<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Optimis PPP Islah, Kubu Humphrey Djemat Siap Gelar Muktamar Bersama</title><description>Islah akan tercapai jika kedua kubu sudah duduk dan menggelar muktamar bersama.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/19/337/2131596/optimis-ppp-islah-kubu-humphrey-djemat-siap-gelar-muktamar-bersama</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/11/19/337/2131596/optimis-ppp-islah-kubu-humphrey-djemat-siap-gelar-muktamar-bersama"/><item><title>Optimis PPP Islah, Kubu Humphrey Djemat Siap Gelar Muktamar Bersama</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/19/337/2131596/optimis-ppp-islah-kubu-humphrey-djemat-siap-gelar-muktamar-bersama</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/11/19/337/2131596/optimis-ppp-islah-kubu-humphrey-djemat-siap-gelar-muktamar-bersama</guid><pubDate>Selasa 19 November 2019 09:55 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/19/337/2131596/optimis-ppp-islah-kubu-humphrey-djemat-siap-gelar-muktamar-bersama-GLbI29EqMa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PPP. (Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/19/337/2131596/optimis-ppp-islah-kubu-humphrey-djemat-siap-gelar-muktamar-bersama-GLbI29EqMa.jpg</image><title>PPP. (Ist)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Islah antara dua kubu PPP semakin menguat menjelang Mukernas usai Plt Ketum PPP Suharso Monoarfa bertemu Ketua Umum Muktamar Jakarta Humphrey Djemat, beberapa waktu lalu.
Ketua Umum PPP Muktamar Jakarta Humphrey Djemat mengaku sudah beberapa kali melakukan pertemuan dengan Plt Ketum PPP Suharso Monoarfa. Bahkan, keduanya sudah mendapatkan pesan dari mantan Ketum PPP Hamzah Haz bahwa islah akan tercapai jika kedua kubu sudah duduk dan menggelar muktamar bersama.
&amp;ldquo;Mantan Ketum PPP dan juga mantan Wapres Hamzah Haz sempat berkata, kalau kedua Ketum ini sudah duduk bersama dan sepakat untuk islah serta mau melaksanakan Muktamar Bersama, selesailah sudah,&amp;rdquo; ucap Humphrey dalam keterangan tertulis yang diterima Okezone, Selasa (19/11/2019).
Menurut Humphrey, Muktamar PPP bersama yang bermartabat dan setara tersebut haruslah dipersiapkan dengan baik dan melibatkan struktur organisasi masing-masing kubu.



&amp;ldquo;Sehingga penyatuan PPP tersebut terjadi bukan hanya di kalangan atas atau elite, tapi dari bawah ke atas (bottom up) artinya secara menyeluruh di organisasi PPP,&amp;rdquo; ujarnya.
Humphrey melanjutkan, berdasarkan mekanisme organisasi menurut Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PPP nantinya melalui Mukernas barulah ada keputusan dilaksanakan Muktamar.
&amp;ldquo;PPP MJ (Muktamar Jakarta) akan menyelenggarakan Mukernas IV pada 30 November - 1 Desember 2019. Salah satu agenda pentingnya adalah menentukan arah penyatuan PPP,&amp;rdquo; katanya.
Dari Mukernas IV, sambung Humphrey, akan dibahas secara rinci dan jelas bagaimana pelaksanaan Muktamar Bermartabat dan Setara sehingga akan menghasilkan  PPP yang besar dan kuat di masa mendatang khususnya di tahun 2024.
Selain itu PPP yang dipimpin Suharso Monoarfa juga akan melakukan  Mukernasnya pada Desember 2019. Selanjutnya tugas Humphrey dan Suharso  mengolah hasil mukernas masing-masing PPP untuk mewujudkan muktamar  bersama yang bermartabat dan setara.
&amp;ldquo;Rasanya melihat komunikasi yang terjalin baik selama ini di antara  keduanya muktamar yang diharapkan tersebut bisa berjalan lancar dan  sukses,&amp;rdquo; ucap Humphrey.



Ia menambahkan, agar Mukernas IV bisa berjalan baik, perlu dilakukan  penataan struktur organisasi di DPP PPP MJ. Dengan begitu pengurus DPP  yang telah mencalonkan diri sebagai caleg dan masuk partai lain, tentu  bukan anggota PPP MJ lagi. Demikian juga pengurus DPP yang telah menjadi  calon DPD atau Senator tahun 2019, sesuai Peraturan KPU haruslah  mengundurkan diri dari PPP MJ.

