<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Masyarakat Tulungagung Dikejutkan Suara Dentuman, Begini Penjelasan BMKG</title><description>Masyarakat Tulungagung dan sekitarnya dikejutkan dengan suara dentuman yang cukup keras, pada pagi hari ini.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/25/519/2134225/masyarakat-tulungagung-dikejutkan-suara-dentuman-begini-penjelasan-bmkg</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/11/25/519/2134225/masyarakat-tulungagung-dikejutkan-suara-dentuman-begini-penjelasan-bmkg"/><item><title>Masyarakat Tulungagung Dikejutkan Suara Dentuman, Begini Penjelasan BMKG</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/25/519/2134225/masyarakat-tulungagung-dikejutkan-suara-dentuman-begini-penjelasan-bmkg</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/11/25/519/2134225/masyarakat-tulungagung-dikejutkan-suara-dentuman-begini-penjelasan-bmkg</guid><pubDate>Senin 25 November 2019 16:49 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/25/519/2134225/masyarakat-tulungagung-dikejutkan-suara-dentuman-begini-penjelasan-bmkg-If0OSF6Wnu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Analisa BMKG Terkait Dentuman Keras di Tulungagung, Jawa Timur (foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/25/519/2134225/masyarakat-tulungagung-dikejutkan-suara-dentuman-begini-penjelasan-bmkg-If0OSF6Wnu.jpg</image><title>Analisa BMKG Terkait Dentuman Keras di Tulungagung, Jawa Timur (foto: Ist)</title></images><description>TULUNGAGUNG - Masyarakat Tulungagung dan sekitarnya dikejutkan dengan suara dentuman yang cukup keras, pada pagi hari ini. Suara dentuman seperti bunyi ledakan ini membuat beberapa kaca di rumah warga bergetar.

&quot;Suaranya seperti ledakan keras tapi cuma sekali saja,&quot; ungkap Fajar, warga Ngunut, Kabupaten Tulungagung, kepada Okezone, Senin (25/11/2019).
Baca Juga:&amp;nbsp;Lubang Raksasa Muncul di Tengah Sawah Gegerkan Warga Sukabumi
Fajar menambahkan meski cukup keras, beruntung tak membuat rumahnya mengalami kerusakan. &quot;Kalau rusak tidak, hanya tadi kaca sempat bergetar karena suara itu. Tidak tahu sumbernya darimana (suaranya),&quot; paparnya.
&amp;nbsp;
Sementara itu Kepala Stasiun Geofisika Kelas III BMKG Sawahan, Muhammad Chudori membenarkan adanya suara dari getaran yang terjadi dari dalam tanah.

&quot;Kalau kekuatannya kecil, tidak sampai 1 skala richter,&quot; ucap Chudori.

Namun ia tak mengetahui suara yang ditimbulkan berasal dari mana. Alat yang berada di kantor Stasiun BMKG Sawahan juga tak dapat mencatat lokasi koordinat persisnya.

&quot;Kalau lokasinya sulit dianalisa karena hanya satu alatnya, jadi tidak bisa ditentukan koordinatnya,&quot; jelasnya kembali.
Baca Juga:&amp;nbsp;Bandung Berawan, Warga Tak Bisa Saksikan Fenomena Supermoon&amp;nbsp;
Chudori juga belum berani menyebut bila suara tersebut berasal dari pergeseran lempeng atau sesar lokal yang berada di sekitar Tulungagung dan Trenggalek.

&quot;Kalau kita di Pulau Jawa ini termasuk di atas Lempeng Eurasia, tapi patahan atau lokal di Tulungagung kami belum tahu. Karena yang membuat peta sesar dari Badan Geologi Kementerian ESDM,&quot; bebernya.
</description><content:encoded>TULUNGAGUNG - Masyarakat Tulungagung dan sekitarnya dikejutkan dengan suara dentuman yang cukup keras, pada pagi hari ini. Suara dentuman seperti bunyi ledakan ini membuat beberapa kaca di rumah warga bergetar.

&quot;Suaranya seperti ledakan keras tapi cuma sekali saja,&quot; ungkap Fajar, warga Ngunut, Kabupaten Tulungagung, kepada Okezone, Senin (25/11/2019).
Baca Juga:&amp;nbsp;Lubang Raksasa Muncul di Tengah Sawah Gegerkan Warga Sukabumi
Fajar menambahkan meski cukup keras, beruntung tak membuat rumahnya mengalami kerusakan. &quot;Kalau rusak tidak, hanya tadi kaca sempat bergetar karena suara itu. Tidak tahu sumbernya darimana (suaranya),&quot; paparnya.
&amp;nbsp;
Sementara itu Kepala Stasiun Geofisika Kelas III BMKG Sawahan, Muhammad Chudori membenarkan adanya suara dari getaran yang terjadi dari dalam tanah.

&quot;Kalau kekuatannya kecil, tidak sampai 1 skala richter,&quot; ucap Chudori.

Namun ia tak mengetahui suara yang ditimbulkan berasal dari mana. Alat yang berada di kantor Stasiun BMKG Sawahan juga tak dapat mencatat lokasi koordinat persisnya.

&quot;Kalau lokasinya sulit dianalisa karena hanya satu alatnya, jadi tidak bisa ditentukan koordinatnya,&quot; jelasnya kembali.
Baca Juga:&amp;nbsp;Bandung Berawan, Warga Tak Bisa Saksikan Fenomena Supermoon&amp;nbsp;
Chudori juga belum berani menyebut bila suara tersebut berasal dari pergeseran lempeng atau sesar lokal yang berada di sekitar Tulungagung dan Trenggalek.

&quot;Kalau kita di Pulau Jawa ini termasuk di atas Lempeng Eurasia, tapi patahan atau lokal di Tulungagung kami belum tahu. Karena yang membuat peta sesar dari Badan Geologi Kementerian ESDM,&quot; bebernya.
</content:encoded></item></channel></rss>
