<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Imam Nahrawi Bawa Secarik Kertas Usai Diperiksa KPK, Ini Tulisannya</title><description>Imam Nahrawi rampung menjalani pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/27/337/2135152/imam-nahrawi-bawa-secarik-kertas-usai-diperiksa-kpk-ini-tulisannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/11/27/337/2135152/imam-nahrawi-bawa-secarik-kertas-usai-diperiksa-kpk-ini-tulisannya"/><item><title>Imam Nahrawi Bawa Secarik Kertas Usai Diperiksa KPK, Ini Tulisannya</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/27/337/2135152/imam-nahrawi-bawa-secarik-kertas-usai-diperiksa-kpk-ini-tulisannya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/11/27/337/2135152/imam-nahrawi-bawa-secarik-kertas-usai-diperiksa-kpk-ini-tulisannya</guid><pubDate>Rabu 27 November 2019 17:33 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/27/337/2135152/imam-nahrawi-bawa-secarik-kertas-usai-diperiksa-kpk-ini-tulisannya-gUfs83GRiu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Imam Nahrawi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/27/337/2135152/imam-nahrawi-bawa-secarik-kertas-usai-diperiksa-kpk-ini-tulisannya-gUfs83GRiu.jpg</image><title>Imam Nahrawi (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi rampung menjalani pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Usai diperiksa, dia membawa secarik kertas yang sengaja dipamerkan kepada awak media.
Berdasarkan pantauan Okezone di Gedung Merah Putih KPK, Imam Nahrawi membawa kertas yang bertuliskan 'Allah Maha Baik Taqdirnya Tak Pernah Salah, 27 November 2019, 27 September 2019'.
Saat ditanyakan mengenai pemeriksaannya, Imam menyatakan, setiap manusia akan menghadapi takdirnya sendiri. Sehingga, kata dia, apapun yang diberikan oleh Allah, harus diterima dengan ikhlas.
&quot;Ini suasana bulan Maulid maka umat Islam harus perbanyak salawat, salah satunya salawat tasgil. Setiap manusia akan menghadapi takdirnya dan Allah Maha Baik takdirnya tak pernah salah jadi itu hikmah di maulid,&quot; kata Imam di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu (27/11/2019).

Baca Juga: KPK Periksa Imam Nahrawi sebagai Tersangka Suap Dana Hibah KONI
Tetapi, Imam bungkam ketika dikonfirmasi mengenai adanya dugaan penerimaan uang ke Atlet Pebulutangkis Taufik Hidayat.
KPK telah menetapkan Imam Nahrawi sebagai tersangka kasus dugaan suap penyaluran pembiayaan dengan skema bantuan pemerintah melalui Kemenpora untuk KONI tahun anggaran 2018. Imam ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan Asprinya, Miftahul Ulum (MIU).
Imam diduga menerima suap dan gratifikasi sejumlah Rp26,5 miliar. Uang tersebut disinyalir diterima Imam dalam dua kali tahapan. Imam menerima uang pada medio 2014-2018 melalui Miftahul Ulum senilai Rp14,7 miliar dan kedua pada kisaran tahun 2016-2018 sejumlah Rp11,8 miliar.
Penetapan tersangka terhadap Imam Nahrawi dan Miftahul Ulum merupakan pengembangan perkara terkait kasus dugaan suap penyaluran dana hibah pemerintah untuk KONI lewat Kemenpora.</description><content:encoded>JAKARTA - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi rampung menjalani pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Usai diperiksa, dia membawa secarik kertas yang sengaja dipamerkan kepada awak media.
Berdasarkan pantauan Okezone di Gedung Merah Putih KPK, Imam Nahrawi membawa kertas yang bertuliskan 'Allah Maha Baik Taqdirnya Tak Pernah Salah, 27 November 2019, 27 September 2019'.
Saat ditanyakan mengenai pemeriksaannya, Imam menyatakan, setiap manusia akan menghadapi takdirnya sendiri. Sehingga, kata dia, apapun yang diberikan oleh Allah, harus diterima dengan ikhlas.
&quot;Ini suasana bulan Maulid maka umat Islam harus perbanyak salawat, salah satunya salawat tasgil. Setiap manusia akan menghadapi takdirnya dan Allah Maha Baik takdirnya tak pernah salah jadi itu hikmah di maulid,&quot; kata Imam di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu (27/11/2019).

Baca Juga: KPK Periksa Imam Nahrawi sebagai Tersangka Suap Dana Hibah KONI
Tetapi, Imam bungkam ketika dikonfirmasi mengenai adanya dugaan penerimaan uang ke Atlet Pebulutangkis Taufik Hidayat.
KPK telah menetapkan Imam Nahrawi sebagai tersangka kasus dugaan suap penyaluran pembiayaan dengan skema bantuan pemerintah melalui Kemenpora untuk KONI tahun anggaran 2018. Imam ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan Asprinya, Miftahul Ulum (MIU).
Imam diduga menerima suap dan gratifikasi sejumlah Rp26,5 miliar. Uang tersebut disinyalir diterima Imam dalam dua kali tahapan. Imam menerima uang pada medio 2014-2018 melalui Miftahul Ulum senilai Rp14,7 miliar dan kedua pada kisaran tahun 2016-2018 sejumlah Rp11,8 miliar.
Penetapan tersangka terhadap Imam Nahrawi dan Miftahul Ulum merupakan pengembangan perkara terkait kasus dugaan suap penyaluran dana hibah pemerintah untuk KONI lewat Kemenpora.</content:encoded></item></channel></rss>
