<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pasca-Bom di Mapolrestabes Medan, Wapres Minta Masyarakat Lebih Waspada</title><description>Ma'ruf Amin mengatakan, semua pihak harus lebih meningkatkan kewaspadaan pasca-aksi bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/14/337/2129589/pasca-bom-di-mapolrestabes-medan-wapres-minta-masyarakat-lebih-waspada</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/11/14/337/2129589/pasca-bom-di-mapolrestabes-medan-wapres-minta-masyarakat-lebih-waspada"/><item><title>Pasca-Bom di Mapolrestabes Medan, Wapres Minta Masyarakat Lebih Waspada</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/14/337/2129589/pasca-bom-di-mapolrestabes-medan-wapres-minta-masyarakat-lebih-waspada</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/11/14/337/2129589/pasca-bom-di-mapolrestabes-medan-wapres-minta-masyarakat-lebih-waspada</guid><pubDate>Kamis 14 November 2019 00:06 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/14/337/2129589/pasca-bom-di-mapolrestabes-medan-wapres-minta-masyarakat-lebih-waspada-VS1gfLvxlz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ma'ruf Amin. (Foto: Okezone.com/Fahreza Rizky)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/14/337/2129589/pasca-bom-di-mapolrestabes-medan-wapres-minta-masyarakat-lebih-waspada-VS1gfLvxlz.jpg</image><title>Ma'ruf Amin. (Foto: Okezone.com/Fahreza Rizky)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan, semua pihak harus lebih meningkatkan kewaspadaan pasca-aksi bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan.
&quot;Saya kira kita harus lebih waspada menghadapi apa saja, memang kita tidak boleh suudzon (berburuk sangka), tapi sekarang ini perlu juga kecurigaan-kecurigaan ya,&quot; kata Ma'ruf di SICC, Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/11/2019) malam.
&quot;Karena ternyata juga yang pembawa bom bunuh diri itu menggunakan atribut ojol (ojek online), jadi memang kita harus waspada dalam menghadapi, masyarakat juga lebih waspada dan hati-hati,&quot; sambung dia.
Peristiwa bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan tak terduga karena gerak-gerik pelaku tidak terdeteksi. Begitu juga dengan insiden penikaman Mantan Menko Polhukam Wiranto yang ternyata dilakukan oleh suami-istri.
&quot;Sebelumnya Pak Menko Polhukam (Wiranto) kan juga kena tusuk di Menes, Banten dan juga tidak diduga, juga kemaren terjadi, jadi kewaspadaan makin ditingkatkan saya kira,&quot; ucap Ma'ruf.

&quot;Kita harus, semua instrumen itu kita optimalkan untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya kelompok-kelompok teroris itu, sampai RW/RT itu kita fungsikan juga ke arah untuk bisa memonitor keadaan sekitar, sehingga kemungkinan terjadi bisa dicegah lebih dini, saya kira kewaspadaan itu,&quot; ujarnya.
Sekadar informasi, ledakan terjadi di Mapolrestabes Medan pagi tadi. Pelaku yang memakai jaket ojek online diduga melakukan bom bunuh diri. Akibat peristiwa itu, enam orang luka-luka serta merusak kendaraan lainnya.
Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan pelaku menggunakan bom pinggang dalam melancarkan aksinya. Material bom terdiri dari baterai, plat besi metal, paku, irisan kabel dan lain sebagainya.</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan, semua pihak harus lebih meningkatkan kewaspadaan pasca-aksi bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan.
&quot;Saya kira kita harus lebih waspada menghadapi apa saja, memang kita tidak boleh suudzon (berburuk sangka), tapi sekarang ini perlu juga kecurigaan-kecurigaan ya,&quot; kata Ma'ruf di SICC, Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/11/2019) malam.
&quot;Karena ternyata juga yang pembawa bom bunuh diri itu menggunakan atribut ojol (ojek online), jadi memang kita harus waspada dalam menghadapi, masyarakat juga lebih waspada dan hati-hati,&quot; sambung dia.
Peristiwa bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan tak terduga karena gerak-gerik pelaku tidak terdeteksi. Begitu juga dengan insiden penikaman Mantan Menko Polhukam Wiranto yang ternyata dilakukan oleh suami-istri.
&quot;Sebelumnya Pak Menko Polhukam (Wiranto) kan juga kena tusuk di Menes, Banten dan juga tidak diduga, juga kemaren terjadi, jadi kewaspadaan makin ditingkatkan saya kira,&quot; ucap Ma'ruf.

&quot;Kita harus, semua instrumen itu kita optimalkan untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya kelompok-kelompok teroris itu, sampai RW/RT itu kita fungsikan juga ke arah untuk bisa memonitor keadaan sekitar, sehingga kemungkinan terjadi bisa dicegah lebih dini, saya kira kewaspadaan itu,&quot; ujarnya.
Sekadar informasi, ledakan terjadi di Mapolrestabes Medan pagi tadi. Pelaku yang memakai jaket ojek online diduga melakukan bom bunuh diri. Akibat peristiwa itu, enam orang luka-luka serta merusak kendaraan lainnya.
Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan pelaku menggunakan bom pinggang dalam melancarkan aksinya. Material bom terdiri dari baterai, plat besi metal, paku, irisan kabel dan lain sebagainya.</content:encoded></item></channel></rss>
