<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menhub Minta Aplikator Ojol Evaluasi Perekrutan Pascabom Polresta Medan</title><description>Aplikator harus melakukan evaluasi terhadap para pengemudi ojek online yang sudah bergabung.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/14/337/2130045/menhub-minta-aplikator-ojol-evaluasi-perekrutan-pascabom-polresta-medan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/11/14/337/2130045/menhub-minta-aplikator-ojol-evaluasi-perekrutan-pascabom-polresta-medan"/><item><title>Menhub Minta Aplikator Ojol Evaluasi Perekrutan Pascabom Polresta Medan</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/14/337/2130045/menhub-minta-aplikator-ojol-evaluasi-perekrutan-pascabom-polresta-medan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/11/14/337/2130045/menhub-minta-aplikator-ojol-evaluasi-perekrutan-pascabom-polresta-medan</guid><pubDate>Kamis 14 November 2019 22:15 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/14/337/2130045/menhub-minta-aplikator-ojol-evaluasi-perekrutan-pascabom-polresta-medan-CiPWQYTR3V.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menhub Budi Karya Sumadi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/14/337/2130045/menhub-minta-aplikator-ojol-evaluasi-perekrutan-pascabom-polresta-medan-CiPWQYTR3V.jpg</image><title>Menhub Budi Karya Sumadi (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meminta aplikator untuk membuat standar baru bagi pendaftaran para pengemudi ojek online yang baru. Hal itu seiring dengan terjadinya insiden bom bunuh diri, yang pelakunya menggunakan atribut ojek online.

&quot;Standar baru itu, pertama harus tatap muka. Kedua apa harus ada yang merekomendasikan teman yang sudah ada. Itu minimal, tapi pasti ada cara-cara baru,&quot; ujar dia di salah satu restoran di Jakarta, Kamis (14/11/2019).
Baca Juga:&amp;nbsp;Pasca-Teror Bom, Kemenhub Usul Jaket Ojol Gunakan Identitas&amp;nbsp;
Aplikator harus melakukan evaluasi terhadap para pengemudi ojek online yang sudah bergabung. Kemudian, aplikator harus bisa memantau media sosial para pengemudi ojek online.

&quot;Aplikator juga harus selektif pemberian jaket kepada para pengemudi ojek online. Tapi hari ini mulai rapat butuh 2-3 hari rekomendasi tertentu yang mengikat,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;
Sebelumnya, Menhub Budi Karya Sumadi akan memanggil perusahaan aplikator ojek online ke kantornya. Hal ini menyusul terjadinya insiden bom bunuh diri, yang pelakunya menggunakan atribut ojek online.

Pemanggilan aplikator bertujuan meminta keterangan terkait insiden tersebut. Termasuk juga untuk meningkatkan kewaspadaan agar peristiwa serupa tak terjadi lagi.

&quot;Kalau menilik yang terjadi, maka Kementerian Perhubungan akan memanggil para aplikator untuk tingkatkan kewaspadaan,&quot; ujarnya saat ditemui di Kompleks DPR-RI.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meminta aplikator untuk membuat standar baru bagi pendaftaran para pengemudi ojek online yang baru. Hal itu seiring dengan terjadinya insiden bom bunuh diri, yang pelakunya menggunakan atribut ojek online.

&quot;Standar baru itu, pertama harus tatap muka. Kedua apa harus ada yang merekomendasikan teman yang sudah ada. Itu minimal, tapi pasti ada cara-cara baru,&quot; ujar dia di salah satu restoran di Jakarta, Kamis (14/11/2019).
Baca Juga:&amp;nbsp;Pasca-Teror Bom, Kemenhub Usul Jaket Ojol Gunakan Identitas&amp;nbsp;
Aplikator harus melakukan evaluasi terhadap para pengemudi ojek online yang sudah bergabung. Kemudian, aplikator harus bisa memantau media sosial para pengemudi ojek online.

&quot;Aplikator juga harus selektif pemberian jaket kepada para pengemudi ojek online. Tapi hari ini mulai rapat butuh 2-3 hari rekomendasi tertentu yang mengikat,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;
Sebelumnya, Menhub Budi Karya Sumadi akan memanggil perusahaan aplikator ojek online ke kantornya. Hal ini menyusul terjadinya insiden bom bunuh diri, yang pelakunya menggunakan atribut ojek online.

Pemanggilan aplikator bertujuan meminta keterangan terkait insiden tersebut. Termasuk juga untuk meningkatkan kewaspadaan agar peristiwa serupa tak terjadi lagi.

&quot;Kalau menilik yang terjadi, maka Kementerian Perhubungan akan memanggil para aplikator untuk tingkatkan kewaspadaan,&quot; ujarnya saat ditemui di Kompleks DPR-RI.</content:encoded></item></channel></rss>
