<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Surya Paloh Peluk Sohibul Iman, Jokowi: Saya Tidak Pernah Dirangkul Seerat Itu</title><description>Jokowi mengakui bahwa sindirinnya atas rangkulan mesra Surya Paloh dan Sohibul Iman hanya karena kecemburuan belaka.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/11/337/2128577/surya-paloh-peluk-sohibul-iman-jokowi-saya-tidak-pernah-dirangkul-seerat-itu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/11/11/337/2128577/surya-paloh-peluk-sohibul-iman-jokowi-saya-tidak-pernah-dirangkul-seerat-itu"/><item><title>Surya Paloh Peluk Sohibul Iman, Jokowi: Saya Tidak Pernah Dirangkul Seerat Itu</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/11/337/2128577/surya-paloh-peluk-sohibul-iman-jokowi-saya-tidak-pernah-dirangkul-seerat-itu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/11/11/337/2128577/surya-paloh-peluk-sohibul-iman-jokowi-saya-tidak-pernah-dirangkul-seerat-itu</guid><pubDate>Senin 11 November 2019 21:35 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/11/337/2128577/jokowi-akui-cemburu-lihat-surya-paloh-peluk-sohibul-iman-nqhJGgCUxe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/11/337/2128577/jokowi-akui-cemburu-lihat-surya-paloh-peluk-sohibul-iman-nqhJGgCUxe.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) ikut menghadiri acara HUT Partai NasDem di JIexpo Kemayoran, Jakarta, Senin (11/11/2019) malam. Dalam kesempatan itu, Jokowi mengakui bahwa sindirinnya atas rangkulan mesra Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dan Presiden PKS Sohibul Iman hanya karena kecemburuan belaka.
&quot;Urusan rangkulan Bang Surya, Pak Sohibul Iman itu hanya masalah kecemburuan. Masalah kecemburuan karena memang saya tidak pernah dirangkul seerat itu,&quot; kata Jokowi.
Kepala Negara tak meragukan komitmen NasDem dalam mendukung jalannya pemerintahan. Ia pun berjanji akan berpelukan lebih erat dengan Surya Paloh selepas menyampaikan pidatonya dalam kongres yang bertepatan pada HUT ke-8 NasDem.
&quot;Sehabis saya menyampaikan sambutan, saya akan peluk erat Bang Surya lebih erat dari beliau memeluk Pak Sohibul Iman. Rangkulan itu apa yang salah? Itu bagus. Tapi sekali lagi juga semua itu kembali pada niatnya. Kalau niatnya itu untuk komitmen kenegaraan apa yang salah?&quot; ucap Jokowi.

Baca Juga: Sempat Sindir Surya Paloh, Jokowi Dipastikan Menutup Kongres Nasdem Malam Ini
Jokowi memastikan bahwa tak mempermasalahkan rangkulan Surya Paloh dan Sohibul Iman bila diperuntukkan sebagai komitmen kebangsaan. Menurut dia, pertemuan NasDem dan PKS itu sebagai komitmen persaudaraan dan persatuan antarpartai politik untuk membangun bangsa.
&quot;Apa yang keliru? Sangat bagus sekali apa yang dicontohkan oleh Bang Surya. Apa yang salah? Apa yang keliru? Kalau rangkulan itu untuk komitmen persaudaraan untuk komitmen kerukukan dan persatuan sebagai saudara sebangsa dan setanah air. Apa yang keliru? Apa yang salah? (Justru) itu bagus sekali,&quot; imbuhnya.Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menganggap sindirannya soal rangkulan  Surya Paloh dan Sohibul Iman merupakan candaan antara sahabat yang  sudah dekat seperti dirinya dan Surya Paloh. Ia pun menganggap rangkulan  yang   menjadi buah bibir di masyarakat merupakan hal biasa.
&quot;Jangan ditanggapi ke sana, ke sini. Ada yang curiga. Ada yang  sinisme. Ada yang enggak percaya. Apanya yang salah? Apalagi tadi sudah  disampaikan juga oleh Bang Surya betapa sayangnya Bang Surya kepada Bu  Megawati,&quot; sambungnya.
&quot;Coba, sahabat sejati saya yang paling saya sayangi Ibu Megawati  beliau sampaikan, jadi salah besar kalau ada yang menyampaikan koalisi  ini sudah tidak rukun. Keliru gede sekali. Kita rukun-rukun saja. Kalau  pas Bu Mega enggak nyalami Bang Surya itu kelewatan saja,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) ikut menghadiri acara HUT Partai NasDem di JIexpo Kemayoran, Jakarta, Senin (11/11/2019) malam. Dalam kesempatan itu, Jokowi mengakui bahwa sindirinnya atas rangkulan mesra Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dan Presiden PKS Sohibul Iman hanya karena kecemburuan belaka.
&quot;Urusan rangkulan Bang Surya, Pak Sohibul Iman itu hanya masalah kecemburuan. Masalah kecemburuan karena memang saya tidak pernah dirangkul seerat itu,&quot; kata Jokowi.
Kepala Negara tak meragukan komitmen NasDem dalam mendukung jalannya pemerintahan. Ia pun berjanji akan berpelukan lebih erat dengan Surya Paloh selepas menyampaikan pidatonya dalam kongres yang bertepatan pada HUT ke-8 NasDem.
&quot;Sehabis saya menyampaikan sambutan, saya akan peluk erat Bang Surya lebih erat dari beliau memeluk Pak Sohibul Iman. Rangkulan itu apa yang salah? Itu bagus. Tapi sekali lagi juga semua itu kembali pada niatnya. Kalau niatnya itu untuk komitmen kenegaraan apa yang salah?&quot; ucap Jokowi.

Baca Juga: Sempat Sindir Surya Paloh, Jokowi Dipastikan Menutup Kongres Nasdem Malam Ini
Jokowi memastikan bahwa tak mempermasalahkan rangkulan Surya Paloh dan Sohibul Iman bila diperuntukkan sebagai komitmen kebangsaan. Menurut dia, pertemuan NasDem dan PKS itu sebagai komitmen persaudaraan dan persatuan antarpartai politik untuk membangun bangsa.
&quot;Apa yang keliru? Sangat bagus sekali apa yang dicontohkan oleh Bang Surya. Apa yang salah? Apa yang keliru? Kalau rangkulan itu untuk komitmen persaudaraan untuk komitmen kerukukan dan persatuan sebagai saudara sebangsa dan setanah air. Apa yang keliru? Apa yang salah? (Justru) itu bagus sekali,&quot; imbuhnya.Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menganggap sindirannya soal rangkulan  Surya Paloh dan Sohibul Iman merupakan candaan antara sahabat yang  sudah dekat seperti dirinya dan Surya Paloh. Ia pun menganggap rangkulan  yang   menjadi buah bibir di masyarakat merupakan hal biasa.
&quot;Jangan ditanggapi ke sana, ke sini. Ada yang curiga. Ada yang  sinisme. Ada yang enggak percaya. Apanya yang salah? Apalagi tadi sudah  disampaikan juga oleh Bang Surya betapa sayangnya Bang Surya kepada Bu  Megawati,&quot; sambungnya.
&quot;Coba, sahabat sejati saya yang paling saya sayangi Ibu Megawati  beliau sampaikan, jadi salah besar kalau ada yang menyampaikan koalisi  ini sudah tidak rukun. Keliru gede sekali. Kita rukun-rukun saja. Kalau  pas Bu Mega enggak nyalami Bang Surya itu kelewatan saja,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
