<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>7 Stafsus Milenial Diharapkan Mampu Kawal Program Kepemudaan Jokowi</title><description>Ketujuh milenial di ring satu Istana diharapkan mampu memberikan masukan-masukan segar kepada Presiden Jokowi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/23/337/2133631/7-stafsus-milenial-diharapkan-mampu-kawal-program-kepemudaan-jokowi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/11/23/337/2133631/7-stafsus-milenial-diharapkan-mampu-kawal-program-kepemudaan-jokowi"/><item><title>7 Stafsus Milenial Diharapkan Mampu Kawal Program Kepemudaan Jokowi</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/23/337/2133631/7-stafsus-milenial-diharapkan-mampu-kawal-program-kepemudaan-jokowi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/11/23/337/2133631/7-stafsus-milenial-diharapkan-mampu-kawal-program-kepemudaan-jokowi</guid><pubDate>Sabtu 23 November 2019 19:29 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/23/337/2133631/7-stafsus-milenial-diharapkan-mampu-kawal-program-kepemudaan-jokowi-1KqT41mo32.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi saat memperkenalkan 7 stafsusnya dari kalangan milenial. (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/23/337/2133631/7-stafsus-milenial-diharapkan-mampu-kawal-program-kepemudaan-jokowi-1KqT41mo32.jpg</image><title>Jokowi saat memperkenalkan 7 stafsusnya dari kalangan milenial. (Foto: Setkab)</title></images><description>JAKARTA - Keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk 7 Staf Khusus (Stafsus) dari kalangan milenial diapresiasi sejumlah pihak. Ketujuh milenial di ring satu Istana diharapkan mampu memberikan masukan-masukan segar kepada Presiden Jokowi.
Ketujuh stafsus itu adalah Pendiri Ruang Guru, Adamas Belva Syah Devara, CEO dan Founder Creativepreneur Putri Tanjung, CEO Amarta Andi Taufan Garuda Putra, Perumus Gerakan Sabang Merauke Ayu Kartika Dewi, pemuda asal Papua yang kuliah di Oxford Billy Mambrasar, Pendiri Thisable Enterprise Angkie Yudistia, dan Ketua Pergerakan Mahasiswa Indonesia (PMII) Aminuddin Maruf.
&quot;Para Staf Khusus Presiden, serta sebelumnya Menteri dan Wakil Menteri dari kalangan milenial diharapkan dapat memberikan masukan-masukan kepada Presiden Jokowi untuk mengarustamakan pengembangan pemuda di dalam program-program pemerintah,&quot; kata Sekretaris Umum DPP Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Sahat Martin Philip Sinurat, Sabtu (23/11/2019).
Secara lebih khusus, Sahat mengapresiasi dipilihnya mantan Ketua Umum PB PMII Aminuddin Ma'ruf sebagai staf khusus Presiden. Dia mengaku pernah bekerjasama dengan Aminuddin di dalam Kelompok Cipayung. Menurutnya,  Aminuddin merupakan seorang pekerja keras dan sudah teruji kemampuannya dalam komunikasi dan manajerial.

&quot;Saya dan teman-teman mantan Ketua Umum dari Kelompok Cipayung Plus seperti PMII, HMI, GMNI, PMKRI, IMM, KAMMI, HIKMAHBUDHI, dan KMHDI masih rutin bertemu membicarakan tentang persoalan bangsa terkhusus generasi muda. Dalam setiap pertemuan tersebut, Saudara Amin sering menyampaikan gagasannya terkait pengembangan generasi muda Indonesia,&quot; urai Sahat.
Dia menambahkan, salah satu yang menjadi fokus dari Aminuddin adalah bagaimana para santri muda, aktivis, dan kelompok muda lainnya mendapatkan akses untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas diri mereka.&quot;Saya rasa hal ini sesuai dengan visi misi Presiden yaitu pembangunan  sumber daya manusia. Keberadaan staf khusus dari kalangan milenial  diharapkan dapat membantu Presiden sehingga beberapa program untuk  generasi muda seperti akses pendidikan, jaminan kerja, dan  kewirausahaan, dapat berjalan baik dan tepat sasaran,&quot; pungkas Sahat.
