<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ketua DPR Tanggapi Kabar Jokowi Akan Tambah 6 Wamen</title><description>Presiden Jokowi dikabarkan akan menambah 6 kursi jabatan Wamen di dalam Kabinet Indonesia Maju.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/11/337/2128514/ketua-dpr-tanggapi-kabar-jokowi-akan-tambah-6-wamen</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/11/11/337/2128514/ketua-dpr-tanggapi-kabar-jokowi-akan-tambah-6-wamen"/><item><title>Ketua DPR Tanggapi Kabar Jokowi Akan Tambah 6 Wamen</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/11/337/2128514/ketua-dpr-tanggapi-kabar-jokowi-akan-tambah-6-wamen</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/11/11/337/2128514/ketua-dpr-tanggapi-kabar-jokowi-akan-tambah-6-wamen</guid><pubDate>Senin 11 November 2019 19:29 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/11/337/2128514/ketua-dpr-tanggapi-kabar-jokowi-akan-tambah-6-wamen-bRyN3nfKdh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Puan Maharani (tengah) (Foto: Okezone/Harits)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/11/337/2128514/ketua-dpr-tanggapi-kabar-jokowi-akan-tambah-6-wamen-bRyN3nfKdh.jpg</image><title>Puan Maharani (tengah) (Foto: Okezone/Harits)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan akan menambah 6 kursi jabatan Wakil Menteri (Wamen) di dalam Kabinet Indonesia Maju.
Terkait hal itu, Ketua DPR Puan Maharani mengkritik adanya wacana adanya penambahan kursi Wakil Menteri itu. Karena menurutnya tak akan efisien dan berbanding terbalik dengan visi Presiden Jokowi yang merampintkan birokrasi.
&amp;ldquo;Tentu saja penambahan ini enggak efisien, makanya saya menyampaikannya efektif dan baik,&amp;rdquo; kata Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/11/2019).
Namun demikian, Puan enggan berkomentar lebih jauh mengenai penambahan jabatan 6 Wamen di pemerintahan itu. Karena hal itu merupakan hal prerogatif dari Presien Jokowi.
&amp;ldquo;Ya itu kan prerogratif presiden dan saya belum mendengar secara langsung dari Presiden. Saya baru mendengarnya dari media saja,&amp;rdquo; imbuhnya.

Baca Juga: PKB Harap Jokowi Tambah Wakil Menteri Kabinet Indonesia Maju
Karena itulah, Puan meminta semua pihak untuk menunggu keputusan yang ada di tangan Presiden Jokowi apakah akan menambah atau hanya sekedar wacana.
&amp;ldquo;Jadi kita tunggu saja, apa iya sih nambah lagi 6?,&amp;rdquo; pungkas dia.
Sebelumnya, Presiden Jokowi membantah isu tersebut, dia mengatakan rencana tersebut belum ada hingga saat ini.&quot;Belum (ada rencana),&quot; ucap Jokowi, Minggu 10 November 2019.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan akan menambah 6 kursi jabatan Wakil Menteri (Wamen) di dalam Kabinet Indonesia Maju.
Terkait hal itu, Ketua DPR Puan Maharani mengkritik adanya wacana adanya penambahan kursi Wakil Menteri itu. Karena menurutnya tak akan efisien dan berbanding terbalik dengan visi Presiden Jokowi yang merampintkan birokrasi.
&amp;ldquo;Tentu saja penambahan ini enggak efisien, makanya saya menyampaikannya efektif dan baik,&amp;rdquo; kata Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/11/2019).
Namun demikian, Puan enggan berkomentar lebih jauh mengenai penambahan jabatan 6 Wamen di pemerintahan itu. Karena hal itu merupakan hal prerogatif dari Presien Jokowi.
&amp;ldquo;Ya itu kan prerogratif presiden dan saya belum mendengar secara langsung dari Presiden. Saya baru mendengarnya dari media saja,&amp;rdquo; imbuhnya.

Baca Juga: PKB Harap Jokowi Tambah Wakil Menteri Kabinet Indonesia Maju
Karena itulah, Puan meminta semua pihak untuk menunggu keputusan yang ada di tangan Presiden Jokowi apakah akan menambah atau hanya sekedar wacana.
&amp;ldquo;Jadi kita tunggu saja, apa iya sih nambah lagi 6?,&amp;rdquo; pungkas dia.
Sebelumnya, Presiden Jokowi membantah isu tersebut, dia mengatakan rencana tersebut belum ada hingga saat ini.&quot;Belum (ada rencana),&quot; ucap Jokowi, Minggu 10 November 2019.</content:encoded></item></channel></rss>
