<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Peta Banjir Jakarta, Empat Kali Ini Bisa Jadi Ancaman Jika Hujan Terus Terun</title><description>Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mencatat ada empat kali di kawasan Ibu Kota yang alirannya dapat menyebabkan banjir di daerah sekitarnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/16/337/2130433/peta-banjir-jakarta-empat-kali-ini-bisa-jadi-ancaman-jika-hujan-terus-terun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/11/16/337/2130433/peta-banjir-jakarta-empat-kali-ini-bisa-jadi-ancaman-jika-hujan-terus-terun"/><item><title>Peta Banjir Jakarta, Empat Kali Ini Bisa Jadi Ancaman Jika Hujan Terus Terun</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/16/337/2130433/peta-banjir-jakarta-empat-kali-ini-bisa-jadi-ancaman-jika-hujan-terus-terun</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/11/16/337/2130433/peta-banjir-jakarta-empat-kali-ini-bisa-jadi-ancaman-jika-hujan-terus-terun</guid><pubDate>Sabtu 16 November 2019 10:31 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/15/337/2130433/peta-banjir-jakarta-empat-kali-ini-bisa-jadi-ancaman-jika-hujan-terus-terun-JpeOw4H2NZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/15/337/2130433/peta-banjir-jakarta-empat-kali-ini-bisa-jadi-ancaman-jika-hujan-terus-terun-JpeOw4H2NZ.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mencatat ada empat kali di kawasan Ibu Kota yang alirannya dapat menyebabkan banjir di daerah sekitarnya. Keempatnya ialah Kali Ciliwung, Kali Pesanggarahan, Kali Baru Barat dan Kali Baru Timur.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Andono Warih mengatakan, berdasarkan pengalaman dari tahun ke tahun setiap musim hujan, aliran dari empat kali itu selalu membuat wilayah sekitarnya mengalami banjir. Hal tersebut karena setiap musim penghujan tiba, kali di sana selalu dipenuhi sampah yang berasal warga Jakarta dan dari daerah penyanggah Ibu Kota lainya.

Daerah yang akan terdampak banjir dari aliran Kali Ciliwung adalah Jagakarsa; TB Simatupang; Kalibata; Kampung Pulo; Manggarai, Petamburan, Season City, dan terakhir Kalijodo.



Sementara untuk aliran Kali Pesanggrahan akan mengalir ke Kebayoran Lama; Pesanggrahan, Kembangan; Kebon Jeruk; hingga akhirnya ke Cengkareng.

Kemudian, aliran Kali Baru Barat melintas Pancoran dan Tebet. Terakhir, wilayah yang terlintasi aliran Kali Baru Timur ialah Cijantung; Cililitan; Cawang; dan Cipinang.

&quot;Sekitar 4.000 petugas Unit Pengelola Kebersihan (UPK) Badan Air telah disiagakan untuk mengantisipasi agar tidak ada sampah yang menyumbat kali, saluran penghubung, dan pintu-pintu air sebelum memasuki musim penghujan,&quot; ujarnya kepada Okezone, beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan, seluruh pasukan itu disebar ke beberapa titik. Salah  satunya, seperti di Pintu Air Manggarai, Jembatan Kampung Melayu,  Jembatan Season City dan titik-titik lain yang rawan tumpukan sampah  kiriman, petugas disiagakan memantau 24 jam.

&amp;ldquo;Ketika terjadi tumpukan sampah, selain petugas eksisting di ruas  tersebut, maka personel dan armada tambahan akan segera bergerak ke  lokasi itu. Kita siaga 24 jam,&amp;rdquo; ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya pun telah menyiapkan berbagai sarana  pendukung untuk mengantisipasi banjir. Di antaranya adalah 44 pickup  angkut sampah, 50 truk sampah, 5 excavator jenis spider, 6 excavator  long arm, 20 excavator jenis biasa

&quot;Serta 1 excavator liebher yang didampingi oleh 23 orang petugas mobilisasi dan 12 orang petugas mekanik,&quot; kata dia.

</description><content:encoded>JAKARTA - Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mencatat ada empat kali di kawasan Ibu Kota yang alirannya dapat menyebabkan banjir di daerah sekitarnya. Keempatnya ialah Kali Ciliwung, Kali Pesanggarahan, Kali Baru Barat dan Kali Baru Timur.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Andono Warih mengatakan, berdasarkan pengalaman dari tahun ke tahun setiap musim hujan, aliran dari empat kali itu selalu membuat wilayah sekitarnya mengalami banjir. Hal tersebut karena setiap musim penghujan tiba, kali di sana selalu dipenuhi sampah yang berasal warga Jakarta dan dari daerah penyanggah Ibu Kota lainya.

Daerah yang akan terdampak banjir dari aliran Kali Ciliwung adalah Jagakarsa; TB Simatupang; Kalibata; Kampung Pulo; Manggarai, Petamburan, Season City, dan terakhir Kalijodo.



Sementara untuk aliran Kali Pesanggrahan akan mengalir ke Kebayoran Lama; Pesanggrahan, Kembangan; Kebon Jeruk; hingga akhirnya ke Cengkareng.

Kemudian, aliran Kali Baru Barat melintas Pancoran dan Tebet. Terakhir, wilayah yang terlintasi aliran Kali Baru Timur ialah Cijantung; Cililitan; Cawang; dan Cipinang.

&quot;Sekitar 4.000 petugas Unit Pengelola Kebersihan (UPK) Badan Air telah disiagakan untuk mengantisipasi agar tidak ada sampah yang menyumbat kali, saluran penghubung, dan pintu-pintu air sebelum memasuki musim penghujan,&quot; ujarnya kepada Okezone, beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan, seluruh pasukan itu disebar ke beberapa titik. Salah  satunya, seperti di Pintu Air Manggarai, Jembatan Kampung Melayu,  Jembatan Season City dan titik-titik lain yang rawan tumpukan sampah  kiriman, petugas disiagakan memantau 24 jam.

&amp;ldquo;Ketika terjadi tumpukan sampah, selain petugas eksisting di ruas  tersebut, maka personel dan armada tambahan akan segera bergerak ke  lokasi itu. Kita siaga 24 jam,&amp;rdquo; ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya pun telah menyiapkan berbagai sarana  pendukung untuk mengantisipasi banjir. Di antaranya adalah 44 pickup  angkut sampah, 50 truk sampah, 5 excavator jenis spider, 6 excavator  long arm, 20 excavator jenis biasa

&quot;Serta 1 excavator liebher yang didampingi oleh 23 orang petugas mobilisasi dan 12 orang petugas mekanik,&quot; kata dia.

</content:encoded></item></channel></rss>