Baca Juga : Mukernas PPP Buka Peluang Bahas Islah dengan Kubu Humphrey Djemat

&quot;Pengurus DPP Sudarto dan Yunus Razak telah mencalonkan diri sebagai  calon DPD, telah membuat surat pengunduran dirinya dan diterima DPP maka  jelas bukan anggota PPP MJ. Apalagi dalam posisi Sekjen atau Wakil  Sekjen. Hal ini perlu diketahui publik agar tidak menimbulkan salah  tafsir saat membaca atau mendengar statement mereka yang bersifat  pribadi,&quot; tutur Humphrey.

Baca Juga : Mukernas PPP, Kedua Kubu Bakal Rujuk? 



</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Islah antara dua kubu PPP semakin menguat menjelang Mukernas usai Plt Ketum PPP Suharso Monoarfa bertemu Ketua Umum Muktamar Jakarta Humphrey Djemat, beberapa waktu lalu.
Ketua Umum PPP Muktamar Jakarta Humphrey Djemat mengaku sudah beberapa kali melakukan pertemuan dengan Plt Ketum PPP Suharso Monoarfa. Bahkan, keduanya sudah mendapatkan pesan dari mantan Ketum PPP Hamzah Haz bahwa islah akan tercapai jika kedua kubu sudah duduk dan menggelar muktamar bersama.
&amp;ldquo;Mantan Ketum PPP dan juga mantan Wapres Hamzah Haz sempat berkata, kalau kedua Ketum ini sudah duduk bersama dan sepakat untuk islah serta mau melaksanakan Muktamar Bersama, selesailah sudah,&amp;rdquo; ucap Humphrey dalam keterangan tertulis yang diterima Okezone, Selasa (19/11/2019).
Menurut Humphrey, Muktamar PPP bersama yang bermartabat dan setara tersebut haruslah dipersiapkan dengan baik dan melibatkan struktur organisasi masing-masing kubu.



&amp;ldquo;Sehingga penyatuan PPP tersebut terjadi bukan hanya di kalangan atas atau elite, tapi dari bawah ke atas (bottom up) artinya secara menyeluruh di organisasi PPP,&amp;rdquo; ujarnya.
Humphrey melanjutkan, berdasarkan mekanisme organisasi menurut Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PPP nantinya melalui Mukernas barulah ada keputusan dilaksanakan Muktamar.
&amp;ldquo;PPP MJ (Muktamar Jakarta) akan menyelenggarakan Mukernas IV pada 30 November - 1 Desember 2019. Salah satu agenda pentingnya adalah menentukan arah penyatuan PPP,&amp;rdquo; katanya.
Dari Mukernas IV, sambung Humphrey, akan dibahas secara rinci dan jelas bagaimana pelaksanaan Muktamar Bermartabat dan Setara sehingga akan menghasilkan  PPP yang besar dan kuat di masa mendatang khususnya di tahun 2024.
Selain itu PPP yang dipimpin Suharso Monoarfa juga akan melakukan  Mukernasnya pada Desember 2019. Selanjutnya tugas Humphrey dan Suharso  mengolah hasil mukernas masing-masing PPP untuk mewujudkan muktamar  bersama yang bermartabat dan setara.
&amp;ldquo;Rasanya melihat komunikasi yang terjalin baik selama ini di antara  keduanya muktamar yang diharapkan tersebut bisa berjalan lancar dan  sukses,&amp;rdquo; ucap Humphrey.



Ia menambahkan, agar Mukernas IV bisa berjalan baik, perlu dilakukan  penataan struktur organisasi di DPP PPP MJ. Dengan begitu pengurus DPP  yang telah mencalonkan diri sebagai caleg dan masuk partai lain, tentu  bukan anggota PPP MJ lagi. Demikian juga pengurus DPP yang telah menjadi  calon DPD atau Senator tahun 2019, sesuai Peraturan KPU haruslah  mengundurkan diri dari PPP MJ.

Baca Juga : Mukernas PPP Buka Peluang Bahas Islah dengan Kubu Humphrey Djemat

&quot;Pengurus DPP Sudarto dan Yunus Razak telah mencalonkan diri sebagai  calon DPD, telah membuat surat pengunduran dirinya dan diterima DPP maka  jelas bukan anggota PPP MJ. Apalagi dalam posisi Sekjen atau Wakil  Sekjen. Hal ini perlu diketahui publik agar tidak menimbulkan salah  tafsir saat membaca atau mendengar statement mereka yang bersifat  pribadi,&quot; tutur Humphrey.

Baca Juga : Mukernas PPP, Kedua Kubu Bakal Rujuk? 



</content:encoded></item></channel></rss>
