<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Blangko e-KTP Masih Kurang, Tito : Ini Tumpahan Masalah</title><description>Saya sendiri baru, kira-kira satu bulan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/26/337/2134750/blangko-e-ktp-masih-kurang-tito-ini-tumpahan-masalah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/11/26/337/2134750/blangko-e-ktp-masih-kurang-tito-ini-tumpahan-masalah"/><item><title>Blangko e-KTP Masih Kurang, Tito : Ini Tumpahan Masalah</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/26/337/2134750/blangko-e-ktp-masih-kurang-tito-ini-tumpahan-masalah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/11/26/337/2134750/blangko-e-ktp-masih-kurang-tito-ini-tumpahan-masalah</guid><pubDate>Selasa 26 November 2019 18:58 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/26/337/2134750/blangko-e-ktp-masih-kurang-tito-ini-tumpahan-masalah-cr4gyJu6qu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mendagri Tito Karnavian (Foto : Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/26/337/2134750/blangko-e-ktp-masih-kurang-tito-ini-tumpahan-masalah-cr4gyJu6qu.jpg</image><title>Mendagri Tito Karnavian (Foto : Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyatakan kekurangan blangko e-KTP di tahun 2019 sebuah tumpahan masalah. Apalagi program blangko e-KTP telah dibuat sejak 2018.

&quot;Saya sendiri baru, kira-kira satu bulan. Dan program ini (blanko e-KTP) dibuat tahun 2018 untuk kegiatan 2019. Jadi ini tumpahan masalah,&quot; ujar Tito saat rapat kerja dengan Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/11/2019).



Karena itu, mantan Kapolri itu mengaku bakal mencari solusi guna mengatasi kekurangan blangko e-KTP ini agar tak menyulitkan masyarakat yang hendak membuat e-KTP.

&quot;Yang kami lakukan sebagai pimpinan kemendagri yang baru, adalah mencari solusi dari permasalahan mendesak yang diminta masyarakat, yang berlangsung di masyarakat KTP ini,&quot; kata Tito.

Pengakuan Tito itu merespons pertanyaan yang dilontarkan pleh Anggota Komisi II Johan Budi. Dia meminta penjelasan Tito terkait kekurangan blangko e-KTP di tahun 2019 ini banyak sekali.

Baca Juga : Tak Telat Lagi, Mendagri Tito Karnavian Dipuji Ketua Komisi II DPR RI

Apalagi, dalam rapat Tito menyebut hanya 3,5 juta keping blanko e-KTP yang terpenuhi dengan nilai Rp37 miliar.

&amp;ldquo;Kalau cuma 20-30 persen masuk akal. Ini yang dipenuhi adalah 3,5 juta keping dengan nilai Rp37 miliar lebih,&amp;rdquo; papar Johan.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyatakan kekurangan blangko e-KTP di tahun 2019 sebuah tumpahan masalah. Apalagi program blangko e-KTP telah dibuat sejak 2018.

&quot;Saya sendiri baru, kira-kira satu bulan. Dan program ini (blanko e-KTP) dibuat tahun 2018 untuk kegiatan 2019. Jadi ini tumpahan masalah,&quot; ujar Tito saat rapat kerja dengan Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/11/2019).



Karena itu, mantan Kapolri itu mengaku bakal mencari solusi guna mengatasi kekurangan blangko e-KTP ini agar tak menyulitkan masyarakat yang hendak membuat e-KTP.

&quot;Yang kami lakukan sebagai pimpinan kemendagri yang baru, adalah mencari solusi dari permasalahan mendesak yang diminta masyarakat, yang berlangsung di masyarakat KTP ini,&quot; kata Tito.

Pengakuan Tito itu merespons pertanyaan yang dilontarkan pleh Anggota Komisi II Johan Budi. Dia meminta penjelasan Tito terkait kekurangan blangko e-KTP di tahun 2019 ini banyak sekali.

Baca Juga : Tak Telat Lagi, Mendagri Tito Karnavian Dipuji Ketua Komisi II DPR RI

Apalagi, dalam rapat Tito menyebut hanya 3,5 juta keping blanko e-KTP yang terpenuhi dengan nilai Rp37 miliar.

&amp;ldquo;Kalau cuma 20-30 persen masuk akal. Ini yang dipenuhi adalah 3,5 juta keping dengan nilai Rp37 miliar lebih,&amp;rdquo; papar Johan.</content:encoded></item></channel></rss>
