<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>JK: Ada 1 Juta Masjid dan Musala, Tak Mungkin Semua Terpapar Radikalisme</title><description>Ketua Umum DMI Jusuf Kalla mengatakan tidak semua masjid dan musala di Indonesia terpapar radikalisme.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/10/337/2127887/jk-ada-1-juta-masjid-dan-musala-tak-mungkin-semua-terpapar-radikalisme</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/11/10/337/2127887/jk-ada-1-juta-masjid-dan-musala-tak-mungkin-semua-terpapar-radikalisme"/><item><title>JK: Ada 1 Juta Masjid dan Musala, Tak Mungkin Semua Terpapar Radikalisme</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/10/337/2127887/jk-ada-1-juta-masjid-dan-musala-tak-mungkin-semua-terpapar-radikalisme</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/11/10/337/2127887/jk-ada-1-juta-masjid-dan-musala-tak-mungkin-semua-terpapar-radikalisme</guid><pubDate>Minggu 10 November 2019 00:30 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/09/337/2127887/jk-ada-1-juta-masjid-dan-musala-tak-mungkin-semua-terpapar-radikalisme-7AkJdzhyTR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jusuf Kalla memberi keterangan pers usai meresmikan Masjid Apung di Ancol, Jakarta Utara (Okezone.com/Fadel)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/09/337/2127887/jk-ada-1-juta-masjid-dan-musala-tak-mungkin-semua-terpapar-radikalisme-7AkJdzhyTR.jpg</image><title>Jusuf Kalla memberi keterangan pers usai meresmikan Masjid Apung di Ancol, Jakarta Utara (Okezone.com/Fadel)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Pusat Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla mengatakan tidak semua masjid dan musala di Indonesia terpapar radikalisme. Dia mengajak pengurus masjid dan musala menyiapkan dai-dai yang memiliki pemahaman agama cukup dan moderat untuk mencegah penyebaran paham radikal.

&quot;Saya katakan ada hampir satu juta masjid dan musala, tidak mungkin sejuta terpapar (radikalisme), jadi 99,9 persen itu aman (dari radikalisme),&amp;rdquo; kata Jusuf Kalla di sela meresmikan Masjid Apung di Pantai Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (9/11/2019).
&amp;nbsp;
Ia mengajak pemuka agama turut menyebarkan opini yang baik bahwa masjid di Tanah Air tak menganut radikalisme. &quot;Mungkin ada satu hingga dua orang atau empat orang yang bicara radikal,&amp;rdquo; kata dia.

Langkah DMI dalam mencegah penyebaran radikalisme di tempat ibadah, kata dia, dengan menyaring ustadz-ustadz yang diberi kepercayaan untuk memberikan tausyiah di masjid.
&amp;ldquo;Siapkan dai-dai yang modern dan punya pemahaman agama yang cukup,&amp;rdquo; tutur mantan Wakil Presiden itu.
</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Pusat Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla mengatakan tidak semua masjid dan musala di Indonesia terpapar radikalisme. Dia mengajak pengurus masjid dan musala menyiapkan dai-dai yang memiliki pemahaman agama cukup dan moderat untuk mencegah penyebaran paham radikal.

&quot;Saya katakan ada hampir satu juta masjid dan musala, tidak mungkin sejuta terpapar (radikalisme), jadi 99,9 persen itu aman (dari radikalisme),&amp;rdquo; kata Jusuf Kalla di sela meresmikan Masjid Apung di Pantai Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (9/11/2019).
&amp;nbsp;
Ia mengajak pemuka agama turut menyebarkan opini yang baik bahwa masjid di Tanah Air tak menganut radikalisme. &quot;Mungkin ada satu hingga dua orang atau empat orang yang bicara radikal,&amp;rdquo; kata dia.

Langkah DMI dalam mencegah penyebaran radikalisme di tempat ibadah, kata dia, dengan menyaring ustadz-ustadz yang diberi kepercayaan untuk memberikan tausyiah di masjid.
&amp;ldquo;Siapkan dai-dai yang modern dan punya pemahaman agama yang cukup,&amp;rdquo; tutur mantan Wakil Presiden itu.
</content:encoded></item></channel></rss>
