<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Denny JA Sebut Vlog Akan Jadi Media Kritik ke Pemerintah di Masa Depan</title><description>Direktur Eksekutif LSI, Denny JA mengatakan bahwa berbagai kritik ke depan akan banyak diwarnai dengan menggunakan media video blog (vlog)</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/24/337/2133897/denny-ja-sebut-vlog-akan-jadi-media-kritik-ke-pemerintah-di-masa-depan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/11/24/337/2133897/denny-ja-sebut-vlog-akan-jadi-media-kritik-ke-pemerintah-di-masa-depan"/><item><title>Denny JA Sebut Vlog Akan Jadi Media Kritik ke Pemerintah di Masa Depan</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/24/337/2133897/denny-ja-sebut-vlog-akan-jadi-media-kritik-ke-pemerintah-di-masa-depan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/11/24/337/2133897/denny-ja-sebut-vlog-akan-jadi-media-kritik-ke-pemerintah-di-masa-depan</guid><pubDate>Minggu 24 November 2019 22:38 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/24/337/2133897/denny-ja-sebut-vlog-akan-jadi-media-kritik-ke-pemerintah-di-masa-depan-bxKXVUQr50.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi dan JK saat nge-vlog</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/24/337/2133897/denny-ja-sebut-vlog-akan-jadi-media-kritik-ke-pemerintah-di-masa-depan-bxKXVUQr50.jpg</image><title>Jokowi dan JK saat nge-vlog</title></images><description>JAKARTA - Direktur Eksekutif LSI, Denny JA mengatakan bahwa berbagai kritik ke depan akan banyak diwarnai dengan menggunakan media video blog (vlog). Pasalnya, kalangan milenial menyukai media sosial sebagai wadah berekspresi.

Hal itu disampaikannya saat memberikan pernyataannya dalam acara Asosiasi Guru dan Bahasa Seluruh Indonesia (AGBSI) yang mengumumkan lomba puisi ktirik sastra yang berjudul 'Atas Nama Cinta, Roti untuk Hati, Jiwa yang Berzikir, dan Kutunggu di Setiap Kamisan'. Puisi ini satu dari dari empat buku puisi esai karya Denny JA.

&quot;Vlog memang akan menjadi medium utama ekspresi opini anak-anak milineal. Zaman audio visual pelan-pelan menggantikan zaman yang bertumpuh pada teks,&quot; kata Denny JA dalam keterangan tertulisnya, Minggu (24/11/2019).



Denny mendukung kegiatan lomba puisi melalui vlog agar memberikan ruang ekspresi kepada pelajar. Ia juga mendorong agar para guru bisa mengikuti perkembangan dari milenial.

&quot;Puisi esai mengawinkan fakta dan fiksi menjadi satu kesatuan. Lomba kritik sastra juga dianggap menjadi stimulasi bagi guru dan siswa lebih aktif mengapresiasi karya sastra. Lomba kritik sastra seperti itu sudah lama absen di ruang publik kita,&quot; tutur dia.

Denny JA mengaku tidak menduga jika genre puisi esai bisa berkembang   pesat. Selain menjadi lomba kritik sastra yang diorganisir oleh AGBSI,  puisi esai juga menjadi ekspresi diplomasi 10 penyair Indonesia dan  Malaysia dalam menggambarkan hubungan dua negara serumpun.

&quot;Bahkan, kini tengah disiapkan naskah 35 film masing-masing berdurasi  50 menit, yang semuanya berdasarkan puisi esai soal local wisdom dari  Aceh hingga Papua,&quot; imbuhnya.

Ketua AGBSI Jajang Priatna mengatakan lomba kritik sastra dalam vlog  baru pertama kali dilakukan. Sebesar Rp112,5 juta total hadiah disiapkan  guna menarik minat pelajar guna mengikuti lomba baca puisi ini.

&quot;Ini lomba kritik sastra pertama di Indonesia yang menggunakan video blogging atau vlog,&quot; kata dia.
</description><content:encoded>JAKARTA - Direktur Eksekutif LSI, Denny JA mengatakan bahwa berbagai kritik ke depan akan banyak diwarnai dengan menggunakan media video blog (vlog). Pasalnya, kalangan milenial menyukai media sosial sebagai wadah berekspresi.

Hal itu disampaikannya saat memberikan pernyataannya dalam acara Asosiasi Guru dan Bahasa Seluruh Indonesia (AGBSI) yang mengumumkan lomba puisi ktirik sastra yang berjudul 'Atas Nama Cinta, Roti untuk Hati, Jiwa yang Berzikir, dan Kutunggu di Setiap Kamisan'. Puisi ini satu dari dari empat buku puisi esai karya Denny JA.

&quot;Vlog memang akan menjadi medium utama ekspresi opini anak-anak milineal. Zaman audio visual pelan-pelan menggantikan zaman yang bertumpuh pada teks,&quot; kata Denny JA dalam keterangan tertulisnya, Minggu (24/11/2019).



Denny mendukung kegiatan lomba puisi melalui vlog agar memberikan ruang ekspresi kepada pelajar. Ia juga mendorong agar para guru bisa mengikuti perkembangan dari milenial.

&quot;Puisi esai mengawinkan fakta dan fiksi menjadi satu kesatuan. Lomba kritik sastra juga dianggap menjadi stimulasi bagi guru dan siswa lebih aktif mengapresiasi karya sastra. Lomba kritik sastra seperti itu sudah lama absen di ruang publik kita,&quot; tutur dia.

Denny JA mengaku tidak menduga jika genre puisi esai bisa berkembang   pesat. Selain menjadi lomba kritik sastra yang diorganisir oleh AGBSI,  puisi esai juga menjadi ekspresi diplomasi 10 penyair Indonesia dan  Malaysia dalam menggambarkan hubungan dua negara serumpun.

&quot;Bahkan, kini tengah disiapkan naskah 35 film masing-masing berdurasi  50 menit, yang semuanya berdasarkan puisi esai soal local wisdom dari  Aceh hingga Papua,&quot; imbuhnya.

Ketua AGBSI Jajang Priatna mengatakan lomba kritik sastra dalam vlog  baru pertama kali dilakukan. Sebesar Rp112,5 juta total hadiah disiapkan  guna menarik minat pelajar guna mengikuti lomba baca puisi ini.

&quot;Ini lomba kritik sastra pertama di Indonesia yang menggunakan video blogging atau vlog,&quot; kata dia.
</content:encoded></item></channel></rss>
