<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Novel Baswedan Menduga Laporan Dewi Tanjung untuk Ngerjain Polisi</title><description>Penyidik senior KPK, Novel Baswedan angkat bicara soal laporan Politikus PDIP, Dewi Ambawarti alias Dewi Tanjung terhadap dirinya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/09/337/2127844/novel-baswedan-menduga-laporan-dewi-tanjung-untuk-ngerjain-polisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/11/09/337/2127844/novel-baswedan-menduga-laporan-dewi-tanjung-untuk-ngerjain-polisi"/><item><title>Novel Baswedan Menduga Laporan Dewi Tanjung untuk Ngerjain Polisi</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/09/337/2127844/novel-baswedan-menduga-laporan-dewi-tanjung-untuk-ngerjain-polisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/11/09/337/2127844/novel-baswedan-menduga-laporan-dewi-tanjung-untuk-ngerjain-polisi</guid><pubDate>Sabtu 09 November 2019 22:08 WIB</pubDate><dc:creator>Arie Dwi Satrio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/09/337/2127844/novel-baswedan-menduga-laporan-dewi-tanjung-untuk-ngerjain-polisi-G8aK7ZQMa6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penyidik Senior KPK Novel Baswedan saat Ditemui Usai Hadiri Diskusi di Dinas Pendidikan DKI Jakarta (foto: Okezone/Arie DS)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/09/337/2127844/novel-baswedan-menduga-laporan-dewi-tanjung-untuk-ngerjain-polisi-G8aK7ZQMa6.jpg</image><title>Penyidik Senior KPK Novel Baswedan saat Ditemui Usai Hadiri Diskusi di Dinas Pendidikan DKI Jakarta (foto: Okezone/Arie DS)</title></images><description>JAKARTA - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan angkat bicara soal dirinya dilaporkan ke polisi oleh politikus Partai Demokrasi&amp;lrm; Indonesia Perjuangan (PDIP) Dewi Ambawarti alias Dewi Tanjung. Ia menduga laporan itu hanya untuk ngerjain polisi.
&quot;&amp;lrm;Saya khawatir jangan-jangan dia ini sebenarnya tahu bahwa dia omongin itu nggak bener. Dan saya khawatir dia ini melaporkan ke polisi dalam rangka ngerjain polisi,&quot; kata Novel Baswedan ditemui&amp;nbsp;saat&amp;nbsp;menghadiri acara 'Dedikasi Untuk Negeri' di Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Sabtu (9/11/2019).
Baca Juga:&amp;nbsp;Nasibmu Novel Baswedan: Disiram Air Keras, Dituding Taliban hingga Dilapor ke Polisi&amp;nbsp;

Menurut Novel, jika ternyata apa yang dilaporkan Dewi Tanjung hanya untuk ngerjain kepolisian, maka politikus PDI Perjuangan tersebut bisa dijerat hukum.
&quot;Kalau itu yang dilakukan, polisi tahu bahwa ada delik yang bisa menjerat orang yang berbuat begitu. Dan itu enggak boleh, jadi pembelajaran yang dibeli sekali di publik,&quot; ujarnya.
Novel berharap pola-pola yang dimainkan Dewi Tanjung terhadap dirinya tidak ditiru oleh pihak-pihak lain. &quot;Jadi saya juga nggak ingin menanggapi. Saya cuman ingin menyampaikan bahwa prihatin dengan perilaku-perilaku yang buruk seperti ini,&quot; katanya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Belum Juga Terungkap, Ini Perjalanan Kasus Penyiraman Air Keras Novel Baswedan&amp;nbsp;
Sebagaimana diketahui Dewi Tanjung melaporkan Novel Baswedan ke Polda Metro Jaya pada Rabu 6 November 2019. Dewi menuduh Novel melakukan rekayasa terkait kasus siraman air keras.
KPK menyayangkan sikap Dewi Tanjung melaporkan Novel Baswedan. Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan Novel &quot;jelas-jelas sebagai korban.&quot;

(fid)
</description><content:encoded>JAKARTA - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan angkat bicara soal dirinya dilaporkan ke polisi oleh politikus Partai Demokrasi&amp;lrm; Indonesia Perjuangan (PDIP) Dewi Ambawarti alias Dewi Tanjung. Ia menduga laporan itu hanya untuk ngerjain polisi.
&quot;&amp;lrm;Saya khawatir jangan-jangan dia ini sebenarnya tahu bahwa dia omongin itu nggak bener. Dan saya khawatir dia ini melaporkan ke polisi dalam rangka ngerjain polisi,&quot; kata Novel Baswedan ditemui&amp;nbsp;saat&amp;nbsp;menghadiri acara 'Dedikasi Untuk Negeri' di Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Sabtu (9/11/2019).
Baca Juga:&amp;nbsp;Nasibmu Novel Baswedan: Disiram Air Keras, Dituding Taliban hingga Dilapor ke Polisi&amp;nbsp;

Menurut Novel, jika ternyata apa yang dilaporkan Dewi Tanjung hanya untuk ngerjain kepolisian, maka politikus PDI Perjuangan tersebut bisa dijerat hukum.
&quot;Kalau itu yang dilakukan, polisi tahu bahwa ada delik yang bisa menjerat orang yang berbuat begitu. Dan itu enggak boleh, jadi pembelajaran yang dibeli sekali di publik,&quot; ujarnya.
Novel berharap pola-pola yang dimainkan Dewi Tanjung terhadap dirinya tidak ditiru oleh pihak-pihak lain. &quot;Jadi saya juga nggak ingin menanggapi. Saya cuman ingin menyampaikan bahwa prihatin dengan perilaku-perilaku yang buruk seperti ini,&quot; katanya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Belum Juga Terungkap, Ini Perjalanan Kasus Penyiraman Air Keras Novel Baswedan&amp;nbsp;
Sebagaimana diketahui Dewi Tanjung melaporkan Novel Baswedan ke Polda Metro Jaya pada Rabu 6 November 2019. Dewi menuduh Novel melakukan rekayasa terkait kasus siraman air keras.
KPK menyayangkan sikap Dewi Tanjung melaporkan Novel Baswedan. Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan Novel &quot;jelas-jelas sebagai korban.&quot;

(fid)
</content:encoded></item></channel></rss>
