<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>2 Tahun Kepemimpinan Anies Baswedan, Pemprov DKI Lakukan Revitalisasi Trotoar Sepanjang 134 KM</title><description>Penataan jalur pedestrian ini juga akan dilengkapi berbagai fasilitas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/11/1/2128433/2-tahun-kepemimpinan-anies-baswedan-pemprov-dki-lakukan-revitalisasi-trotoar-sepanjang-134-km</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/11/11/1/2128433/2-tahun-kepemimpinan-anies-baswedan-pemprov-dki-lakukan-revitalisasi-trotoar-sepanjang-134-km"/><item><title>2 Tahun Kepemimpinan Anies Baswedan, Pemprov DKI Lakukan Revitalisasi Trotoar Sepanjang 134 KM</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/11/1/2128433/2-tahun-kepemimpinan-anies-baswedan-pemprov-dki-lakukan-revitalisasi-trotoar-sepanjang-134-km</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/11/11/1/2128433/2-tahun-kepemimpinan-anies-baswedan-pemprov-dki-lakukan-revitalisasi-trotoar-sepanjang-134-km</guid><pubDate>Senin 11 November 2019 16:54 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/11/1/2128433/2-tahun-kepemimpinan-anies-baswedan-pemprov-dki-lakukan-revitalisasi-trotoar-sepanjang-134-km-emsgla4hna.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Pemprov DKI</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/11/1/2128433/2-tahun-kepemimpinan-anies-baswedan-pemprov-dki-lakukan-revitalisasi-trotoar-sepanjang-134-km-emsgla4hna.jpg</image><title>Foto: Pemprov DKI</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Revitalisasi Trotoar telah dilakukan oleh Pemprov DKI sepanjang 134 km sejak 2017 hingga 2019. Angka ini ditargetkan akan terus meningkat pada tahun 2020, di mana telah disiapkan revitalisasi trotoar sepanjang 47 km dengan anggaran optimal hingga Rp1,1 triliun.
Gubernur DKI Jakarta, Anis Baswedan mengatakan, salah satu hasil revitalisasi trotoar yang dijadikan percontohan adalah trotoar di Jalan Sudirman &amp;ndash; MH. Thamrin yang direvitalisasi pada 2017-2018. Jalur pedestrian tersebut sudah di desain ramah bagi para penyandang disabilitas, termasuk adanya pelican crossing antar trotoar di sisi barat dan timur.
&amp;ldquo;Penataan jalur pedestrian ini juga akan dilengkapi berbagai fasilitas. Diantaranya CCTV dan Satpol PP, ubin pemandu, hingga lift yang dikhususkan untuk ibu hamil, lansia, serta penyandang disabilitas,&amp;rdquo; jelas Anies kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta beberapa waktu lalu.
Revitalisasi trotoar di tahun ini diperluas ke lima wilayah kota administrasi di DKI Jakarta. Sebanyak 51 lokasi jalan di seluruh wilayah Jakarta yang mengalami revitalisasi trotoar dengan anggaran sekitar Rp327 miliar, antara lain di Jalan KH. Wahid Hasyim dan Sudirman-Thamrin (Jakarta Pusat), Jalan Sisimangaraja hingga Jalan Fatmawati (Jakarta Selatan), kawasan Velodrome (Jakarta Timur), Jalan Daan Mogot (Jakarta Barat), Jalan Yos Sudarso, dan Jalan Pluit Selatan Raya (Jakarta Utara).
&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/VdKG3bltdOQ&quot; frameborder=&quot;0&quot; allow=&quot;accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
Sementara itu, kawasan yang juga menjadi sorotan penting revitalisasi pada tahun ini adalah trotoar Cikini dan trotoar Kemang. Di trotoar Cikini, jalur sepanjang 10 km ini akan diperlebar, dari semula hanya 3 meter menjadi 4,5-6 meter. Yaitu 1,5 meter untuk pejalan kaki, 1,5 meter untuk penyandang disabilitas, 1,5 meter untuk street furniture, 0,5-1 meter untuk amenities (penunjang).
Untuk trotoar Kemang, sepanjang 3,3 km diperlebar dari 1,5-2 meter menjadi 3-4 meter. Dalam rangka menghadirkan kolaborasi antara pemerintah dengan masyarakat serta pelaku usaha, Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan para pemilik gedung hotel maupun restoran yang terdampak. Hasil dari kolaborasi ini melahirkan kesepakatan bahwa revitalisasi trotoar di Kemang menerapkan Teknik Pengaturan Zonasi (TPZ).
