<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pasukan Militer Swasta Rusia Diduga Siksa dan Bakar Pria Suriah</title><description>Kelompok itu mematahkan kaki korban dengan palu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/24/18/2133646/pasukan-militer-swasta-rusia-diduga-siksa-dan-bakar-pria-suriah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/11/24/18/2133646/pasukan-militer-swasta-rusia-diduga-siksa-dan-bakar-pria-suriah"/><item><title>Pasukan Militer Swasta Rusia Diduga Siksa dan Bakar Pria Suriah</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/24/18/2133646/pasukan-militer-swasta-rusia-diduga-siksa-dan-bakar-pria-suriah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/11/24/18/2133646/pasukan-militer-swasta-rusia-diduga-siksa-dan-bakar-pria-suriah</guid><pubDate>Minggu 24 November 2019 10:48 WIB</pubDate><dc:creator>Rachmat Fahzry</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/23/18/2133646/pasukan-militer-swasta-rusia-diduga-siksa-dan-bakar-pria-suriah-QZrIi2YgCV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cuplikan anggota Wagner, pasukan militer Rusia siksa pria Suriah. (Foto/Daily Mail)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/23/18/2133646/pasukan-militer-swasta-rusia-diduga-siksa-dan-bakar-pria-suriah-QZrIi2YgCV.jpg</image><title>Cuplikan anggota Wagner, pasukan militer Rusia siksa pria Suriah. (Foto/Daily Mail)</title></images><description>MOSKOW &amp;ndash; Pasukan yang menyiksa seorang pria Suriah telah teridentifikasi sebagai anggota Wagner, pasukan militer swasta yang terhubung dengan Rusia.
Melansir Daily Mail, Sabtu (23/11/2019) video itu diduga difilmkan di sebuah ladang minyak di barat Palmyra, Suriah, pada 2017.
Video dengan durasi pendek pertama kali muncul pada 2017 tetapi versi lengkap rekaman yang menunjukkan versi lengkap penyiksaan itu baru dirilis minggu lalu.
Dalam klip, seorang pria terlihat berbaring di tanah dan dikelilingi oleh empat pria yang semuanya mengenakan seragam militer kamuflase.
Baca juga:&amp;nbsp;Jerman: Perwira Intelijen Suriah Lakukan Kejahatan Kemanusiaan
Baca juga:&amp;nbsp;Turki dan Rusia Sepakat Usir Pasukan Kurdi dari Perbatasan Suriah
Kelompok itu mematahkan kaki korban dengan palu kemudian menghancurkan dadanya, memancungnya dan memotong lengan bawahnya.
Mereka kemudian menggantung mayatnya dan membakar tubuhnya.
Korban diidentifikasi bernama Mohammed Taha Ismail al-Abdullah, seorang warga negara Suriah, yang dituduh meninggalkan pasukan yang loyal kepada Presiden Suriah.
Media Rusia sejak itu mengklaim telah berhasil menggunakan perangkat lunak pengenal wajah untuk mengidentifikasi salah satu tentara yang terlibat.
Surat kabar Novaya Gazeta mengatakan bahwa salah satu dari mereka, bernama Stanislav D, yang diketahui telah dipekerjakan di unit Wagner, sebuah perusahaan militer swasta Rusia di Suriah.
Dia adalah seorang mantan perwira polisi dari wilayah Stavropol di Rusia selatan sebelum bergabung dengan Wagner pada 2016.
Surat kabar itu tidak merilis nama belakang lengkap prajurit itu untuk melindungi keluarganya tindakan balas dendam.
Tetapi sekretaris pers Kremlin, Dmitry Peskov, mengatakan, &quot;Kami tidak memiliki informasi dan tidak ada hubungan dengan orang-orang ini.&quot;
Wagner adalah kontraktor militer yang didirikan oleh Yevgeny Prigozhin yang merupakan teman dekat Presiden Rusia Vladimir Putin.
Tentara bayarannya juga berperang di Ukraina dan Republik Afrika Tengah, dan dikatakan aktif di Libya, Sudan, dan Mozambik.</description><content:encoded>MOSKOW &amp;ndash; Pasukan yang menyiksa seorang pria Suriah telah teridentifikasi sebagai anggota Wagner, pasukan militer swasta yang terhubung dengan Rusia.
Melansir Daily Mail, Sabtu (23/11/2019) video itu diduga difilmkan di sebuah ladang minyak di barat Palmyra, Suriah, pada 2017.
Video dengan durasi pendek pertama kali muncul pada 2017 tetapi versi lengkap rekaman yang menunjukkan versi lengkap penyiksaan itu baru dirilis minggu lalu.
Dalam klip, seorang pria terlihat berbaring di tanah dan dikelilingi oleh empat pria yang semuanya mengenakan seragam militer kamuflase.
Baca juga:&amp;nbsp;Jerman: Perwira Intelijen Suriah Lakukan Kejahatan Kemanusiaan
Baca juga:&amp;nbsp;Turki dan Rusia Sepakat Usir Pasukan Kurdi dari Perbatasan Suriah
Kelompok itu mematahkan kaki korban dengan palu kemudian menghancurkan dadanya, memancungnya dan memotong lengan bawahnya.
Mereka kemudian menggantung mayatnya dan membakar tubuhnya.
Korban diidentifikasi bernama Mohammed Taha Ismail al-Abdullah, seorang warga negara Suriah, yang dituduh meninggalkan pasukan yang loyal kepada Presiden Suriah.
Media Rusia sejak itu mengklaim telah berhasil menggunakan perangkat lunak pengenal wajah untuk mengidentifikasi salah satu tentara yang terlibat.
Surat kabar Novaya Gazeta mengatakan bahwa salah satu dari mereka, bernama Stanislav D, yang diketahui telah dipekerjakan di unit Wagner, sebuah perusahaan militer swasta Rusia di Suriah.
Dia adalah seorang mantan perwira polisi dari wilayah Stavropol di Rusia selatan sebelum bergabung dengan Wagner pada 2016.
Surat kabar itu tidak merilis nama belakang lengkap prajurit itu untuk melindungi keluarganya tindakan balas dendam.
Tetapi sekretaris pers Kremlin, Dmitry Peskov, mengatakan, &quot;Kami tidak memiliki informasi dan tidak ada hubungan dengan orang-orang ini.&quot;
Wagner adalah kontraktor militer yang didirikan oleh Yevgeny Prigozhin yang merupakan teman dekat Presiden Rusia Vladimir Putin.
Tentara bayarannya juga berperang di Ukraina dan Republik Afrika Tengah, dan dikatakan aktif di Libya, Sudan, dan Mozambik.</content:encoded></item></channel></rss>
