<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Periode Kedua Jokowi Diharapkan Mampu Ciptakan SDM Unggul</title><description>Ketua Umum Munas XIII Kagama, Anak Agung Gede Ngurah Ari Dwipayana mengatakan pihaknya akan menyampaikan 13 rekomendasi ke Jokowi</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/19/337/2131909/periode-kedua-jokowi-diharapkan-mampu-ciptakan-sdm-unggul</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/11/19/337/2131909/periode-kedua-jokowi-diharapkan-mampu-ciptakan-sdm-unggul"/><item><title>Periode Kedua Jokowi Diharapkan Mampu Ciptakan SDM Unggul</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/19/337/2131909/periode-kedua-jokowi-diharapkan-mampu-ciptakan-sdm-unggul</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/11/19/337/2131909/periode-kedua-jokowi-diharapkan-mampu-ciptakan-sdm-unggul</guid><pubDate>Selasa 19 November 2019 20:09 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/19/337/2131909/periode-kedua-jokowi-diharapkan-mampu-ciptakan-sdm-unggul-NYjcurRJWn.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/19/337/2131909/periode-kedua-jokowi-diharapkan-mampu-ciptakan-sdm-unggul-NYjcurRJWn.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Gelaran Musyawarah Nasional (Munas) XIII Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada atau Kagama memilih Ganjar Pranowo sebagai Ketua Umum KAGAMA masa bakti 2019-2024. Hasil dari Munas itu juga menghasilkan 13 rekomendasi strategis menuju Indonesia Maju.

Ketua Umum Munas XIII Kagama, Anak Agung Gede Ngurah Ari Dwipayana mengatakan pihaknya akan menyampaikan 13 rekomendasi itu kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kata dia, rekomendasi pertama yaitu, mengusulkan roadmap pembangunan sumber daya manusia (SDM) itu bersifat lintas sektor, mulai dari bidang kesehatan, pendidikan, ketenagakerjaan sampai kewirausahaan.

&quot;Rekomendasi kedua, merekomendasikan berbagai langkah nyata dan sistematis untuk memperkuat karakter bangsa melalui pendidikan Pancasila, pendidikan berbasis nilai-nilai luhur ke-Indonesiaan, serta pendidikan budi pekerti yang dilakukan dengan mengadopsi metode kekinian,&quot; ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (19/112019).

Selanjutnya, ketiga adalah merekomendasikan kepada Presiden untuk memastikan berjalannya agenda reformasi hukum dan juga reformasi tata kelola pemerintahan dengan capaian-capaian yang lebih terukur.



&quot;Keempat, korupsi adalah musuh bersama yang menyebabkan pemiskinan, dengan segala dampak kemerosotan di berbagai bidang. Karena itu, KAGAMA terus mendorong upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dari KKN,&quot; katanya.

Ia menambahkan, kelimat, pihaknya mengingatkan bahwa Indonesia adalah negara yang majemuk, beragam dari sisi suku, agama, Bahasa, dan juga budaya. Karena itu, sendi-sendi kebangsaan yang berdasar pada Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika harus terus dipertahankan dan diperkuat.

Kemudian, keenam, pihaknya berpandangan bahwa dalam bernegara, selain konstitusi, dibutuhkan konstitusionalisme, serta sikap-sikap yang konsisten untuk menjalankan konstitusi dengan benar. Lalu, ketujuh, dirinya berpendapat desentralisasi dan otonomi daerah bukan hanya soal pembagian kewenangan, tetapi tanggung jawab untuk bisa mewujudkan kesejahteraan rakyat.

&quot;Rekomendasi kedelapan, kami mengingatkan bahwa pembangunan ekonomi  harus bersendikan pada kepentingan dan kekuatan nasional. Karena itu,  KAGAMA merekomendasikan agar Pemerintah bukan hanya fokus untuk  memperkuat daya tahan dan daya saing ekonomi Indonesia di tengah  persaingan global,&quot; ujar dia.

Sementara itu, kesembilan, dirinya menyarankan agar reformasi  birokrasi bisa dipercepat, yang dilakukan secara sistimatis,  komprehensif, dan berkelanjutan. Reformasi birokrasi seharusnya mencakup  struktur kelembagaan maupaun kultur birokrasi.

&quot;Kesepuluh, kami mendorong Pemerintah agar terus melakukan evaluasi  terhadap efektivitas program-program penanggulangan kemiskinan dan  program perlindungan sosial. Sehingga, semua program-program tersebut  betul-betul bisa menjangkau penerima manfaat baik di pedesaan maupun  perkotaan,&quot; kata dia.

Lebih lanjut ia menuturkan, rekomendasi kesebelas, pihaknya  mengusulkan agar pemerintah lebih aktif lagi dalam melakukan kampanye  dan diplomasi internasional dalam rangka penyelamatan lingkungan dan  melindungi keanekaragaman hayati. Lalu, kedua belas, pihaknya  berpandangan bahwa perempuan adalah tiang negeri yang aktif terlibat  dalam pembangunan bangsa.

