<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BMKG Minta Warga Terdampak Gempa M 7,1 di Maluku Utara Jauhi Pantai</title><description>Kasi Data dan Info BMKG Sulut Edward H Mengko mengatakan, hingga kini belum perlu dilakukan evakuasi warga.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/15/337/2130071/bmkg-minta-warga-terdampak-gempa-m-7-1-di-maluku-utara-jauhi-pantai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/11/15/337/2130071/bmkg-minta-warga-terdampak-gempa-m-7-1-di-maluku-utara-jauhi-pantai"/><item><title>BMKG Minta Warga Terdampak Gempa M 7,1 di Maluku Utara Jauhi Pantai</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/15/337/2130071/bmkg-minta-warga-terdampak-gempa-m-7-1-di-maluku-utara-jauhi-pantai</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/11/15/337/2130071/bmkg-minta-warga-terdampak-gempa-m-7-1-di-maluku-utara-jauhi-pantai</guid><pubDate>Jum'at 15 November 2019 00:45 WIB</pubDate><dc:creator>Subhan Sabu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/15/337/2130071/bmkg-minta-warga-terdampak-gempa-m-7-1-di-maluku-utara-jauhi-pantai-FzuVmvzzXY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Okezone.com/Subhan Sabu)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/15/337/2130071/bmkg-minta-warga-terdampak-gempa-m-7-1-di-maluku-utara-jauhi-pantai-FzuVmvzzXY.jpg</image><title>(Foto: Okezone.com/Subhan Sabu)</title></images><description>MANADO - Masyarakat di Sulawesi Utara, yang sebagian besar sudah terlelap tidur dikejutkan dengan gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,1. Tak ayal banyak warga yang langsung berhamburan lari keluar rumah.
Gempa yang mengguncang wilayah Maluku Utara dan Sulawesi Utara tersebut berlokasi 1.63 LU 126.40 BT atau 134 km Barat Laut Jailolo, Maluku Utara pada kedalaman 73 Km.
Gempa tersebut bertatus waspada Tsunami. Meski demikian, Kasi Data dan Info BMKG Sulut Edward H Mengko mengatakan, hingga kini belum perlu dilakukan evakuasi warga.
&quot;Mohon bantuannya untuk menenangkan masyarakat. Arahannya adalah tidak berdiri di tepi pantai atau pinggiran muara sungai,&quot; ujar Mengko, Jumat (15/11/2019).
Sementara di Kota Bitung, beredar informasi bahwa warga yang berada di pesisir sudah banyak yang menyelamatkan diri karena ada bunyi sirine, namun kabar ini dibantah oleh petugas BPBD Kota Bitung.

&quot;Laporan kami yang sementara jaga di kantor BPBD Bitung sampai saat ini early warning sistem tsunami belum bunyi,&quot; ujar Alfindo Mongkol.
Sementara di Kota Manado sendiri dari pantauan okezone, banyak warga yang berdiri di tepi pantai untuk melihat kondisi air laut, apakah mengalami surut atau tidak.
Ishak Kusrant, Warga Winangun, Kota Manado, mengaku akibat gempa tersebut dinding rumahnya retak.
&quot;Dinding rumah saya retak, memang dahsyat, bergemuruh gempa tadi,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>MANADO - Masyarakat di Sulawesi Utara, yang sebagian besar sudah terlelap tidur dikejutkan dengan gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,1. Tak ayal banyak warga yang langsung berhamburan lari keluar rumah.
Gempa yang mengguncang wilayah Maluku Utara dan Sulawesi Utara tersebut berlokasi 1.63 LU 126.40 BT atau 134 km Barat Laut Jailolo, Maluku Utara pada kedalaman 73 Km.
Gempa tersebut bertatus waspada Tsunami. Meski demikian, Kasi Data dan Info BMKG Sulut Edward H Mengko mengatakan, hingga kini belum perlu dilakukan evakuasi warga.
&quot;Mohon bantuannya untuk menenangkan masyarakat. Arahannya adalah tidak berdiri di tepi pantai atau pinggiran muara sungai,&quot; ujar Mengko, Jumat (15/11/2019).
Sementara di Kota Bitung, beredar informasi bahwa warga yang berada di pesisir sudah banyak yang menyelamatkan diri karena ada bunyi sirine, namun kabar ini dibantah oleh petugas BPBD Kota Bitung.

&quot;Laporan kami yang sementara jaga di kantor BPBD Bitung sampai saat ini early warning sistem tsunami belum bunyi,&quot; ujar Alfindo Mongkol.
Sementara di Kota Manado sendiri dari pantauan okezone, banyak warga yang berdiri di tepi pantai untuk melihat kondisi air laut, apakah mengalami surut atau tidak.
Ishak Kusrant, Warga Winangun, Kota Manado, mengaku akibat gempa tersebut dinding rumahnya retak.
&quot;Dinding rumah saya retak, memang dahsyat, bergemuruh gempa tadi,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
