<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Di ASEAN-RoK CEO Summit, Jokowi Dorong Perlunya Terobosan Energi Terbarukan</title><description>Presiden Joko Widodo dalam ASEAN-RoK CEO Summit mendorong perlunya terobosan energi terbarukan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/25/337/2134140/di-asean-rok-ceo-summit-jokowi-dorong-perlunya-terobosan-energi-terbarukan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/11/25/337/2134140/di-asean-rok-ceo-summit-jokowi-dorong-perlunya-terobosan-energi-terbarukan"/><item><title>Di ASEAN-RoK CEO Summit, Jokowi Dorong Perlunya Terobosan Energi Terbarukan</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/25/337/2134140/di-asean-rok-ceo-summit-jokowi-dorong-perlunya-terobosan-energi-terbarukan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/11/25/337/2134140/di-asean-rok-ceo-summit-jokowi-dorong-perlunya-terobosan-energi-terbarukan</guid><pubDate>Senin 25 November 2019 14:27 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/25/337/2134140/di-asean-rok-ceo-summit-jokowi-dorong-perlunya-terobosan-energi-terbarukan-S5MaNYkVbo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi di ASEAN-RoK CEO Summit di Busan, Korea Selatan. (Foto: Biro Pers Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/25/337/2134140/di-asean-rok-ceo-summit-jokowi-dorong-perlunya-terobosan-energi-terbarukan-S5MaNYkVbo.jpg</image><title>Presiden Jokowi di ASEAN-RoK CEO Summit di Busan, Korea Selatan. (Foto: Biro Pers Setpres)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; ASEAN dan Korea harus menjadi negara terdepan dalam pengembangan energi terbarukan di kawasan. Di Indonesia, sejak tahun lalu pemerintah sudah mencanangkan kewajiban mencampur biodiesel dari kelapa sawit dengan solar sebesar 20 persen atau B20.
Pernyataan ini disampaikan Presiden Joko Widodo ketika menyampaikan tentang perlunya terobosan pengembangan energi terbarukan mutlak harus dilakukan.
Baca juga:   Hadiri ASEAN-RoK CEO Summit, Jokowi Ingatkan Peluang dan Tantangan Era Disrupsi&amp;nbsp;
 
&quot;Tahun depan kami akan mewajibkan peningkatan campuran biodiesel tersebut menjadi 30 persen atau B30. Indonesia saat ini juga tengah mengembangkan energi listrik berbasis air,&quot; ujar Jokowi dalam ASEAN-Republic of Korea (RoK) CEO Summit di Busan Exhibition and Convention Center, Senin (25/11/2019).

Di Indonesia, sambung Kepala Negara, juga memiliki sungai-sungai besar yang mampu menghasilkan energi listrik berbasis air dalam jumlah yang signifikan.
&quot;Setidaknya ada dua lokasi, yaitu di Kalimantan Utara dengan potensi 11 GW dan Papua dengan potensi 20 GW. Dengan menggunakan energi listrik dari tenaga air, maka pengembangan industri yang kami lakukan akan memiliki emisi yang rendah,&quot; kata Jokowi.
Baca juga:   Jokowi: ASEAN dan Korea Memiliki Potensi Besar di Bidang Industri Kreatif&amp;nbsp;
 
Menurut dia, upaya ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah terhadap Perjanjian Paris. Ia pun mengingatkan tantangan yang akan dihadapi ke depan tidak semakin ringan.
&quot;Keberanian untuk mengambil terobosan besar di era age of disruption adalah opsi satu-satunya untuk kita bisa menjadi pemenang. Saya ajak pengusaha ASEAN dan Korea untuk mengambil pilihan ini,&quot; tutur Jokowi.
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; ASEAN dan Korea harus menjadi negara terdepan dalam pengembangan energi terbarukan di kawasan. Di Indonesia, sejak tahun lalu pemerintah sudah mencanangkan kewajiban mencampur biodiesel dari kelapa sawit dengan solar sebesar 20 persen atau B20.
Pernyataan ini disampaikan Presiden Joko Widodo ketika menyampaikan tentang perlunya terobosan pengembangan energi terbarukan mutlak harus dilakukan.
Baca juga:   Hadiri ASEAN-RoK CEO Summit, Jokowi Ingatkan Peluang dan Tantangan Era Disrupsi&amp;nbsp;
 
&quot;Tahun depan kami akan mewajibkan peningkatan campuran biodiesel tersebut menjadi 30 persen atau B30. Indonesia saat ini juga tengah mengembangkan energi listrik berbasis air,&quot; ujar Jokowi dalam ASEAN-Republic of Korea (RoK) CEO Summit di Busan Exhibition and Convention Center, Senin (25/11/2019).

Di Indonesia, sambung Kepala Negara, juga memiliki sungai-sungai besar yang mampu menghasilkan energi listrik berbasis air dalam jumlah yang signifikan.
&quot;Setidaknya ada dua lokasi, yaitu di Kalimantan Utara dengan potensi 11 GW dan Papua dengan potensi 20 GW. Dengan menggunakan energi listrik dari tenaga air, maka pengembangan industri yang kami lakukan akan memiliki emisi yang rendah,&quot; kata Jokowi.
Baca juga:   Jokowi: ASEAN dan Korea Memiliki Potensi Besar di Bidang Industri Kreatif&amp;nbsp;
 
Menurut dia, upaya ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah terhadap Perjanjian Paris. Ia pun mengingatkan tantangan yang akan dihadapi ke depan tidak semakin ringan.
&quot;Keberanian untuk mengambil terobosan besar di era age of disruption adalah opsi satu-satunya untuk kita bisa menjadi pemenang. Saya ajak pengusaha ASEAN dan Korea untuk mengambil pilihan ini,&quot; tutur Jokowi.
</content:encoded></item></channel></rss>
