<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Resep Megawati pada Wakil Rakyat PDIP, Turun ke Bawah Ayomi Masyarakat</title><description>Tidak pernah lupa saya katakan kalau kalian ingin jadi legislatif, maka resepnya turun ke bawah ayomi rakyat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/22/337/2133216/resep-megawati-pada-wakil-rakyat-pdip-turun-ke-bawah-ayomi-masyarakat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/11/22/337/2133216/resep-megawati-pada-wakil-rakyat-pdip-turun-ke-bawah-ayomi-masyarakat"/><item><title>Resep Megawati pada Wakil Rakyat PDIP, Turun ke Bawah Ayomi Masyarakat</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/22/337/2133216/resep-megawati-pada-wakil-rakyat-pdip-turun-ke-bawah-ayomi-masyarakat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/11/22/337/2133216/resep-megawati-pada-wakil-rakyat-pdip-turun-ke-bawah-ayomi-masyarakat</guid><pubDate>Jum'at 22 November 2019 16:06 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/22/337/2133216/resep-megawati-pada-wakil-rakyat-pdip-turun-ke-bawah-ayomi-masyarakat-gDYte3gbCQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri (Foto : Okezone.com/Reza)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/22/337/2133216/resep-megawati-pada-wakil-rakyat-pdip-turun-ke-bawah-ayomi-masyarakat-gDYte3gbCQ.jpg</image><title>Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri (Foto : Okezone.com/Reza)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri memberikan arahan sekaligus membuka acara sekolah partai gelombang I untuk pimpinan legislatif dari PDIP di Depok, Jawa Barat, Jumat (22/11/2019).

Megawati memberi pesan kepada kadernya yang menjadi anggota legislatif untuk terus turun ke masyarakat. Menurut dia hal itu merupakan resep utama yang mesti dilakukan oleh mereka.

&quot;Tidak pernah lupa saya katakan kalau kalian ingin jadi legislatif, maka resepnya turun ke bawah ayomi rakyat,&quot; kata Megawati.



Megawati meminta agar para pimpinan dewan yang mengikuti sekolah itu benar-benar mengingat dan melaksanakan resep tersebut. &quot;Makanya kita laksanakan sekolah partai ini, supaya kita tahu tugas dan kewajiban kita, mana yang boleh, mana yang tidak,&quot; tukasnya.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menjelaskan bahwa acara itu sebagai tindak lanjut hasil kongres partai. Untuk menjadi partai pelopor, maka kedisiplinan kader harus diperkuat beserta soliditasnya.

&quot;Sebelum ini juga sudah dilakukan Sekolah Sekretaris Partai. Dan kali ini adalah sekolah pimpinan legislatif,&quot; ujarnya.

Baca Juga : Bamsoet Deklarasi Maju sebagai Caketum di Munas Golkar

Secara total, ada 18 kader PDIP yang menjadi Ketua DPRD tingkat propinsi (53 persen) dan 12 orang wakil ketua. Di tingkat Kabupaten/Kota, ada 161 kader menjadi Ketua DPRD (31 persen) dan 146 wakil ketua DPRD.

&quot;Kita bersyukur atas kerja keras bersama, pada pemilu 2019 lalu anggota DPR kita meningkat dari 109 menjadi 128; anggota DPRD kabupaten/kota dari 2628 menjadi 3232; dan DPRD propinsi dari 362 menjadi 418,&quot; kata Hasto.Sementara itu, di tempat yang sama, Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat, menyatakan tujuan utama sekolah partai adalah agar ada kesinambungan program pembangunan nasional pemerintahan Jokowi-Ma'ruf dengan program di daerah.

&quot;Sehingga ada kesatuan, ada sinergi untuk percepatan perwujudan pencapaian visi misi secara nasional,&quot; kata Djarot.

Yang berikutnya adalah partai membekali para pimpinan dewan dengan best practices pemerintahan daerah; serta praktik komunikasi politik yang baik antara eksekutif dengan legislatif.

Sekolah partai itu juga memberi penekanan terhadap proses penganggaran sehingga korupsi bisa dicegah sejak dini. &quot;Termasuk materi tentang bagaimana merumuskan APBD yang berpihak pada rakyat dengan sistem elektronik budgeting. Pak Ahok juga nanti akan memberikan materi,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri memberikan arahan sekaligus membuka acara sekolah partai gelombang I untuk pimpinan legislatif dari PDIP di Depok, Jawa Barat, Jumat (22/11/2019).

Megawati memberi pesan kepada kadernya yang menjadi anggota legislatif untuk terus turun ke masyarakat. Menurut dia hal itu merupakan resep utama yang mesti dilakukan oleh mereka.

&quot;Tidak pernah lupa saya katakan kalau kalian ingin jadi legislatif, maka resepnya turun ke bawah ayomi rakyat,&quot; kata Megawati.



Megawati meminta agar para pimpinan dewan yang mengikuti sekolah itu benar-benar mengingat dan melaksanakan resep tersebut. &quot;Makanya kita laksanakan sekolah partai ini, supaya kita tahu tugas dan kewajiban kita, mana yang boleh, mana yang tidak,&quot; tukasnya.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menjelaskan bahwa acara itu sebagai tindak lanjut hasil kongres partai. Untuk menjadi partai pelopor, maka kedisiplinan kader harus diperkuat beserta soliditasnya.

&quot;Sebelum ini juga sudah dilakukan Sekolah Sekretaris Partai. Dan kali ini adalah sekolah pimpinan legislatif,&quot; ujarnya.

Baca Juga : Bamsoet Deklarasi Maju sebagai Caketum di Munas Golkar

Secara total, ada 18 kader PDIP yang menjadi Ketua DPRD tingkat propinsi (53 persen) dan 12 orang wakil ketua. Di tingkat Kabupaten/Kota, ada 161 kader menjadi Ketua DPRD (31 persen) dan 146 wakil ketua DPRD.

&quot;Kita bersyukur atas kerja keras bersama, pada pemilu 2019 lalu anggota DPR kita meningkat dari 109 menjadi 128; anggota DPRD kabupaten/kota dari 2628 menjadi 3232; dan DPRD propinsi dari 362 menjadi 418,&quot; kata Hasto.Sementara itu, di tempat yang sama, Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat, menyatakan tujuan utama sekolah partai adalah agar ada kesinambungan program pembangunan nasional pemerintahan Jokowi-Ma'ruf dengan program di daerah.

&quot;Sehingga ada kesatuan, ada sinergi untuk percepatan perwujudan pencapaian visi misi secara nasional,&quot; kata Djarot.

Yang berikutnya adalah partai membekali para pimpinan dewan dengan best practices pemerintahan daerah; serta praktik komunikasi politik yang baik antara eksekutif dengan legislatif.

Sekolah partai itu juga memberi penekanan terhadap proses penganggaran sehingga korupsi bisa dicegah sejak dini. &quot;Termasuk materi tentang bagaimana merumuskan APBD yang berpihak pada rakyat dengan sistem elektronik budgeting. Pak Ahok juga nanti akan memberikan materi,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
