<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Golkar Partai Besar, Agung Laksono Ingin Munas Utamakan Musyawarah Mufakat</title><description>Saat ini kita memiliki potensi dengan menduduki posisi-posisi strategis, sehingga ini menjadi ajang Partai Golkar menunjukkan eksistensinya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/14/337/2130016/golkar-partai-besar-agung-laksono-ingin-munas-utamakan-musyawarah-mufakat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/11/14/337/2130016/golkar-partai-besar-agung-laksono-ingin-munas-utamakan-musyawarah-mufakat"/><item><title>Golkar Partai Besar, Agung Laksono Ingin Munas Utamakan Musyawarah Mufakat</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/14/337/2130016/golkar-partai-besar-agung-laksono-ingin-munas-utamakan-musyawarah-mufakat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/11/14/337/2130016/golkar-partai-besar-agung-laksono-ingin-munas-utamakan-musyawarah-mufakat</guid><pubDate>Kamis 14 November 2019 21:00 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/14/337/2130016/golkar-partai-besar-agung-laksono-ingin-munas-utamakan-musyawarah-mufakat-AQjIsvFgfY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Agung Laksono </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/14/337/2130016/golkar-partai-besar-agung-laksono-ingin-munas-utamakan-musyawarah-mufakat-AQjIsvFgfY.jpg</image><title>Agung Laksono </title></images><description>JAKARTA - Ketua Dewan Pakar Golkar Agung Laksono menegaskan gelaran Munas pada Desember 2019 harus lebih baik, tidak hanya memilih ketua, tetapi mampu melahirkan gagasan-gagasan.

&quot;Saya merasa gembira, karena sudah ada kesepakatan soal Munas, yakni tanggal 4-6 Desember di Jakarta. Menjadi tugas SC untuk sebaik-baiknya menyiapkan bahan-bahan materi, bukan hanya menyangkut kepengurusan tapi juga gagasan-gagasan Partai yang dapat digunakan untuk kemajuan bangsa dan negara Indonesia,&quot; ujar Agung dalam Rapimnas Golkar di Hotel Ritz Carlton, Jakarta Selatan, Kamis (14/11/2019).



Terkait pengambilan keputusan, Agung mengajak seluruh kader partai berlambang pohon beringin initu untuk lebih utamakan musyawarah untuk mufakat. &quot;Apalagi kita sebagai partai besar,&quot; imbuhnya.

Melalui Munas nanti, sambungnya, perlu kapitalisasi sebaik-baiknya dari sudah dimiliki Golkar hari ini dalam menyongsong momentum politik 2024 di mana tidak ada lagi petahana saat itu.

&quot;Bahkan saat ini kita memiliki potensi dengan menduduki posisi-posisi strategis, menko, menteri, dan sebagainya, sehingga ini menjadi ajang Partai Golkar menunjukkan eksistensinya,&quot; kata Agung.

Selain itu, Agung mengatakan perlu mengoptimalkan kader-kader Golkar untuk mengisi pos-pos BUMN agar dapat mengabdi pada kepentingan bangsa dan negara. &quot;Kita adalah keluarga besar, sudah tentu ada perbedaan-perbedaan. Tetapi apapun perbedaannya, semuanya harus menjalankan apa yang nantinya menjadi keputusan bersama,&quot; tuturnya.

Baca Juga : Akbar Tandjung Usul Golkar Terapkan Sistem Konvensi pada Pilpres 2024

Ia berharap, siapapun yang mengisi formatur terpilih dalam Munas, harus bersama-sama merangkul. Namun, hal tersebut bukan berarti lantas pengurus DPP akan &quot;membengkak&quot;, tetap harus selektif.

&quot;Kita harus prioritaskan kader-kader terbaik, tokoh-tokoh masyarakat, organisasi sayap, yg semuanya itu akan berperan sebagai vote getter,&quot; ujarnya.Soal pengurus DPP yang akan datang, Agung berpesan agar bisa pikirkan tentang perbaikan AD/ART dengan membetuk tim khusus AD/ART yang bisa merumuskan tetang perbaikan yang lebih baik. Termasuk dengan meminta masukan-masukan dari daerah.