&quot;Rekomendasi ketigabelas, kami  berpendapat diperlukan manajemen  pengembangan bakat dan talenta di dalam negeri maupun diaspora yang  tersebar di luar negeri, sehingga anak muda Indonesia mendapatkan ruang  untuk tumbuh dan berkembang demi mendukung kemajuan bangsa,&quot; ujar dia.


</description><content:encoded>JAKARTA - Gelaran Musyawarah Nasional (Munas) XIII Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada atau Kagama memilih Ganjar Pranowo sebagai Ketua Umum KAGAMA masa bakti 2019-2024. Hasil dari Munas itu juga menghasilkan 13 rekomendasi strategis menuju Indonesia Maju.

Ketua Umum Munas XIII Kagama, Anak Agung Gede Ngurah Ari Dwipayana mengatakan pihaknya akan menyampaikan 13 rekomendasi itu kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kata dia, rekomendasi pertama yaitu, mengusulkan roadmap pembangunan sumber daya manusia (SDM) itu bersifat lintas sektor, mulai dari bidang kesehatan, pendidikan, ketenagakerjaan sampai kewirausahaan.

&quot;Rekomendasi kedua, merekomendasikan berbagai langkah nyata dan sistematis untuk memperkuat karakter bangsa melalui pendidikan Pancasila, pendidikan berbasis nilai-nilai luhur ke-Indonesiaan, serta pendidikan budi pekerti yang dilakukan dengan mengadopsi metode kekinian,&quot; ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (19/112019).

Selanjutnya, ketiga adalah merekomendasikan kepada Presiden untuk memastikan berjalannya agenda reformasi hukum dan juga reformasi tata kelola pemerintahan dengan capaian-capaian yang lebih terukur.



&quot;Keempat, korupsi adalah musuh bersama yang menyebabkan pemiskinan, dengan segala dampak kemerosotan di berbagai bidang. Karena itu, KAGAMA terus mendorong upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dari KKN,&quot; katanya.

Ia menambahkan, kelimat, pihaknya mengingatkan bahwa Indonesia adalah negara yang majemuk, beragam dari sisi suku, agama, Bahasa, dan juga budaya. Karena itu, sendi-sendi kebangsaan yang berdasar pada Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika harus terus dipertahankan dan diperkuat.

Kemudian, keenam, pihaknya berpandangan bahwa dalam bernegara, selain konstitusi, dibutuhkan konstitusionalisme, serta sikap-sikap yang konsisten untuk menjalankan konstitusi dengan benar. Lalu, ketujuh, dirinya berpendapat desentralisasi dan otonomi daerah bukan hanya soal pembagian kewenangan, tetapi tanggung jawab untuk bisa mewujudkan kesejahteraan rakyat.

&quot;Rekomendasi kedelapan, kami mengingatkan bahwa pembangunan ekonomi  harus bersendikan pada kepentingan dan kekuatan nasional. Karena itu,  KAGAMA merekomendasikan agar Pemerintah bukan hanya fokus untuk  memperkuat daya tahan dan daya saing ekonomi Indonesia di tengah  persaingan global,&quot; ujar dia.

Sementara itu, kesembilan, dirinya menyarankan agar reformasi  birokrasi bisa dipercepat, yang dilakukan secara sistimatis,  komprehensif, dan berkelanjutan. Reformasi birokrasi seharusnya mencakup  struktur kelembagaan maupaun kultur birokrasi.

&quot;Kesepuluh, kami mendorong Pemerintah agar terus melakukan evaluasi  terhadap efektivitas program-program penanggulangan kemiskinan dan  program perlindungan sosial. Sehingga, semua program-program tersebut  betul-betul bisa menjangkau penerima manfaat baik di pedesaan maupun  perkotaan,&quot; kata dia.

Lebih lanjut ia menuturkan, rekomendasi kesebelas, pihaknya  mengusulkan agar pemerintah lebih aktif lagi dalam melakukan kampanye  dan diplomasi internasional dalam rangka penyelamatan lingkungan dan  melindungi keanekaragaman hayati. Lalu, kedua belas, pihaknya  berpandangan bahwa perempuan adalah tiang negeri yang aktif terlibat  dalam pembangunan bangsa.

&quot;Rekomendasi ketigabelas, kami  berpendapat diperlukan manajemen  pengembangan bakat dan talenta di dalam negeri maupun diaspora yang  tersebar di luar negeri, sehingga anak muda Indonesia mendapatkan ruang  untuk tumbuh dan berkembang demi mendukung kemajuan bangsa,&quot; ujar dia.


</content:encoded></item></channel></rss>
