<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Jokowi ke Penegak Hukum: Jangan Pura-Pura Salah Gigit!   </title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta aparat penegak hukum untuk menegakkan hukum dan membantu pemerintah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/13/337/2129220/jokowi-ke-penegak-hukum-jangan-pura-pura-salah-gigit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/11/13/337/2129220/jokowi-ke-penegak-hukum-jangan-pura-pura-salah-gigit"/><item><title> Jokowi ke Penegak Hukum: Jangan Pura-Pura Salah Gigit!   </title><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/13/337/2129220/jokowi-ke-penegak-hukum-jangan-pura-pura-salah-gigit</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/11/13/337/2129220/jokowi-ke-penegak-hukum-jangan-pura-pura-salah-gigit</guid><pubDate>Rabu 13 November 2019 11:35 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/13/337/2129220/jokowi-ke-penegak-hukum-jangan-pura-pura-salah-gigit-DPopXwEx3K.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden RI, Joko Widodo (foto: Biro Pers Kepresidenan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/13/337/2129220/jokowi-ke-penegak-hukum-jangan-pura-pura-salah-gigit-DPopXwEx3K.jpg</image><title>Presiden RI, Joko Widodo (foto: Biro Pers Kepresidenan)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta aparat penegak hukum untuk menegakkan hukum dan membantu pemerintah dalam melaksanakan agenda strategis bangsa Indonesia.

Kepala Negara mengingatkan bahwa aparat penegak hukum jangan sampai &quot;menggigit&quot; orang yang tidak salah hingga para pengusaha yang berkomitmen melakukan investasi guna membangun bangsa.

&quot;Jangan menggigit orang yang bener. Kalau yang salah silakan digigit, tapi yang benar jangan sampai digigit dan jangan pura-pura salah gigit. Jangan pernah juga mengigit pejabat atau pelaku pelaku bisnis yang sedang berinovasi untuk kemajuan negara ini,&quot; kata Jokowi dalam Rakornas Forkopimda di Sentul, Bogor, Selasa (13/11/2019).
&amp;nbsp;Baca juga: Jokowi Beserta Kabinetnya Gelar Rakornas dengan Forkopimda di Sentul
Kepala Negara menegaskan, tidak akan memberikan toleransinya kepada aparat  penegak hukum yang kerjanya hanya menakut-nakuti, dan mengganggu inovasi  untuk memeras para birokrat dan pejabat.

&quot;Karena tugas saudara-saudara adalah menggigit siapapun yang memiliki niat buruk untuk mengganggu agenda-agenda besar strategis bangsa kita,&quot; ujarnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengungkapkan, bahwa banyak oknum penegak hukum yang kerjanya memeras para pelaku usaha. Ia pun telah memerintahkan Kapolri Jendral Pol Idham Azis dan Jaksa Agung ST Burhanuddin untuk mencopot para penegak hukum bermental seperti itu.
&amp;nbsp;Baca juga: Soal Pilkada Tidak Langsung, Jokowi Tegak Berdiri pada Cita-Cita Reformasi
&quot;Saya minta tolong cek, copot, pecat! Begitu saja sudah. Itu stop yang kayak gitu stop jangan diterus-teruskan,&quot; tegas Jokowi.

Jokowi juga meminta TNI untuk terus menjaga dan mempertahankan kedaulatan negara. Menurut dia, kewibawaan TNI harus dimanfaatkan untuk mendukung agenda agenda besar bangsa Indonesia.

&quot;Saya titip kepada panglima TNI, rakyat sangat berharap pada kontribusi yang diberikan dari TNI dan Polri,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta aparat penegak hukum untuk menegakkan hukum dan membantu pemerintah dalam melaksanakan agenda strategis bangsa Indonesia.

Kepala Negara mengingatkan bahwa aparat penegak hukum jangan sampai &quot;menggigit&quot; orang yang tidak salah hingga para pengusaha yang berkomitmen melakukan investasi guna membangun bangsa.

&quot;Jangan menggigit orang yang bener. Kalau yang salah silakan digigit, tapi yang benar jangan sampai digigit dan jangan pura-pura salah gigit. Jangan pernah juga mengigit pejabat atau pelaku pelaku bisnis yang sedang berinovasi untuk kemajuan negara ini,&quot; kata Jokowi dalam Rakornas Forkopimda di Sentul, Bogor, Selasa (13/11/2019).
&amp;nbsp;Baca juga: Jokowi Beserta Kabinetnya Gelar Rakornas dengan Forkopimda di Sentul
Kepala Negara menegaskan, tidak akan memberikan toleransinya kepada aparat  penegak hukum yang kerjanya hanya menakut-nakuti, dan mengganggu inovasi  untuk memeras para birokrat dan pejabat.

&quot;Karena tugas saudara-saudara adalah menggigit siapapun yang memiliki niat buruk untuk mengganggu agenda-agenda besar strategis bangsa kita,&quot; ujarnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengungkapkan, bahwa banyak oknum penegak hukum yang kerjanya memeras para pelaku usaha. Ia pun telah memerintahkan Kapolri Jendral Pol Idham Azis dan Jaksa Agung ST Burhanuddin untuk mencopot para penegak hukum bermental seperti itu.
&amp;nbsp;Baca juga: Soal Pilkada Tidak Langsung, Jokowi Tegak Berdiri pada Cita-Cita Reformasi
&quot;Saya minta tolong cek, copot, pecat! Begitu saja sudah. Itu stop yang kayak gitu stop jangan diterus-teruskan,&quot; tegas Jokowi.

Jokowi juga meminta TNI untuk terus menjaga dan mempertahankan kedaulatan negara. Menurut dia, kewibawaan TNI harus dimanfaatkan untuk mendukung agenda agenda besar bangsa Indonesia.

&quot;Saya titip kepada panglima TNI, rakyat sangat berharap pada kontribusi yang diberikan dari TNI dan Polri,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
