji Kempo yang diadakan 4 tahun sekali di Amerika  Serikat.

&quot;Waktu di Amerika ternyata masuk ke exhibition karena kurang umur.  Tapi kalau dilihat dari nilainya saya dan Naurah menempati urutan 1 atau  2. Kami masih belum tau nanti ikut lagi atau tidak, jika ada kesempatan  pengen ikut lagi,&quot; tambah Nayla.



Naurah Aswari, remaja tinggi berambut panjang merupakan adik Nayla  juga menambahkan selama menggeluti dunia kempo tidak pernah mendapat  hambatan yang berarti. Hanya saja sesekali dirinya harus bisa membagi  waktu antara latihan kempo dan waktu sekolah.

&quot;Untuk sekarang karena masih pelajar masih agak susah mengatur waktu  antara waktu sekolah dan latihan. Tidak pernah menghadapi hambatan yang  berarti, kami sering berbagi informasi, mengajak temen-temen dan suka  sharing di sosial media,&quot; tutur Naurah Aswari.

Dua kakak-adik ini menyampaikan, wanita harus percaya diri dan harus  punya pendirian. Meskipun ada saja yang tidak suka wanita berperan aktif  dalam bela diri, dengan mendapatkan mendali lebih banyak lagi.

&quot;Dapat membuktikan kepada orang-orang bahwa kita bisa. selow aja,  kalau dapat hujatan jalani aja jangan di dengerin, jangan terpengaruh,  lakukan saja apa yang disukai, tidak usah dengerin orang lain,&quot; ucap  Nayla dan Naurah kompak.
</description><content:encoded>PALEMBANG - Nayla Afiyah Sharfina Aswari (14) pelajar kelas X (Sepuluh) dan Naurah Ramadhani Aswari (13) kelas IX (Sembilan) sekolah High Scope TB Simatupang merupakan atlet berbakat di ajang beladiri Kempo.

Meskipun usia masih menginjak remaja, kedua gadis anak dari Saifuddin Aswari Riva'i, Mantan Bupati Kabupaten Lahat 2 Periode tersebut sudah menyabet 14 medali di Embu Kempo berpasangan.

Berada di keluarga terpandang dan pejabat daerah, hal tersebut tidak membuat dua gadis itu bermalas-malasan dalam mengukir prestasi. Ya walaupun kempo sendiri tidak seterkenal Silat misalnya.



Karena Kempo masih hanya orang-orang tertentu saja yang tau, perjuangan Nayla dan Naurah untuk mengenalkan Kempo ini tidaklah mudah. Seperti melakukan demonstrasi ke sekolah-sekolah, kampus maupun event-event yang digelar di Universitas.

Menurut Nayla, 14 medali yang mereka peroleh berupa 7 Emas, 5 Perak dan 2 Perunggu didapat dalam tempo 10 tahun terakhir. Nayla juga pernah mendapat hujatan dari temannya di Sekolah Dasar dulu karena wanita tapi mengikuti olahraga beladiri.

Hal itu tidak menyurutkan niatnya untuk terus berprestasi, bahkan kata Nayla dengan prestasi inilah menjadi senjata untuk membungkam orang-orang yang tidak suka wanita membidangi beladiri.

&quot;Pernah kayak diledek ih kempo gini-gini gitu, tapi yaudah dilawan  aja seperti lebih ke pendirian sendiri gitu aja,&quot; ucap Nayla saat  berbincang-bincang kepada Okezone.

Pernah juga, beladiri kempo mengantarkan mereka ke ajang  internasional Shorinji Kempo yang diadakan 4 tahun sekali di Amerika  Serikat.

&quot;Waktu di Amerika ternyata masuk ke exhibition karena kurang umur.  Tapi kalau dilihat dari nilainya saya dan Naurah menempati urutan 1 atau  2. Kami masih belum tau nanti ikut lagi atau tidak, jika ada kesempatan  pengen ikut lagi,&quot; tambah Nayla.



Naurah Aswari, remaja tinggi berambut panjang merupakan adik Nayla  juga menambahkan selama menggeluti dunia kempo tidak pernah mendapat  hambatan yang berarti. Hanya saja sesekali dirinya harus bisa membagi  waktu antara latihan kempo dan waktu sekolah.

&quot;Untuk sekarang karena masih pelajar masih agak susah mengatur waktu  antara waktu sekolah dan latihan. Tidak pernah menghadapi hambatan yang  berarti, kami sering berbagi informasi, mengajak temen-temen dan suka  sharing di sosial media,&quot; tutur Naurah Aswari.

Dua kakak-adik ini menyampaikan, wanita harus percaya diri dan harus  punya pendirian. Meskipun ada saja yang tidak suka wanita berperan aktif  dalam bela diri, dengan mendapatkan mendali lebih banyak lagi.

&quot;Dapat membuktikan kepada orang-orang bahwa kita bisa. selow aja,  kalau dapat hujatan jalani aja jangan di dengerin, jangan terpengaruh,  lakukan saja apa yang disukai, tidak usah dengerin orang lain,&quot; ucap  Nayla dan Naurah kompak.
</content:encoded></item></channel></rss>
