<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Soal Wacana Penambahan Jabatan Presiden, PPP: Masih Wacana</title><description>Achmad Baidowi menekankan, wacana penambahan masa jabatan presiden jadi tiga periode itu hanyalah masih sebatas wacana semata.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/25/337/2133951/soal-wacana-penambahan-jabatan-presiden-ppp-masih-wacana</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/11/25/337/2133951/soal-wacana-penambahan-jabatan-presiden-ppp-masih-wacana"/><item><title>Soal Wacana Penambahan Jabatan Presiden, PPP: Masih Wacana</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/25/337/2133951/soal-wacana-penambahan-jabatan-presiden-ppp-masih-wacana</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/11/25/337/2133951/soal-wacana-penambahan-jabatan-presiden-ppp-masih-wacana</guid><pubDate>Senin 25 November 2019 06:44 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/25/337/2133951/soal-wacana-penambahan-jabatan-presiden-ppp-masih-wacana-jXwRhwarTt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/25/337/2133951/soal-wacana-penambahan-jabatan-presiden-ppp-masih-wacana-jXwRhwarTt.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - Wacana penambahan masa jabatan presiden menjadi tiga periode dalam amandemen terbatas UUD 1945 tiba-tiba secara mengejutkan muncul ke publik. Sampai saat ini, masih simpang siur siapa yang menggembor-gemborkan isu tersebut.

Menanggapi hal itu, Wasekjen DPP PPP Achmad Baidowi menekankan, wacana penambahan masa jabatan presiden jadi tiga periode itu hanyalah masih sebatas wacana semata.

&quot;Itu masih wacana yang disampaikan masyarakat yang perlu dikaji secara mendalam,&quot; kata Awiek sapaannya kepada Okezone, Jakarta, Minggu (24/11/2019).

Awiek menjelaskan, PPP sendiri melihat isu itu hanyalah sebuah wacana yang biasa saja. Mengingat, sampai saat ini, MPR belum serius membahas hal itu.

Baca Juga: PDIP Bantah Wacanakan Masa Jabatan Presiden 3 Periode

&quot;Namun hingga sekarang belum ada pembahasan di MPR khususnya terkait amandemen,&quot; ucap Awiek.

Disisi lain, Awiek menyatakan bahwa jika dilihat dari semangat reformasi, wacana tersebut justru sangat melenceng dari agenda nasional kala itu.

&quot;Penambahan periodesasi jabatan presiden tentu saja tidak sejalan dengan semangat reformasi yang salah satunya adanya pembatasan kekuasaan agar tidak tumbuh subur KKN,&quot; tutup Awiek.

</description><content:encoded>JAKARTA - Wacana penambahan masa jabatan presiden menjadi tiga periode dalam amandemen terbatas UUD 1945 tiba-tiba secara mengejutkan muncul ke publik. Sampai saat ini, masih simpang siur siapa yang menggembor-gemborkan isu tersebut.

Menanggapi hal itu, Wasekjen DPP PPP Achmad Baidowi menekankan, wacana penambahan masa jabatan presiden jadi tiga periode itu hanyalah masih sebatas wacana semata.

&quot;Itu masih wacana yang disampaikan masyarakat yang perlu dikaji secara mendalam,&quot; kata Awiek sapaannya kepada Okezone, Jakarta, Minggu (24/11/2019).

Awiek menjelaskan, PPP sendiri melihat isu itu hanyalah sebuah wacana yang biasa saja. Mengingat, sampai saat ini, MPR belum serius membahas hal itu.

Baca Juga: PDIP Bantah Wacanakan Masa Jabatan Presiden 3 Periode

&quot;Namun hingga sekarang belum ada pembahasan di MPR khususnya terkait amandemen,&quot; ucap Awiek.

Disisi lain, Awiek menyatakan bahwa jika dilihat dari semangat reformasi, wacana tersebut justru sangat melenceng dari agenda nasional kala itu.

&quot;Penambahan periodesasi jabatan presiden tentu saja tidak sejalan dengan semangat reformasi yang salah satunya adanya pembatasan kekuasaan agar tidak tumbuh subur KKN,&quot; tutup Awiek.

</content:encoded></item></channel></rss>