Anies menyebutkan, revitalisasi trotoar ini juga dimaksudkan untuk integrasi transportasi umum di DKI Jakarta untuk integrasi transportasi di DKI Jakarta. Integrasi antara trotoar dengan moda transportasi ini juga sejalan dengan Instruksi Gubernur Nomor 66 Tahun 2019 untuk mengendalikan kualitas udara Jakarta.
&amp;ldquo;Warga Jakarta didorong untuk lebih mengutamakan aktivitas berjalan dan menggunakan transportasi umum, baik dari dan menuju tempat kerja maupun saat berwisata,&amp;rdquo; pungkas Anies. (cm)</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Revitalisasi Trotoar telah dilakukan oleh Pemprov DKI sepanjang 134 km sejak 2017 hingga 2019. Angka ini ditargetkan akan terus meningkat pada tahun 2020, di mana telah disiapkan revitalisasi trotoar sepanjang 47 km dengan anggaran optimal hingga Rp1,1 triliun.
Gubernur DKI Jakarta, Anis Baswedan mengatakan, salah satu hasil revitalisasi trotoar yang dijadikan percontohan adalah trotoar di Jalan Sudirman &amp;ndash; MH. Thamrin yang direvitalisasi pada 2017-2018. Jalur pedestrian tersebut sudah di desain ramah bagi para penyandang disabilitas, termasuk adanya pelican crossing antar trotoar di sisi barat dan timur.
&amp;ldquo;Penataan jalur pedestrian ini juga akan dilengkapi berbagai fasilitas. Diantaranya CCTV dan Satpol PP, ubin pemandu, hingga lift yang dikhususkan untuk ibu hamil, lansia, serta penyandang disabilitas,&amp;rdquo; jelas Anies kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta beberapa waktu lalu.
Revitalisasi trotoar di tahun ini diperluas ke lima wilayah kota administrasi di DKI Jakarta. Sebanyak 51 lokasi jalan di seluruh wilayah Jakarta yang mengalami revitalisasi trotoar dengan anggaran sekitar Rp327 miliar, antara lain di Jalan KH. Wahid Hasyim dan Sudirman-Thamrin (Jakarta Pusat), Jalan Sisimangaraja hingga Jalan Fatmawati (Jakarta Selatan), kawasan Velodrome (Jakarta Timur), Jalan Daan Mogot (Jakarta Barat), Jalan Yos Sudarso, dan Jalan Pluit Selatan Raya (Jakarta Utara).
&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/VdKG3bltdOQ&quot; frameborder=&quot;0&quot; allow=&quot;accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
Sementara itu, kawasan yang juga menjadi sorotan penting revitalisasi pada tahun ini adalah trotoar Cikini dan trotoar Kemang. Di trotoar Cikini, jalur sepanjang 10 km ini akan diperlebar, dari semula hanya 3 meter menjadi 4,5-6 meter. Yaitu 1,5 meter untuk pejalan kaki, 1,5 meter untuk penyandang disabilitas, 1,5 meter untuk street furniture, 0,5-1 meter untuk amenities (penunjang).
Untuk trotoar Kemang, sepanjang 3,3 km diperlebar dari 1,5-2 meter menjadi 3-4 meter. Dalam rangka menghadirkan kolaborasi antara pemerintah dengan masyarakat serta pelaku usaha, Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan para pemilik gedung hotel maupun restoran yang terdampak. Hasil dari kolaborasi ini melahirkan kesepakatan bahwa revitalisasi trotoar di Kemang menerapkan Teknik Pengaturan Zonasi (TPZ).
Anies menyebutkan, revitalisasi trotoar ini juga dimaksudkan untuk integrasi transportasi umum di DKI Jakarta untuk integrasi transportasi di DKI Jakarta. Integrasi antara trotoar dengan moda transportasi ini juga sejalan dengan Instruksi Gubernur Nomor 66 Tahun 2019 untuk mengendalikan kualitas udara Jakarta.
&amp;ldquo;Warga Jakarta didorong untuk lebih mengutamakan aktivitas berjalan dan menggunakan transportasi umum, baik dari dan menuju tempat kerja maupun saat berwisata,&amp;rdquo; pungkas Anies. (cm)</content:encoded></item></channel></rss>