&quot;Dalam pemilihan umum ke depan, kita hindarkan cara-cara yang bertentangan dengan nilai-nilai partai kita. Kita hindarkan politik uang. Kita jaga bersama marwah dan integritas partai kita,&quot; ujarnya.

Dalam kepengurusan ke depan, ia juga mengusulkan adanya pembentukan beberapa tim, di antanya : Pembinaan dan Pemantapan Ideologi Pancasila, dan Perubahan Sistem Pemilu. &quot;Seperti kita tahu, pemilu yang lalu terlalu rumit dan banyak memakan korban, karena perlu dipikirkan perbaikannya,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Dewan Pakar Golkar Agung Laksono menegaskan gelaran Munas pada Desember 2019 harus lebih baik, tidak hanya memilih ketua, tetapi mampu melahirkan gagasan-gagasan.

&quot;Saya merasa gembira, karena sudah ada kesepakatan soal Munas, yakni tanggal 4-6 Desember di Jakarta. Menjadi tugas SC untuk sebaik-baiknya menyiapkan bahan-bahan materi, bukan hanya menyangkut kepengurusan tapi juga gagasan-gagasan Partai yang dapat digunakan untuk kemajuan bangsa dan negara Indonesia,&quot; ujar Agung dalam Rapimnas Golkar di Hotel Ritz Carlton, Jakarta Selatan, Kamis (14/11/2019).



Terkait pengambilan keputusan, Agung mengajak seluruh kader partai berlambang pohon beringin initu untuk lebih utamakan musyawarah untuk mufakat. &quot;Apalagi kita sebagai partai besar,&quot; imbuhnya.

Melalui Munas nanti, sambungnya, perlu kapitalisasi sebaik-baiknya dari sudah dimiliki Golkar hari ini dalam menyongsong momentum politik 2024 di mana tidak ada lagi petahana saat itu.

&quot;Bahkan saat ini kita memiliki potensi dengan menduduki posisi-posisi strategis, menko, menteri, dan sebagainya, sehingga ini menjadi ajang Partai Golkar menunjukkan eksistensinya,&quot; kata Agung.

Selain itu, Agung mengatakan perlu mengoptimalkan kader-kader Golkar untuk mengisi pos-pos BUMN agar dapat mengabdi pada kepentingan bangsa dan negara. &quot;Kita adalah keluarga besar, sudah tentu ada perbedaan-perbedaan. Tetapi apapun perbedaannya, semuanya harus menjalankan apa yang nantinya menjadi keputusan bersama,&quot; tuturnya.

Baca Juga : Akbar Tandjung Usul Golkar Terapkan Sistem Konvensi pada Pilpres 2024

Ia berharap, siapapun yang mengisi formatur terpilih dalam Munas, harus bersama-sama merangkul. Namun, hal tersebut bukan berarti lantas pengurus DPP akan &quot;membengkak&quot;, tetap harus selektif.

&quot;Kita harus prioritaskan kader-kader terbaik, tokoh-tokoh masyarakat, organisasi sayap, yg semuanya itu akan berperan sebagai vote getter,&quot; ujarnya.Soal pengurus DPP yang akan datang, Agung berpesan agar bisa pikirkan tentang perbaikan AD/ART dengan membetuk tim khusus AD/ART yang bisa merumuskan tetang perbaikan yang lebih baik. Termasuk dengan meminta masukan-masukan dari daerah.

&quot;Dalam pemilihan umum ke depan, kita hindarkan cara-cara yang bertentangan dengan nilai-nilai partai kita. Kita hindarkan politik uang. Kita jaga bersama marwah dan integritas partai kita,&quot; ujarnya.

Dalam kepengurusan ke depan, ia juga mengusulkan adanya pembentukan beberapa tim, di antanya : Pembinaan dan Pemantapan Ideologi Pancasila, dan Perubahan Sistem Pemilu. &quot;Seperti kita tahu, pemilu yang lalu terlalu rumit dan banyak memakan korban, karena perlu dipikirkan perbaikannya,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