Presiden Jokowi juga memastikan bahwa dirinya juga masih menunjuk  sejumlah stafsus di periode pertamanya untuk kembali menjabat stafsus.  Mereka adalah Anak Agung Gde Ngurah Ari Dwipayana, akademisi; Sukardi  Rinakit, intelektual; Arif Budimanta, ekonom Megawati Institute; Diaz  Hendropriyono, Ketua Umum PKPI; Dini Shanti Purwono, kader PSI, ahli  hukum lulusan Harvard; Anggit Nugroho, asisten pribadi Jokowi; dan  Fadjroel Rachman.</description><content:encoded>JAKARTA - Keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk 7 Staf Khusus (Stafsus) dari kalangan milenial diapresiasi sejumlah pihak. Ketujuh milenial di ring satu Istana diharapkan mampu memberikan masukan-masukan segar kepada Presiden Jokowi.
Ketujuh stafsus itu adalah Pendiri Ruang Guru, Adamas Belva Syah Devara, CEO dan Founder Creativepreneur Putri Tanjung, CEO Amarta Andi Taufan Garuda Putra, Perumus Gerakan Sabang Merauke Ayu Kartika Dewi, pemuda asal Papua yang kuliah di Oxford Billy Mambrasar, Pendiri Thisable Enterprise Angkie Yudistia, dan Ketua Pergerakan Mahasiswa Indonesia (PMII) Aminuddin Maruf.
&quot;Para Staf Khusus Presiden, serta sebelumnya Menteri dan Wakil Menteri dari kalangan milenial diharapkan dapat memberikan masukan-masukan kepada Presiden Jokowi untuk mengarustamakan pengembangan pemuda di dalam program-program pemerintah,&quot; kata Sekretaris Umum DPP Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Sahat Martin Philip Sinurat, Sabtu (23/11/2019).
Secara lebih khusus, Sahat mengapresiasi dipilihnya mantan Ketua Umum PB PMII Aminuddin Ma'ruf sebagai staf khusus Presiden. Dia mengaku pernah bekerjasama dengan Aminuddin di dalam Kelompok Cipayung. Menurutnya,  Aminuddin merupakan seorang pekerja keras dan sudah teruji kemampuannya dalam komunikasi dan manajerial.

&quot;Saya dan teman-teman mantan Ketua Umum dari Kelompok Cipayung Plus seperti PMII, HMI, GMNI, PMKRI, IMM, KAMMI, HIKMAHBUDHI, dan KMHDI masih rutin bertemu membicarakan tentang persoalan bangsa terkhusus generasi muda. Dalam setiap pertemuan tersebut, Saudara Amin sering menyampaikan gagasannya terkait pengembangan generasi muda Indonesia,&quot; urai Sahat.
Dia menambahkan, salah satu yang menjadi fokus dari Aminuddin adalah bagaimana para santri muda, aktivis, dan kelompok muda lainnya mendapatkan akses untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas diri mereka.&quot;Saya rasa hal ini sesuai dengan visi misi Presiden yaitu pembangunan  sumber daya manusia. Keberadaan staf khusus dari kalangan milenial  diharapkan dapat membantu Presiden sehingga beberapa program untuk  generasi muda seperti akses pendidikan, jaminan kerja, dan  kewirausahaan, dapat berjalan baik dan tepat sasaran,&quot; pungkas Sahat.
Presiden Jokowi juga memastikan bahwa dirinya juga masih menunjuk  sejumlah stafsus di periode pertamanya untuk kembali menjabat stafsus.  Mereka adalah Anak Agung Gde Ngurah Ari Dwipayana, akademisi; Sukardi  Rinakit, intelektual; Arif Budimanta, ekonom Megawati Institute; Diaz  Hendropriyono, Ketua Umum PKPI; Dini Shanti Purwono, kader PSI, ahli  hukum lulusan Harvard; Anggit Nugroho, asisten pribadi Jokowi; dan  Fadjroel Rachman.</content:encoded></item></channel></rss>
